Senin 09 Januari 2023, 16:06 WIB

Pemerintah Dorong Generasi Muda Tinggal di Rumah Vertikal

Gana Buana | Ekonomi
Pemerintah Dorong Generasi Muda Tinggal di Rumah Vertikal

ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat
Ilustrasi: Sejumlah siswa sekolah dasar bermain di kawasan Rumah Susun (Rusun) Marunda, Jakarta, Selasa (3/9/2019).

 

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Direktorat Jenderal Perumahan meresmikan pembangunan Rumah Susun (Rusun) Kampus Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Mempawah di Desa Pasir, Kecamatan Mempawah Hilir. Adanya rusun tersebut bertujuan untuk mendorong pembangunan hunian vertikal termasuk untuk generasi muda.

“Kami berharap melalui pembangunan Rusun ini, mahasiswa bisa belajar tinggal di hunian vertikal. Dengan adanya rusun di dekat kampus, mahasiswa bisa fokus belajar dan menuntut ilmu di bangku kuliah,” ujar Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Iwan Suprijanto dalam keterangan resmi yang diterima belum lama ini.

Rusun senilai Rp16.5 miliar ini dibangun setinggi tiga lantai. Rusun ini memiliki 43 unit hunian tipe 24, dilengkapi dengan meubelair di dalamnya dan mampu menampung 170 mahasiswa.

Menurut Iwan, saat ini Kementerian PUPR terus mendorong pembangunan hunian vertikal termasuk untuk generasi muda. Hal tersebut dilaksanakan agar mereka bisa belajar di hunian vertikal sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan lahan yang ada.

Sementara itu, Direktur Rumah Susun Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Aswin Grandiarto Sukahar pembangunan Rusun STAI Mempawah yang terdiri dari tiga lantai ini telah rampung 100% dan siap digunakan sebagai asrama mahasiswa untuk mendukung aktivitas belajar mengajar di kampus. Adapun Kontraktor Pelaksana pembangunan Rusun STAI Mempawah adalah PT. Metro Kreasi Indo Teknik dan Konsultan Manajemen Konstruksi PT. Fini Rekayasa Konsultan KSO dengan PT. Bahtra Jasa Konsultan Teknik dan PT. Artha Teknik Persada. Waktu pembangunan Rusun dilakukan secara multi years contract (MYC) mulai tanggal 7 April 2021 hingga 31 Juli 2022.

“Pembangunan Rusun ini menelan biaya pembangunan Rp16,5 Miliar serta mampu menampung 170 mahasiswa. Rusun juga dilengkapi dengan sejumlah fasilitas seperti air bersih dan setiap kamar dilengkapi dengan kamar mandi,” terangnya.

Ketua Yayasan Asmaul Husna selaku pengelola STAI Mempawah, Ratna Ningsih menyatakan pihaknya sangat bersyukur atas terealisasinya pembangunan Rusun mahasiswa tersebut. Menurutnya proses pembangunan dapat berjalan baik dan berjalan lancar berkat dukungan seluruh pemangku kepentingan terkait.

“Akhirnya Kampus STAI Mempawah memiliki Rusun untuk para mahasiswa yang menimba ilmu. Kami akan berupaya memaksimalkan pemanfaatan Rusun ini untuk asrama mahasiswa,” katanya. (OL-12)

Baca Juga

Ist

Peluang Menguntungkan dari Usaha Kafe Kopi

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 02 Februari 2023, 22:59 WIB
Dengan kualitas tinggi biji kopi pilihan dan banyaknya kreasi pilihan dengan berbagai rasa tanpa batas Foresthree Coffee kini sudah...
Istock

Menko Airlangga dan Menteri Ekspor Inggris Bahas Ekonomi Digital

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 02 Februari 2023, 22:45 WIB
Menko Airlangga Hartarto dan Menteri Ekspor Kerajaan Inggris Andrew Bowie MP menggelar pertemuan membahas penguatan ekonomi...
Dok. MI

Hingga Akhir 2022, OJK Sudah Terima 315 Ribu Pengaduan

👤Fetry Wuryasti 🕔Kamis 02 Februari 2023, 22:37 WIB
Dari pengaduan tersebut, sebanyak 7.252 atau 49% merupakan pengaduan sektor Industri Keuangan Non Bank (IKNB). OJK juga telah memantau...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya