Selasa 10 Mei 2022, 10:43 WIB

Dolar Stabil, Bitcoin Terus Merosot

Mediaindonesia.com | Ekonomi
Dolar Stabil, Bitcoin Terus Merosot

AFP/Ozan KOSE
Ilustrasi bitcoin

 

Penurunan harga-harga komoditas menyeret mata uang Australia dan Kanada lebih rendah pada perdagangan Selasa (10/5), meskipun dolar stabil terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya sementara bitcoin terus merosot.

Dolar Aussie turun serendah 0,6920 dolar AS, terlemah sejak Juli 2020, setelah jatuh 1,7 persen semalam, yang oleh para analis di CBA dikaitkan dengan penurunan harga-harga aset global.

"Latar belakang volatilitas pasar keuangan yang meningkat menunjukkan dolar Australia berpotensi jatuh lebih jauh terhadap dolar AS dan pasangan mata uang utama lainnya dalam waktu dekat," tambah mereka.

Pasar saham global terpukul pada Senin (9/5) dengan Nasdaq anjlok lebih dari empat persen dalam aksi jual yang dipimpin oleh saham-saham pertumbuhan mega-cap. Sementara itu, harga minyak jatuh sekitar enam persen, memperpanjang penurunannya pada Selasa karena penguncian virus korona di Tiongkok, importir minyak utama, memicu kekhawatiran tentang permintaan.

Harga minyak yang lebih rendah juga menekan dolar Kanada, yang menyentuh 1,3037 per dolar, terlemah sejak November 2020 dan krona Norwegia menyentuh 9,7184 per dolar, terendah sejak Juni 2020.

Indeks dolar stabil di 103,7 pada Selasa pagi, setelah naik setinggi 104,19 semalam, puncak baru 20 tahun. Indeks kemudian kehilangan kekuatan setelah Presiden Fed Atlanta Raphael Bostic mengurangi pembicaraan tentang kenaikan 75 basis poin pada pertemuan Fed berikutnya.

Dalam beberapa minggu terakhir, pasar telah memperkirakan peluang kenaikan yang begitu besar.

Imbal hasil obligasi pemerintah AS telah naik di tengah ekspektasi The Fed akan secara agresif menekan inflasi, yang telah menyebabkan dolar naik selama lima minggu berturut-turut.

Imbal hasil acuan obligasi pemerintah AS 10-tahun beringsut kembali di bawah 3,0 persen pada Selasa menjadi 2,9846 persen.

Pernyataan moderat Bostic membantu yen Jepang sedikit pulih dari level terendah baru 20 tahun di 131,34 yen per dolar yang dicapai semalam. Mata uang Jepang, yang sensitif terhadap pergerakan imbal hasil AS, menguat sedikit lagi pada Selasa menjadi 130,1.

Euro yang melemah sedikit lebih tinggi di 1,0561 dolar dan sterling sedikit berubah di 1,2329 dolar.

Ada juga kehebohan di pasar kripto, di mana bitcoin turun di bawah US$30.000 untuk pertama kalinya sejak Juli 2021.

Mata uang kripto terbesar di dunia itu diperdagangkan sebagian besar sejalan dengan aset berisiko lainnya, seperti saham-saham teknologi. Bitcoin terakhir sedikit lebih kencang sekitar US$30.600. (OL-12)

Baca Juga

Dok. Biro Pers Setpres

Bertemu Menlu Serbia, Jokowi Bahas Peningkatan Kerja Sama Ekonomi

👤Andhika Prasetyo 🕔Senin 23 Mei 2022, 17:24 WIB
Salah satu bentuk kerja sama yang dibahas adalah komitmen Serbia untuk mengekspor gandum ke Indonesia dalam jumlah lebih...
Antara

Presiden Jokowi: Sumber Pertumbuhan baru Harus Diperkuat

👤Mediaindonesia 🕔Senin 23 Mei 2022, 17:09 WIB
Jokowi mencontohkan kegiatan perdagangan yang dioptimalkan dengan digitalisasi dapat memangkas biaya perdagangan di kawasan hingga 13...
MI/Belvania Sianturi

Pengamat: Larangan Ekspor Dicabut, Petani Bernafas Lega

👤Mediaindonesia 🕔Senin 23 Mei 2022, 16:58 WIB
Menurutnya pencabutan larangan tersebut akan menguntungkan petani sawit dan usaha kecil menengah di sektor...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya