Jumat 13 Mei 2022, 13:30 WIB

Laba Bersih Meningkat, TAYS Optimistis Terhadap Pertumbuhan Perusahaan di 2022

mediaindonesia.com | Ekonomi
Laba Bersih Meningkat, TAYS Optimistis Terhadap Pertumbuhan Perusahaan di 2022

Dok.Tays
Pekerja tengah mengemas produk Tays

 

PT Jaya Swarasa Agung Tbk atau Tays Bakers (TAYS), produsen makanan ringan sehat asal Indonesia yang telah menembus pasar internasional, melaporkan berbagai peningkatan kinerja perusahaan pada laporan tahunan 2021. TAYS melaporkan peningkatan laba setelah pajak sebesar 35,5% dan pertumbuhan penjualan sebesar 2,5% pada 2021.

TAYS mencatatkan penjualan sebesar Rp315,9 miliar pada 2021, meningkat dari Rp308,2 miliar pada tahun sebelumnya. Pertumbuhan sebesar 2,5% ini berasal dari unit bisnis biscuit & crackers karena adanya process and flow improvement, optimization dan efisiensi pabrik, sehingga kapasitas yang ada saat ini dapat dimaksimalkan.

"Kami bangga mengumumkan pertumbuhan laba dan kinerja perusahaan di tengah tantangan pandemi. TAYS optimis penjualan kami akan dapat bertumbuh jauh lebih pesat lagi setelah pabrik baru selesai dibangun, karena unit Bisnis biscuit & crackers dengan produk TRICKS merupakan salah satu andalan kami," ujar CEO Tays Bakers, Alexander Anwar, dalam keterangan resmi, Jumat (13/5).

Pabrik baru yang akan dibangun di Sumedang ini ditujukan untuk menambah kapasitas produksi TRICKS baked potato crisps yang merupakan produk andalan Tays Bakers. Saat ini, kapasitas pabrik untuk kategori biscuit & cracker sudah hampir mencapai 100% dengan kapasitas 6.900 ton per tahun. Dengan pembangunan pabrik baru, kapasitas diperkirakan meningkat 200% - 250% menjadi sekitar 17.000 ton per tahun. Pabrik baru nanti akan memakai mesin-mesin dan sistem yang prosesnya lebih efektif, efisien dan terotomasi.

Selain pertumbuhan penjualan, laba bersih TAYS juga meningkat 35,5% dari Rp1,9 Miliar pada 2020 menjadi Rp2,6 miliar pada 2021. Secara ebitda, juga terdapat peningkatan dari 9,39% di 2020 menjadi 9,56% di 2021, atau tumbuh sebesar 4,33%.

"Sebagai perusahaan yang menitikberatkan pada pendekatan inovatif, kami optimis dapat menjaga kinerja positif perusahaan di tahun 2022 ini. Hal ini didukung oleh rencana perusahaan untuk meluncurkan beberapa produk inovatif baru dalam waktu dekat, didukung penambahan kapasitas dari pembangunan pabrik baru yang akan segera berjalan pada tahun ini," tambah Alexander.

Didirikan pada 1998, Tays Bakers memulai usahanya dengan 1-line produksi wafer stick dengan merek dagang Nitchi. Kini, perusahaan telah berkembang dan memiliki empat kategori produk yaitu biscuit & crackers, rolled wafer, extruded puff snack dan chocolate confectionary dengan berbagai merek dagang yang cukup di kenal salah satunya produk Crisp Kentang Panggang TRICKS.

Produk-produk Tays Bakers telah diekspor ke mancanegara, seperti ASEAN, China, Taiwan, Korea, Australia, Timur Tengah, hingga Amerika Serikat. (E-3)

 

Baca Juga

Antara

Ekspor Minyak Goreng Dibuka, Presiden: Kita Tetap Awasi secara Ketat

👤Andhika Prasetyo 🕔Kamis 19 Mei 2022, 23:12 WIB
Keputusan tersebut diambil setelah melihat adanya pasokan di dalam negeri yang terus...
Antara/Bayu Pratama S

Larangan Ekspor CPO Dicabut, Kebijakan Perombakan Persawitan Mendesak Direalisasikan

👤Fetry Wuryasti 🕔Kamis 19 Mei 2022, 21:54 WIB
"Kami apresiasi, walau harga tandan buah segar (TBS) sawit para petani SPI di berbagai daerah sudah sempat sangat jatuh, belum lagi...
Dok. Pribadi

Inovasi Desain Interior Beri Kesan Mendalam Pada Suatu Bangunan

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 19 Mei 2022, 21:40 WIB
Inovasi desain interior sebuah Rumah Sakit harus memperhatikan kepentingan nyawa seseorang, tidak bisa dibuat sembarangan terkait...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya