Kamis 19 Mei 2022, 17:34 WIB

LPS: Kenaikan Bunga Simpanan Perbankan tidak akan Besar

Fetry Wuryasti | Ekonomi
LPS: Kenaikan Bunga Simpanan Perbankan tidak akan Besar

Antara
Ilustrasi pekerja melakukan bongkar muat di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta.

 

TEKANAN inflasi yang membayangi Indonesia, mendorong Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) untuk memberi pesan bahwa tren suku bunga simpanan kemungkinan naik, meski tidak akan besar. 

Hal itu terlihat dari perkiraan justifikasi atau penentuan tingkat bunga penjaminan (TBP), yang mengacu kondisi ekonomi global maupun pasar dalam negeri.

"Melihat kondisi global maupun pasar dalam negeri, ruang kita turun agak sulit. LPS akan melawan tren kenaikan bunga di luar negeri," ujar Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa, Kamis (19/5).

Baca juga: Ada Tambahan Penerimaan Negara Rp420,1 Triliun di APBN 2022

"Sebenarnya, bisa saja bila memaksakan (turun tingkat bunga penjaminan). Tetapi, ketika ekonomi sudah mendapat dukungan yang cukup, kita tidak perlu merasakan ke sana. Takutnya menjadi hal yang negatif," sambungnya.

Menyoroti berbagai rumus, lanjut dia, tingkat bunga penjaminan (TBP) masih bisa turun. Namun, jika melihat pergerakan suku bunga di pasar, Bank Sentral sudah menyampaikan bahwa hal tersebut sebagai langkah paling akhir.

"Artinya, harus melawan tren. Jadi kalau ditanya ada tidaknya peluang TBP dinaikkan, saya katakan kecil. Lebih besar peluang menurunkan, kalau kita tidak tahu diri," pungkas Purbaya.

Baca juga: Prediksi BI, The Fed Naikkan Suku Bunga Tujuh Kali

Menurut dia, yang terpenting adalah kecukupan pasokan uang di perbankan dan pasar. Hal ini yang akan mendorong perekonomian, bukan hanya suku bunga. Saat ini, suplai uang dikatakannya masih cukup, dengan pertumbuhan sudah di atas 30%.

"Kalau suplai uang cukup, suku bunga (bank) mungkin naik tidak akan begitu tinggi. Walaupun terlihat sinyal sedikit, karena uangnya banyak. Dalam waktu pendek, LPS tidak melihat suku bunga akan naik. Kalau Bank Sentral, saya tidak tahu," tuturnya.

Dengan mobilitas masyarakat yang semakin meningkat karena pelonggaran kebijakan pengetatan, LPS optimistis tren simpanan masih tumbuh seiring pergerakan ekonomi.(OL-11)
 

Baca Juga

Dok. Petrolimia  Gresik

Program Makmur Tingkatkan Produksi dan Pendapatan Petani Tebu

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 03 Juli 2022, 22:41 WIB
Hasil panen tebu para petani naik 37% yakni dari sebelumnya 116,5 ton per hektare menjadi 159,7 ton per...
Antara/Maulana Surya

Investasi Berkelanjutan Jadi Topik Pertemuan TIIWG G20 Kedua di Surakarta

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 03 Juli 2022, 21:05 WIB
Pertemuan TIIWG ini diharapkan dapat mempercepat terwujudnya transformasi...
Dok.Ist

Program Jawara Telah Bukukan Penjualan Rp2,5 M

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 03 Juli 2022, 20:41 WIB
Setiap Jawara yang saat ini sudah aktif memulai usahanya bisa mengantongi keuntungan perbulan hingga 2 juta...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya