Sabtu 05 Maret 2022, 20:24 WIB

Ketua Satgas Gojek Surabaya Sangat Apresiasi Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan 

mediaindonesia.com | Ekonomi
Ketua Satgas Gojek Surabaya Sangat Apresiasi Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan 

MI/ANDRI WIDIYANTO
Pengemudi ojol menjemput penumpangnya di kawasan Stasiun Tanjung Barat, Jakarta Selatan.

 

PEKERJA yang bekerja pada sektor apapun memiliki risiko untuk terkena musibah. Dengan kondisi tersebut, perlindungan bagi pekerja apapun profesinya sangat penting.

Terkait hal itu, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Anggoro Eko Cahyo menekankan pentingnya perlindungan atas jaminan sosial ketenagakerjaan. 

Belum lama, diberitakan seorang pengemudi ojek online (Ojol) yang bernama Agung Dwi Cahyono mengalami kecelakaan. Ia menjadi korban tabrak lari saat hendak menjemput penumpang yang telah memesannya. 

Dengan kondisinya yang cukup parah, Agung harus mendapatkan perawatan intensif dan memasuki 96 hari. Bahkan ia harus menjalani oparasi pada bagian kepalnya sebanyak dua kali.

Agung uyang dirawat di ruang ICU RS Siloam Surabaya. masih belum sadar. Berdasarkan data yang dihimpun, biaya perawatan dan pengobatan Agung di RS Siloam ini telah menelan biaya sebesar Rp1,22 miliar.

Namun beruntung sebagai peserta program jaminan kecelakaan kerja (JKK) dan jaminan kematian sejak 2018, biaya perawatan, pengobatan, dan oparasi sebesar Rp1,22 miiar untuk Agung ditanggung sepenuhnya oleh BPJS Ketenagakerjaan.

Diketahui Agung terdaftar sebagai peserta pada dua program perlindungan yaitu JKK dan JKM sejak tahun 2018 dengan besaran iuran Rp16.800 per bulan.  

Dalam kunjungannya ke RS Siloam Surabaya, Jumat (4/3), Anggoro bersama dengan Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kesejahteraan Sosial Kemenko PMK, Andie Megantara dan Direktur Kepesertaan  BPJAMSOSTEK Zainudin menjenguk salah seorang pasien yang tertimpa musibah kecelakaan kerja. 

 "Sesuai dengan amanat undang undang, untuk kejadian kecelakaan kerja ini akan diberikan layanan pengobatan dan perawatan sampai yang bersangkutan sembuh atau pengobatan dinyatakan selesai secara medis, tanpa ada batasan biaya, itu sudah jadi komitmen kami," tegas Anggoro. 

Ketua Satgas Gojek Surabaya Agus Bandrio, sangat mengapresiasi dan akan berkomitmen untuk terus mendukung implementasi dan edukasi jaminan sosial ketenagakerjaan pada para mitra yang belum menjadi peserta BPJAMSOSTEK.

Agus menjadi saksi perawatan tanpa batas akibat kecelakaan kerja merupakan fakta yang harus disampaikan kepada para mitra Gojek di manapun berada. 

Seperti diketahui, saat ini ada 5 program yang diselenggarakan oleh BPJAMSOSTEK, selain program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), juga ada Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Pensiun (JP), dan yang terbaru adalah Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP).

Khusus untuk pekerja sektor Bukan Penerima Upah (BPU) seperti Ojol, pedagang, petani, nelayan dan profesi bersifat individual lainnya bisa memilih mendaftar untuk minimal dua program yaitu JKK dan JKM. 

Sobibabtur, isteri dari Agung merasa sangat terbantu atas manfaat program JKK ini. Dirinya tak henti-hentinya berterima kasih dan mengucap syukur atas apa yang suami dan keluarganya dapatkan selama ini. 

Selama dirawat, upah Agung juga dibayarkan oleh BPJAMSOSTEK karena ada manfaat santunan Sementara Tidak Mampu Bekerja (STMB) yang selama 6 bulan pertama diberikan 100% dari upah bulanan yang dilaporkan, kemudian 6 bulan berikutnya sebesar 100%, lalu 6 bulan seterusnya sampai dinyatakan sembuh akan diberikan sebesar 50%. 

Selepas terjadinya kecelakaan, Agung langsung dilarikan ke RS Siloam yang merupakan RS Pusat Layanan Kecelakaan Kerja (PLKK) kerjasama antara BPJAMSOSTEK dengan RS Siloam untuk kejadian kecelakaan kerja.

Tidak butuh waktu lama bagi pihak RS untuk mengetahui status kepesertaan Agung saat pertama kali diterima oleh RS Siloam untuk langsung menerima tindakan medis yang diperlukan untuk menyelamatkan nyawanya. 

Kerjasama dengan Rumah Sakit untuk PLKK ini tidak hanya dilakukan dengan RS Siloam saja, melainkan dengan berbagai RS yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia. 

Kerja sama ini sangatlah penting mengingat dari total 234.370 kejadian kecelakaan kerja sepanjang tahun 2021, sebanyak 29,40% atau 68.905 diantaranya merupakan kecelakaan lalu lintas. 

"Dengan beragam manfaat yang diberikan BPJAMSOSTEK, saya mengajak sahabat pekerja di seluruh Indonesia untuk melindungi diri dari risiko kecelakaan (kerja) agar lebih tenang dalam bekerja demi menggapai kesejahteraan bersama keluarga," pungkasnya. 

Senada dengan Dirut BPJS Ketenagakerjaan, Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Sudirman Suhuri mengatakan, "Tidak hanya memberikan perlindungan kepada korban, tetapi manfaat ini juga dirasakan langsung oleh keluarga korban yang mengalami musibah."

"Ini menjadi bukti kembali bahwa Pemerintah melalui BPJAMSOSTEK akan terus memberikan yang terbaik dengan melindungi dan mensejahterakan seluruh rakyat Indonesia," kata Suhuri. (RO/OL-09)

Baca Juga

Ist

Pelaku UMKM di Yogyakarta Jadi Kunci Kebangkitan Industri Kreatif 

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 04 Juli 2022, 20:39 WIB
Pemerintah melalui Kemenparekraf berupaya memberikan beragam bentuk pelatihan bagi para UMKM. Aneka ragam program pemerintah yang...
DOK Pribadi.

Omnichannel E-commerce Integrasikan Marketplace agar Lebih Praktis

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 04 Juli 2022, 19:30 WIB
Omnichannel e-commerce menawarkan solusi berbagai platform marketplace dan saluran e-commerce terintegrasi satu sama...
ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

DPR Setujui PMN 2023 ke BUMN Senilai Rp69,82 Triliun

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 04 Juli 2022, 19:01 WIB
Selain PMN tunai, Komisi VI juga menyetujui usulan PMN nontunai 2023 sebesar Rp838,4 miliar kepada PT Len Industri dan Rp2,6 triliun kepada...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya