Senin 03 Oktober 2022, 14:19 WIB

Harga Beras Masih Bergejolak

Insi Nantika Jelita | Ekonomi
Harga Beras Masih Bergejolak

Antara
Sejumlah calon pembeli mengecek kualitas beras di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta, Senin (3/10).

 

MENTERI Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan menegaskan stok beras secara nasional aman, meski harga tengah bergejolak. Ini disampaikan saat Zulhas, sapaan akrabnya, meninjau Pasar Induk Beras Cipinang di Jakarta, Senin (3/10).

Dari pantauan infopangan.jakarta.go.id, harga rata-rata beras premium berkisar dari Rp9 ribu per kilogram (kg) hingga Rp15 ribu per kg.

"Beras pengaruhnya terhadap inflasi tinggi sekali. Salah satunya di Pasar Induk Beras Cipinang. Memang Agustus—September harga beras naik. Salah satunya disebabkan kenaikan harga gabah," ujar Mendag dalam keterangan resminya.

Ia mengatakan pemerintah tengah melakukan beberapa langkah untuk menghadapi gejolak harga beras, seperti memenuhi permintaan pasar. "Kita memenuhi pasar, tidak hanya di Pasar Induk Cipinang, tetapi juga seluruh Tanah Air," klaimnya.

Zulhas meminta pemerintah daerah (pemda) merespons dengan cepat gejolak harga beras dengan subsidi harga bahan pokok (bapok).

"Berapapun gejolak harga yang terjadi di pasar, pemda diharapkan tetap menjaga sesuai harga standar. Misalnya, dengan subsidi harga sehingga harga tidak bergejolak," imbuh Zulhas.

Mendag juga mengungkapkan, pemerintah akan berkoordinasi dengan pemangku kepentingan terkait lewat operasi pasar agar harga beras dapat terkendali.

Kepala Badan Pangan Nasional Arif Prasetyo menambahkan, kenaikan harga beras tidak bisa dihindari. Penyebabnya di antaranya kenaikan biaya tanam dan kenaikan biaya distribusi. Untuk itu, pemerintah melalui Bulog akan mendukung pasar dengan menyerap beras sesuai dengan harga yang telah ditentukan pemerintah.

Arif menyebut, stok Bulog hari ini sekitar 800 ribu ton dan Pemerintah akan menyerap beras hingga 1,2 juta ton. "Jadi berapapun yang diminta pasar seperti Cipinang akan dipenuhi," sebutnya.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya mengungkapkan, pihaknya siap untuk mengirimkan beras dan komoditas lainnya ke berbagai daerah seluruh Indonesia. Salah satunya melalui tol laut yang relatif fleksibel dan bisa dilakukan setiap saat.

Kementerian Perhubungan juga akan berkoordinasi dengan dinas perhubungan daerah setempat memperlancar transportasi. (E-3)

Baca Juga

MI/Moat Angga

Sah, Pengawasan Koperasi Simpan Pinjam Tidak Dibawah OJK

👤Mediandonesia.com 🕔Rabu 07 Desember 2022, 00:09 WIB
Kemenkop akan mengajukan RUU Koperasi yang salah satu poinnya adalah pembentukan Otoritas Pengawas...
Antara

Pemerintah Siapkan Program B35 untuk Tangkal Krisis Energi

👤Andhika Prasetyo 🕔Selasa 06 Desember 2022, 23:54 WIB
Airlangga menyebut cara tersebut bisa mengurangi jumlah impor minyak mentah untuk penyediaan bahan bakar minyak jenis...
Ilustrasi

2.109 Debitur Ikut Program Keringanan Utang Pemerintah

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Selasa 06 Desember 2022, 23:48 WIB
Kriteria untuk bisa mengikuti program keringanan utang tersebut yakni apabila kepengurusan piutangnya telah diserahkan kepada Panitia...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya