Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
NILAI tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu (21/9) sore melemah mendekati level psikologis 15.000 per dolar AS. Ini menjelang keputusan bank sentral Amerika Serikat The Federal Reserve (The Fed).
Rupiah ditutup melemah 13 poin atau 0,09% ke posisi 14.997 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya 14.984 per dolar AS. "Dolar AS menguat di balik prospek penaikan suku bunga yang besar dari Federal Reserve," kata analis Monex Investindo Futures Faisyal dalam kajiannya di Jakarta, Rabu.
The Fed diperkirakan menaikkan suku bunga setidaknya 75 basis poin (bps) pada akhir pertemuan mereka. Hasilnya akan diumumkan pada tengah malam nanti.
Pelaku pasar juga menilai ada peluang kenaikan sebesar 100 bps setelah data inflasi AS yang tinggi pada pekan lalu. Jika terjadi penaikan tersebut, itu akan menjadi yang kelima oleh The Fed pada tahun ini. Ini diperkirakan membuat pasar memburu dolar AS. Sebelum fokus tertuju ke keputusan moneter The Fed yang dijadwalkan pukul 01.00 WIB dini hari nanti, pelaku pasar akan mencari katalis dari data existing home sales AS yang dirilis pada pukul 21.00.
Dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) pada Kamis (22/9) besok juga diperkirakan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin (bps) untuk meredakan tekanan pada rupiah. Pada Agustus lalu, Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuan alias BI-7 Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 25 basis poin (bps) dari 3,5 persen menjadi 3,75%.
Suku bunga deposit facility juga dinaikkan sebesar 25 bps menjadi 3% dan suku bunga lending facility turut ditingkatkan sebesar 25 bps menjadi 4,5%. Rupiah pada pagi hari dibuka melemah ke posisi 15.018 per dolar AS. Sepanjang hari rupiah bergerak di kisaran 14.996 per dolar AS hingga 15.019 per dolar AS. Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia pada Rabu melemah ke posisi 15.011 per dolar AS dibandingkan posisi hari sebelumnya 14.975 per dolar AS. (Ant/OL-14)
PEMERINTAH memastikan isu melemahnya nilai tukar rupiah yang mendekati Rp17.000 per dolar AS menjadi perhatian dalam koordinasi tim ekonomi seraya memastikan penguatan sektor riil
Nilai tukar Rupiah hari ini 22 Januari 2026 menguat ke Rp16.900 per USD didorong sentimen Trump dan keputusan BI Rate 4,75%. Cek selengkapnya di sini.
Ketua umum Apindo Shinta Widjaja Kamdani mengaku sangat khawatir dengan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap Dolar AS yang semakin dalam pada akhir-akhir ini.
Selain faktor suku bunga, Deni menilai bahwa kondisi neraca pembayaran pemerintah juga turut memberikan tekanan.
NILAI tukar rupiah menguat 20 poin atau 0,12 persen menjadi Rp16.936 per dolar AS dari sebelumnya hampir Rp17.000 per dolar AS. Penguatan itu terjadi saat penutupan perdagangan 21 Januari 2026
Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan di Jakarta, Rabu 21 Januari 2026, bergerak menguat 1 poin atau 0,01% menjadi Rp16.955 per dolar AS.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved