Rabu 14 September 2022, 13:26 WIB

Besarnya Potensi Panas Bumi Indonesia Jadi Pendorong Utama Transisi Energi

Mediaindonesia.com | Ekonomi
Besarnya Potensi Panas Bumi Indonesia Jadi Pendorong Utama Transisi Energi

Dok. API
Menteri ESDM Arifin Tasrif Membuka IIGCE 2022

 

DiREKTUR Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Dadan Kusdiana mengatakan, pengembangan energi terbarukan harus menjadi pilihan utama mewujudkan ketahanan energi di Indonesia. 

Besarnya potensi panas bumi menjadi modal menjalankan transisi energi. Dalam mencapai target tersebut dibutuhkan pengoptimalan dalam upaya sinergitas antara pelaku usaha, pemerintah pusat maupun daerah

Hal itu pun sangat relevan dengan tema “Geothermal: The Sustainable Energy for Green Recovery, Energy Transition, and Security” yang diangkat dalam IIGCE 2022.

"Dalam mengurangi penggunaan emisi menjadi tantangan dalam melawan isu iklim global, panas bumi menjadi salah satu cara dalam mengurangi ketergantungan negara pada bahan bakar fosil. Indonesia menjadi negara dengan kapasitas terpasang PLTP terbesar ke dua di dunia dan akan menjadi nomor satu dalam beberapa tahun ke depan," kata Dadan di ajang The 8th Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition (IIGCE) 2022, Rabu (14/9). 

Ketua Umum Asosiasi Panas Bumi Indonesia (API) Prijandaru Effendi mengungkapkan, pemangku kepentingan panas bumi telah berkolaborasi memulai inisiatif baru untuk mencari terobosan dan gagasan agar energi panas bumi dapat berperan serta menjadi andalan dalam transisi energi. 

"Pengembangan potensi panas bumi di Indonesia harus terus ditingkatkan dalam berbagai bentuk, mulai dari ekspansi lapangan eksisting, kegiatan eksplorasi pada area area baru dan pemanfaatan panas bumi beyond energy," ujarnya. 

Prijandaru menegaskan, investasi di sektor panas bumi memiliki peluang yang sangat besar karena pemanfaatannya untuk kesejahteraan dan kemakmuran rakyat Indonesia.

Transisi energi tersebut juga dinilai mampu menciptakan pembangunan berkelanjutan yang ramah lingkungan. Ramah terhadap lingkungan menjadi salah satu karakteristik energi panas bumi. 

Baca juga : Kolaborasi Dalam Transisi Energi Diperlukan Untuk Antisipasi Dampak Ekonomi Perubahan Iklim

Energi panas bumi tersedia 24 jam sehari, 7 hari seminggu, 365 setahun, dan tidak terpengaruh kondisi cuaca dan iklim. Sehingga sangat cocok dijadikan pembangkit energi terbarukan pemikul beban dasar dengan capacity factor rata-rata di atas 95%. 

“Diharapkan momen ini dianggap mampu menciptakan peluang baik untuk menjalin kerjasama antara pemangku kepentingan industri panas bumi. API akan terus mendukung upaya -upaya pemerintah dalam memenuhi kebutuhan energi Indonesia khususnya energi panas bumi yang menunjukkan bahwa transisi energi itu bukan solusi, transisi energi harus dilakukan dalam menjawab tantangan ketahanan dan kemandirian energi nasional.” jelas Prijandaru Effendi.

Ketua Panitia Pelaksana IIGCE 2022 Riza Pasikki menjelaskan, The 8th Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition (IIGCE) 2022 yang berlangsung 14-16 September di JCC, Jakarta, akan menjadi forum dan momen besar dalam mempertemukan lembaga pemerintah, pembuat kebijakan, pemangku kepentingan, investor, perusahaan jasa, akademisi, dan pakar industri panas bumi. 

"Tujuannya untuk meningkatkan serta mempercepat pengembangan di industri panas bumi Indonesia dan seluruh dunia sebagai tanggung jawab bersama bagi masa depan yang lebih baik," kata Riza. 

The 8th IIGCE 2022 juga merupakan forum Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) INAGA yang meliputi program Convention, Exhibition, Technical Paper Presentation (TPC), dan Field Trip. 

Riza menargetkan lebih dari 1000 delegasi menghadiri konferensi itu secara virtual yang terdiri dari perusahaan pengembang panas bumi, perusahaan pelayanan panas bumi, perusahaan pendukung, pemerintah, para ahli dari universitas serta mahasiwa. 

“Dukungan demi dukungan akan sangat dibutuhkan untuk terus menggali potensi Panas Bumi di Indonesia. Dengan seluruh manfaat yang dihadirkan oleh pengembangan panas bumi, harapannya panas bumi dapat dioptimalkan karena sudah terbukti memberikan “multi flyer effect” untuk kesejahteraan rakyat indonesia. Tidak ada alasan untuk menunda pemanfaatan panas bumi di Indonesia tercinta ini.” tutur Riza. (RO/OL-7) 

Baca Juga

Antara

PLN Gandeng Jepang dan Tiongkok Kembangkan Teknologi Rendah Karbon

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 26 September 2022, 23:18 WIB
PT PLN (Persero) menggandeng Jepang dan Tiongkok untuk mendorong potensi energi baru terbarukan...
Ist

HUT ke-23, Erha Gelar Pameran dan Diskon Serentak di 11 Lokasi

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 26 September 2022, 23:08 WIB
Inovasi teknologi perawatan kulit yang ditawarkan Erha Ultimate sudah semakin maju bersamaan dengan kebutuhan konsumen yang...
Antara

PLN Pasok Listrik ke Pulau yang Berbatasan dengan Australia

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 26 September 2022, 22:41 WIB
PT PLN (Persero) menghadirkan listrik di Desa Mbueain, Kecamatan Rote Barat, Kabupaten Rote Ndao, Pulau Rote, Nusa Tenggara...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya