Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA emas naik tipis di perdagangan Asia pada Kamis (7/7) sore, karena dolar sedikit melemah dan beberapa investor melakukan aksi beli setelah kerugian tajam dalam dua sesi sebelumnya.
Harga emas di pasar spot menguat 0,2% menjadi diperdagangkan di US$1.741,75 per ons pada pukul 08.43 GMT. Sementara harga emas berjangka AS juga naik 0,2% menjadi diperdagangkan di US$1.739,80 per ons.
Harga emas telah jatuh lebih dari US$300 sejak Maret setelah Federal Reserve (Fed) AS menaikkan suku bunga untuk mengendalikan inflasi yang melonjak, meningkatkan peluang kerugian memegang emas yang tidak memberikan imbal hasil.
"Pemulihan emas pagi ini tampak seperti kenaikan dead cat bounce (kenaikan sementara) ... Arah perjalanannya jelas, bahwa kelesuan terkendali dan kemungkinan akan mendorong lebih rendah sampai pembeli fisik menetapkan harga dasar," kata Analis Independen Ross Norman seperti dilansir Antara mengutip Kantor Berita Reuters.
"Emas juga melihat beberapa bantuan dari koreksi dolar AS, meskipun ini sebagian diimbangi oleh imbal hasil obligasi pemerintah 10 tahun yang sedikit lebih tinggi," tambah Norman.
Baca juga: Binance Bakal Hapus Biaya Perdagangan untuk 13 Pasangan Dagang Bitcoin
Risalah pertemuan The Fed pada Juni --ketika pembuat kebijakan menaikkan suku bunga sebesar 75 basis poin, terbesar sejak 1994-- dirilis Rabu (6/7) mengungkapkan kekhawatiran mereka bahwa inflasi yang memburuk akan menghapus kepercayaan pada kemampuannya untuk mengendalikannya.
Pasar AS menerima sedikit hiburan tetapi lebih banyak kejelasan dari risalah FOMC, Jeffrey Halley, analis pasar senior Asia Pasifik OANDA,
menulis dalam sebuah catatan. Dia menambahkan jelas anggota komite tetap sangat fokus pada pemusnahan inflasi, bahkan sekalipun itu mengorbankan perlambatan ekonomi yang tajam.
Indeks dolar turun 0,2% setelah mencapai level tertinggi hampir 20 tahun pada Rabu memberikan dukungan untuk emas yang dihargakan dengan greenback.
Pedagang sekarang menunggu data pasar tenaga kerja yang lebih luas pada Jumat (8/7), yang dapat memberikan gambaran yang lebih lengkap tentang keadaan ekonomi terbesar di dunia.
Untuk logam mulia lainnya di pasar spot, perak naik 0,6% menjadi diperdagangkan di US$19,29 per ons, platinum naik 0,1% menjadi US$856,74, dan paladium naik 1,3% menjadi US$1.929,61. (S-2)
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan Indonesia berkomitmen membeli BBM dari Amerika Serikat senilai USD15 miliar sebagai bagian negosiasi dagang.
BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat penyerapan tenaga kerja nasional menunjukkan tren membaik pada November 2025.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) menutup perdagangan terakhir tahun 2025 dengan kinerja positif, menguat tipis sebesar 2,68 poin.
Anjloknya harga emas pada perdagangan hari ini memberikan tekanan langsung terhadap sentimen saham-saham tambang emas di Bursa Efek Indonesia (BEI).
IHSG mengakhiri perdagangan Selasa sore di zona merah. Tekanan jual muncul seiring investor melakukan aksi ambil untung (profit taking) menjelang libur dan cuti bersama Natal.
Sektor non-migas menjadi pendorong utama surplus perdagangan Batam pada September 2025, dengan mesin dan peralatan listrik (HS 85) mendominasi ekspor dengan nilai US$831,02 juta.
Presiden RI Prabowo Subianto mengungkapkan kekhawatirannya terhadap adanya pihak-pihak tertentu yang dinilai berupaya melemahkan Indonesia dan menghambat langkah bangsa.
Pemprov DKI Jakarta memprediksi lonjakan kebutuhan pangan jelang Ramadan dan Idulfitri 2026, terutama telur ayam, daging, bawang merah, dan minyak goreng.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan stok pangan nasional surplus dan aman hingga Idulfitri 2026.
Ini tentunya mesti diuji, baik di tingkat konsep maupun fakta sehingga kita bisa berharap semua itu menjadi nyata bagi upaya meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat.
Purbaya menegaskan Juda Agung memiliki kapasitas dan pengalaman yang mumpuni untuk melanjutkan sejumlah agenda strategis.
Capaian tersebut menunjukkan tren pemulihan pascapandemi yang berkelanjutan. Meski demikian, tingkat kemiskinan Jakarta saat ini masih belum sepenuhnya kembali ke posisi sebelum pandemi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved