Rabu 08 Juni 2022, 10:45 WIB

Mendag : Program Migor Curah Rp14 Ribu Ada di 10 Ribu Titik

Insi Nantika Jelita | Ekonomi
Mendag : Program Migor Curah Rp14 Ribu Ada di 10 Ribu Titik

dok.ant
Operasi pasar minyak goreng curah untuk menekan kenaikan harga di masyarakat.

 

MENTERI Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi memastikan sistem distribusi closed loop minyak goreng curah (migor) rakyat dengan harga terjangkau telah ada lebih dari 10 ribu pengecer. Hal ini disampaikan saat Mendag meninjau Pasar Kampung Ambon, Jakarta Timur, Selasa (7/6) pagi.

Program Minyak Goreng Curah untuk Rakyat (MGCR) menyediakan komoditas pangan itu untuk dalam negeri (domestic market obligation/DMO) kepada masyarakat dengan harga Rp14.000/liter atau Rp15.500/kg.

Program ini melibatkan produsen CPO sebagai pemasok bahan baku minyak goreng, produsen minyak goreng sebagai pemasok minyak goreng curah, pelaku usaha jasa logistik eceran (PUJLE) dan distributor.

"Dalam dua minggu, program minyak goreng curah rakyat menjangkau 10 ribu pengecer yang di 10 ribu titik yang ditetapkan. Kemendag berencana untuk menaikkan targetnya menjadi 30 ribu pengecer di 10 ribu titik penjualan di pasar," kata Lutfi dalam siaran pers, Rabu (8/6).

Ia menuturkan, semua segmentasi distribusi minyak goreng curah rakyat ini dijalankan melalui aplikasi digital sehingga proses distribusi dapat dipantau secara real-time melalui Sistem Informasi Minyak Goreng Curah (Simirah).

“Sifat real-time ini juga memungkinkan pemerintah mengetahui jika ada hambatan atau ketersendatan distribusi,” jelas Mendag.

Distribusi minyak goreng curah, lanjutnya, dikoordinasikan dengan Satuan Tugas Pangan Kepolisian Republik Indonesia, Kejaksaan Agung, dan Tentara Nasional Indonesia. Oleh sebab itu, pemerintah meminta pelaku usaha dalam tata niaga minyak goreng untuk mengikuti aturan pemerintah.

"Hal ini demi memastikan ketersediaan dan keterjangkauan minyak goreng curah di masyarakat,” kata Lutfi.

Program Minyak Goreng Curah untuk Rakyat (MGCR) diatur melalui Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 33 Tahun 2022 tentang Tata Kelola Program Minyak Goreng Curah Rakyat (MGCR) untuk mengoptimalkan pendistribusian minyak goreng curah, mulai berlaku pada 23 Mei 2022.

Permendag ini mengatur kewajiban bagi seluruh produsen crude palm oil (CPO) dan/atau eksportir CPO, refined, bleached and deodorized palm oil (RBD Palm Oil); refined, bleached and deodorized palm olein (RBD palm olein), dan used cooking oil (UCO) untuk berpartisipasi dalam program MGCR. Sedangkan, produsen yang tidak berpartisipasi dilarang mengekspor produk-produk tersebut.

Per 5 Juni 2022, Kementerian Perdagangan telah menerbitkan 251 persetujuan ekspor (PE) untuk minyak sawit mentah (CPO) dan produk turunannya. PE tersebut adalah untuk ekspor 305.032 ton CPO dan produk turunannya. Jumlah tersebut mencakup sekitar 29 persen dari rencana ekspor untuk periode Juni yang sebesar 1.040.040 ton. (OL-13)

Baca Juga: Pasokan Obat PMK Tersendat, 6 Sapi di Lumajang Mati dalam Seminggu

Baca Juga

Setpres

Jokowi Wujudkan Pemerataan Pembangunan Lewat Infrastruktur Perbatasan

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 25 September 2022, 15:44 WIB
Hingga saat ini, total pembangunan tol telah mencapai 2.042 km, sedangkan pembangunan non-tol mencapai 5.515...
Ist/Youtube

WEFIS 2023 Paparkan Peluang dan Strategi bagi Trader & Investor

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 25 September 2022, 14:07 WIB
Forum trader dan investor terbesar dan satu-satunya di Indonesia: World Economic Forum Investment & Strategy (WEFIS) 2023 yang...
Dok. Ist

Komitmen Karbon Netral, PHE Terapkan ESG dalam Kegiatan Operasi

👤Media Indonesia.com 🕔Minggu 25 September 2022, 13:46 WIB
ESG sangat krusial, terlebih di era transisi energi dan isu perubahan iklim yang gejalanya sudah mulai...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya