Jumat 26 Agustus 2022, 12:25 WIB

Perbedaan Jarak Literasi dan Inklusi Keuangan Cukup Jauh

M Ilham Ramadhan Avisena | Ekonomi
Perbedaan Jarak Literasi dan Inklusi Keuangan Cukup Jauh

MI
Ilustrasi keuangan

 

ANGGOTA Dewan Komisioner Edukasi dan Perlindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan Frederica Wdiyasari Dewi mengungkapkan terdapat selisih yang cukup jauh antara tingkat literasi dan inklusi keuangan di Indonesia. Hal ini menurutnya menjadi salah satu hal yang mesti diatasi dengan baik.

"Angka literasi dan inklusi keuangan itu terpaut sangat jauh. Literasi masyarakat Indonesia tentang keuangan, angkanya sekitar 38%, sedangkan inklusinya 76%. Jadi ada selisih dari 76% ke 38%," ujarnya saat memberikan kuliah umum di Universitas Sam Ratulangi, Jumat (26/8).

Literasi keuangan, kata Frederica, merupakan tingkat pemahaman masyarakat mengenai produk-produk maupun jasa keuangan. Sedangkan inklusi keuangan merupakan tingkat akses masyarakat terhadap produk maupun jasa keuangan.

Perbedaan yang cukup jauh antara literasi dan inklusi keuangan itu menandakan masyarakat mulai banyak yang terjangkau oleh jasa maupun produk keuangan namun tidak memahami apa yang diakses.

"Itu menjelaskan kenapa banyak sekali perbedaan, perselisihan, pengaduan konsumen yang masuk ke OJK karena ketidaktahuan atas produk yang mereka gunakan. Lalu mereka masuk ke dalam skema penipuan berkedok investasi," tutur Frederica.

Baca juga: Dukung Literasi Keuangan Ibu Rumah Tangga, Flip Adakan Edukasi Di Rusunawa Marunda

Karenanya, imbuh dia, OJK memiliki peran untuk mengedukasi masyarakat mengenai jasa dan produk keuangan. Ini merupakan salah satu bagian dari perlindungan konsumen.

Secara pararel, otoritas juga mengawasi lembaga jasa keuangan bank maupun non bank agar melakukan penawaran produk kepada calon konsumen. Penerapan kaidah yang baik dinilai penting agar calon konsumen tidak merasa tertipu.(OL-5)

Baca Juga

DOK Sinar Mas Land.

Perkuat UMKM, Sinar Mas Land Berikan Pelatihan dan Pendampingan

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 29 September 2022, 23:49 WIB
Sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) merupakan pilar terpenting dalam menopang perekonomian nasional, sehingga peningkatan daya...
dok.ant

Oke ungkap Penyebab Krisis Minyak Goreng pada Januari lalu

👤Sri Utami 🕔Kamis 29 September 2022, 23:40 WIB
MANTAN Dirjen Perdagangan Dalam Negeri pada Kementerian Perdagangan Oke Nurwan mengungkapkan penyebab kelangkaan minyak goreng selama...
MI/BAYU ANGGORO

Tokopedia Bantu 12 Juta UMKM dengan Beragam Aplikasi

👤Bayu Anggoro 🕔Kamis 29 September 2022, 23:25 WIB
Sangat penting bagi UMKM agar bisa terus beradaptasi dengan perkembangan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya