Kamis 13 Januari 2022, 20:54 WIB

Batu Bara Milik Bos Kadin dan Kakak dari Erick Thohir Sudah Boleh Diekspor Loh

Insi Nantika Jelita | Ekonomi
Batu Bara Milik Bos Kadin dan Kakak dari Erick Thohir Sudah Boleh Diekspor Loh

Antara/Nova Wahyudi
Kapal tongkang mengangkut batu bara.

 

PEMERINTAH akhirnya mengizinkan 18 kapal pengangkut batu bara berangkat  menuju negara eksportir. 

Keputusan ini tertuang dalam surat Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba) Kementerian ESDM perihal Pencabutan Pelarangan Penjualan Batu Bara ke Luar Negeri.

Perusahaan pertambangan yang dicabut larangan ekspor ini salah satunya berasal dari PT Kideco Jaya Agung (Kideco), anak perusahaan PT Indika Energy Tbk (INDY) yang dipimpin Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Arsjad Rasjid.

Kapal MV. CMB Van Dijk milik Kideco diketahui telah memasok batu bara dalam negeri (Domestic Market Obligation/DMO) di atas 100% atau tepatnya 159%, sehingga diizinkan ekspor kembali. 

Kapal lainnya yang diizinkan berlayar ekspor berasal dari PT Adaro Energy Tbk. (ADRO) Perusahaan ini milik Garibaldi Tohir atau kerap disapa Boy Thohir, kakak dari Menteri BUMN Erick Thohir. Ada tujuh kapal ADRO yang tercatat telah memenuhi pasokan DMO, yakni di angka 101%.

"18 kapal bermuatan batu bara dari pemegang Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) dan izin usaha pertambangan (IUP) operasi produksi yang telah memenuhi DMO 2021 sebesar 100% atau lebih dicabut (larangan ekspor)," ungkap Dirjen Minerba ESDM Ridwan Djamaluddin dalam surat tersebut.

Belasan perusahaan itu diminta mengaktifkan kembali Eksportir Terdaftar (ET), memberikan pelayanan Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB), dan menerbitkan Surat Persetujuan Berlayar (SPB) untuk penjualan batu bara ke luar negeri.

Dalam surat Dirjen Minerba tersebut, terdapat 37 kapal asing ekspor batu bara dengan status muatan sudah di atas kapal. Dua kapal, yaitu MV. HC. Sunshine dan MV. Inter Stevedorin dianggap belum melakukan pemuatan batu bara.

Kemudian, satu kapal, yaitu MV. Thai Knowledge dalam proses pemuatan batu bara, 18 kapal diizinkan berlayar, ada 16 kapal memuat batu bara dari PKP2B dan IUP Operasi produksi yang belum memenuhi DMO di 2021 sebesar 100% serta dari pemegang Izin pengangkutan dan penjualan.

"Pencabutan pelarangan penjualan batu bara ke luar negeri dilakukan atas pemegang PKP2B dan IUP Operasi Produksi yang telah memenuhi DMO 2021 sebesar 100% atau lebih," jelas Ridwan. (Ins/E-1)

Baca Juga

Ist

Dapat Alokasi Rp260 Triliun, Ini Strategi BRI Capai Target KUR 2022

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 17 Januari 2022, 07:00 WIB
BRI mendapatkan alokasi sebesar Rp260 triliun atau mencapai 70% dari total KUR nasional yang dialokasikan tahun...
Dok Istimewa

Angkat Kearifan Lokal Industri Minuman Tanah Air, Holywings Luncurkan Tiga Produk

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 17 Januari 2022, 06:10 WIB
Holywings Indonesia yang hadir sebagai representasi produk lokal meluncurkan tiga produk...
dok.tangkapan layar

Generasi Emas, Kementan Tekankan Pembinaan Petani Milenial

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 16 Januari 2022, 22:18 WIB
PERAN generasi muda sangat sentral dalam pembangunan nasional, dimana jumlah penduduk usia produktif akan berada di titik tertinggi sebagai...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya