Jumat 08 Juli 2022, 05:00 WIB

Pakar: Penyedia Transportasi Daring Harus Cepat Beradaptasi

Mediaindonesia.com | Ekonomi
Pakar: Penyedia Transportasi Daring Harus Cepat Beradaptasi

MI/Panca Syurkani
Ilustrasi: Transportasi

 

Pakar perilaku konsumen dari perusahaan konsultasi, riset, dan training  Inventure, Yuswohady, mengingatkan para penyedia transportasi daring untuk cepat beradaptasi di tengah perubahan tren konsumen di masa transisi, agar dapat terus menjawab kebutuhan mereka.

"Sangat penting bagi para pemain untuk cepat beradaptasi seperti sebelumnya dari enggak pandemi ke pandemi dan sekarang dari pandemi ke enggak pandemi," kata Yuswohady saat konferensi pers di Jakarta, Kamis (7/7).

Menurut dia. selama pandemi terjadi pergeseran prioritas dari para pelanggan transportasi daring yakni dari fitur menjadi keamanan dan kenyamanan selama menggunakan layanan guna mencegah penularan Covid-19.

Namun, di masa transisi, Yuswohady mengatakan prioritas keamanan dan kenyamanan itu kini telah berganti menjadi ketepatan waktu. Pasalnya, di masa transisi sudah banyak masyarakat kembali melakukan aktivitas seperti pergi ke kantor, kampus, sekolah, dan tempat lainnya yang menuntut mereka datang tepat waktu.

Sehingga, menurut dia, penyedia transportasi online harus cepat dan lincah dalam merespon pergeseran tersebut, serta menghadirkan inovasi solusi yang tepat terhadap hal yang paling dibutuhkan masyarakat yakni mengenai ketepatan waktu. "Penting bagi pemain untuk cepat-cepat masuk ke prioritas pelanggan yang baru ini. Intinya adalah pergeseran prioritas konsumen harus diikuti dengan inovasi dari layanan," ujar Yuswohady.

Pada kesempatan yang sama, Yuswohady juga mengingatkan pentingnya persaingan antar penyedia transportasi daring yang tak hanya bersifat fungsional tapi juga emosional.

Persaingan yang bersifat emosional, menurut dia, adalah dengan membuat layanan dan orang-orang di dalamnya termasuk pengemudi dapat menjadi trusted adviser atau konsultan terpercaya bagi konsumen. Misalnya, ketika pengemudi mampu memberikan dua pilihan rute perjalanan kepada pelanggannya dengan masing-masing risiko.

"Biasanya, ini muncul karena pelayanannya dilakukan dengan hati. Kan bisa saja penumpangnya diajak ambil jalan yang jauh agar argonya naik, tapi dia memberikan pilihan rute yang lebih enak agar pelanggan bisa sampai tujuan tepat waktu," kata Yuswohady.

"Dan ini enggak bisa cuma sekedar training. Training kan berhubungan dengan skill, pengetahuan. Tapi untuk sampai ke lubuk hatinya ini yang susah. Ini yang akan membedakan masing-masing operator," tutup dia. (Ant/OL-12)

Baca Juga

ANTARA FOTO/DHemas Reviyanto

BUMN yang Sehat Beri Dampak Besar Bagi Negara dan Masyarakat

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 18 Agustus 2022, 22:45 WIB
"Sejak awal, kita berkomitmen melakukan transformasi menyeluruh dengan memperbaiki proses dan fokus bisnis hingga penerapan budaya...
Dok. Pribadi

Perusahaan Elektronik Midea Akan Bangun Pabrik di Indonesia

👤Rahmatul Fajri 🕔Kamis 18 Agustus 2022, 22:33 WIB
Pusat produksi Midea secara global memiliki lebih dari 150.000 karyawan di lebih dari 200 negara dan wilayah menghasilkan pendapatan...
Antara

Pertamina Temukan Cadangan Migas Baru

👤Insi Nantika Jelita 🕔Kamis 18 Agustus 2022, 22:01 WIB
Temuan cadangan migas baru dari tiga sumur eksplorasi ini melengkapi keberhasilan temuan cadangan Pertamina sebelumnya pada Semester I...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya