Headline

Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.

Kementerian Investasi Serahkan NIB kepada 300 UMKM

Mediaindonesia.com
24/12/2021 11:33
Kementerian Investasi Serahkan NIB kepada 300 UMKM
Penyerahan NIB dilakukan secara simbolis oleh Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia.(Dok. Istimewa)

SEKITAR 300 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang tergabung dalam Sampoerna Entrepreneurship Training Center (SETC) dan pemilik toko kelontong anggota Sampoerna Retail Community (SRC) telah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB).

Dengan NIB tersebut, para pelaku UMKM informal akan menjadi formal sekaligus dapat mengakses pembiayaan di perbankan. Siti Holidah pengusaha makanan ringan dari Jawa Barat mengaku sangat termotivasi untuk mendapatkan NIB demi mengembangkan usahanya.

Baca juga: HUT Ke-12 Rumah Sakit Medika Diisi dengan Berbagai Kegiatan Sosial

“Dengan NIB, saya jadi bisa membuka akses permodalan sekaligus memberikan aspek legalitas bagi usaha saya,” ujar Siti dalam keterangan yang diterima Media Indonesia, Jumat (24/12/2021).

Sebagai informasi, penyerahan NIB dilakukan secara simbolis oleh Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia dalam acara Kementerian Investasi di Bandung, Jawa Barat, pada 13 Desember kemarin dan di Surabaya, Jawa Timur, pada 22 Desember 2021. 

Acara ini turut dihadiri oleh Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, Menteri BUMN Erick Thohir, serta sejumlah kepala daerah. 
  
“UMKM merupakan benteng ketahanan ekonomi nasional. Untuk itu, negara berkomitmen terus mengembangkan daya saing UMKM. Salah satunya dengan mempermudah pengurusan NIB berbasis OSS yang dapat dilakukan melalui handphone,” kata Bahlil. 

NIB melalui Online Single Submission (OSS) Berbasis Risiko diluncurkan Kementerian Investasi pada Agustus 2021. 430 ribu NIB sudah dikeluarkan sejak 9 Agustus sampai sekarang. Jawa Barat menduduki angka tertinggi sebanyak 130 ribu. 

Direktur External Affairs Sampoerna Elvira Lianita menambahkan, Presiden Direktur Sampoerna Mindaugas Trumpaitis dan Menteri Investasi/Kepala BKPM telah menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) tentang sinergi pengembangan UMKM di Karawang, Jawa Barat, pada 30 November 2021.

“Kami akan senantiasa berkoordinasi dengan Kementerian Investasi guna meningkatkan kapasitas UMKM binaan kami di lapangan terkait dengan perizinan berusaha,” ungkap Elvira. (RO/A-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya