Senin 05 Desember 2022, 17:10 WIB

OJK Cabut Izin Usaha Wanaartha Life

M. Ilham Ramadhan Avisena | Ekonomi
OJK Cabut Izin Usaha Wanaartha Life

Antara
Karyawan sedang melihat logo-logo perusahaan asuransi di Kantor Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI), Jakarta, Selasa (11/02)

 

OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) mencabut izin usaha PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha pada Senin (5/12). Ini dilakukan lantaran perusahaan tidak dapat memenuhi ketentuan yang menjadi penyebab dikenainya sanksi Pembatasan Kegiatan Usaha (PKU).

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Dana Pensiun, Lembaga Pembiayaan, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Ogi Prastomiyono mengatakan, sanksi diberikan karena adanya pelanggaran tingkat solvabilitas minimum, rasio kecukupan investasi minimum, serta ekuitas minimum tidak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang perasuransian.

"Sejak pencabutan izin usaha PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha, pemegang saham, direksi, dewan komisaris, dan pegawai PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha dilarang mengalihkan, menjaminkan, mengagunkan atau menggunakan kekayaan, atau melakukan tindakan lain yang dapat mengurangi aset atau menurunkan nilai aset PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha," ujar Ogi.

Selain itu, perusahaan dilarang melakukan kegiatan usaha di bidang asuransi jiwa, serta diwajibkan untuk menghentikan seluruh kegiatan usaha baik di kantor pusat maupun kantor di luar kantor pusat PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha. Lalu perusahaan wajib menyusun dan menyampaikan neraca penutupan kepada OJK paling lama 15 hari sejak tanggal pencabutan izin usaha.

Kemudian diwajibkan pula menyelenggarakan rapat umum pemegang saham paling lambat 30 hari sejak tanggal dicabutnya izin usaha untuk memutuskan pembubaran badan hukum PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha serta membentuk tim likuidasi dan melaksanakan kewajiban lainnya sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Setelah dibentuknya Tim Likuidasi, pemegang saham, direksi, dewan komisaris, dan pegawai PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha wajib memberikan data, informasi, dan dokumen yang diperlukan oleh tim likuidasi serta dilarang menghambat proses likuidasi yang dilakukan oleh tim likuidasi.

Pencabutan izin usaha Wanaartha diputuskan melalui Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Nomor KEP-71/D.05/2022. (E-3)

Baca Juga

Antara

Bulog Akan Resmikan Rice Milling Plant di 10 Sentra Produksi Beras Indonesia

👤Despian Nurhidayat 🕔Jumat 03 Februari 2023, 10:47 WIB
Pemerintah melalui Perum Bulog akan meresmikan Rice Milling Plant (RMP) pada pertengahan tahun...
Ist/Dok.Pri

Pilot Project Pabrik Minyak Makan Merah Belum Juga Rampung

👤Despian Nurhidayat 🕔Jumat 03 Februari 2023, 10:07 WIB
Pembangunan pabrik minyak makan merah di Sumatra yang sebelumnya dijanjikan oleh Kementerian Koperasi dan UKM akan rampung pada Januari...
MI/HO

Lawan Mafia Tanah, Menteri ATR/BPN Luncurkan Gerakan 1 Juta Patok

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 03 Februari 2023, 09:37 WIB
Menurut Hadi, mafia tanah seringkali hadir memanfaatkan kekaburan dan ketidakjelasan batas-batas kepemilikan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya