Selasa 24 Mei 2022, 16:41 WIB

SBN Indonesia Masih Menarik Bagi Investor Asing dan Domestik

Fetry Wuryasti | Ekonomi
SBN Indonesia Masih Menarik Bagi Investor Asing dan Domestik

Antara
Nasabah membeli Sukuk Tabungan (ST) Seri ST006 melalui aplikasi BNI Mobile Banking di Jakarta, beberapa waktu lalu.

 

GUBERNUR Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan tingkat imbal surat utang negara AS US Treasury (UST) diproyeksikan bisa mencapai 3,45% – 3,5%. Dampaknya terhadap imbal hasil SBN di dalam negeri tidak harus berdampak linier.

"Alasannya, kepemilikan asing pada SBN dalam negeri saat ini telah tinggal setengah dari sebelum masa covid-19, yaitu telah turun dari 40% menjadi sekitar 20%," kata Perry, Selasa (24/5).

Sehingga meskipun UST akan naik menjadi 3,45%, belum tentu berpengaruh langsung ke SBN. Pergerakan tingkat imbal hasil SBN lebih akan dipengaruhi bagaimana pemerintah melakukan lelang, tingkat likuiditas dari perbankan, dan preferensi dari perbankan maupun sektor dan investor dalam negeri untuk melakukan pembelian SBN.

Untuk 2022 ini, masih terdapat mekanisme SKB I, ketika Bank Indonesia bisa sebagai standby buyer dan juga untuk pembiayaan APBN, BI membeli SBN melalui SKB III secara langsung untuk pos kesehatan dan kemanusiaan sebesar Rp224 triliun yang berlangsung termasuk untuk pembelian vaksin, biaya kesehatan dan juga sesuai dengan kewenangan dari Kementerian Keuangan, kalau diperlukan untuk tambahan subsidi akibat kenaikan harga komoditas global. Sehingga SBN dalam negeri masih menarik bagi investor asing, dan investor domestik.

"Itu tiga faktor yang berpengaruh seberapa seberapa jauh dampak dari kenaikan US Treasury terhadap yield SBN dalam negeri," kata Perry. (E-3)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Ampelsa

Menteri Erick Cari Investor Strategis, Garuda Diramal Bakal Jadi Global Player 

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 06 Juli 2022, 17:18 WIB
Langkah Menteri BUMN Erick Thohir dan manajemen untuk mencari investor strategis bagi Garuda Indonesia merupakan langkah strategis dan...
ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

Pertamina: Harga BBM dan Gas Meningkat Tajam, Beban Subsidi Pemerintah Rp9.000-Rp11.000 per liter

👤Ficky Ramadhan 🕔Rabu 06 Juli 2022, 17:17 WIB
"Harga pasar dengan harga minyak hari ini adalah Rp17.200 perliter. Setiap per liter Pertalite yang dibeli oleh masyarakat, pemerintah...
Dok MI

Pembangunan IKN Tahap Awal Fokus pada Pusat Pemerintahan

👤Andhika Prasetyo 🕔Rabu 06 Juli 2022, 16:46 WIB
Guna memastikan keterisian tenaga kerja di IKN, badan otorita bekerja sama dengan Universitas Mulawarman dan Universitas...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya