Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH masih terus mematangkan perubahan skema pemberian subsidi LPG tiga kilogram (kg) dari terbuka atau berbasis barang menjadi tertutup atau berbasis orang.
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan seluruh kementerian/lembaga terkait masih mencari rumusan yang tepat agar perubahan yang terjadi bisa diterima dan tidak menimbulkan kericuhan di masyarakat.
Baca juga: Program Sembako Murah ‘Pasar Tumpah Blicicil’ Resmi Dibuka
"Untuk subsidi LPG tiga kg sedang dicari rumusan dan saya pikir ini sudah sering disampaikan, skemanya diubah dari subsidi barang jadi subsidi orang," ujar Moeldoko di kantornya, Jakarta, Senin (8/8).
Moeldoko mengakui, dengan skema terbuka seperti sekarang, begitu banyak masyarakat yang semestinya tidak menerima subsidi tapi nyatanya ikut menikmati. Itu yang membuat beban anggaran menjadi bengkak.
"Kalau nanti diubah jadi subsidi barang, penerimanya sudah jelas, sudah pasti. Tapi untuk je sana kita memerlukan data yang betul-betul akurat," tutur mantan Panglima TNI itu. (OL-6)
Langkah tegas PT Pertamina dalam memberantas praktik pengoplosan tabung gas elpiji 3 kilogram dan distribusi BBM yang tidak sesuai peruntukan menuai apresiasi.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi terus bergerak cepat melakukan koordinasi intensif dengan PT Pertamina.
Dia menjelaskan selain menganalisis dokumen pengajuan, pihaknya juga melakukan klarifikasi terkait penyewaan kapal yang akan digunakan oleh PT PIS.
Kilang LPG Cilamaya yang berlokasi di Karawang, Jawa Barat itu dibangun untuk mendukung program substitusi impor, sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap pasokan LPG dalam negeri.
Menurutnya, seluruh proyek yang telah menyelesaikan studi pra-kelayakan (pra-feasibilty study) akan diselesaikan tahun ini agar bisa mulai konstruksi pada 2026.
Dengan sistem baru di tahun depan, pembelian LPG akan tercatat berdasarkan domisili dan status penerima, sehingga distribusi menjadi lebih tepat sasaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved