Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
ASISTEN Gubernur Bank Indonesia (BI) Filianingsih Hendarta menyebutkan kehadiran QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) menjadi game changer di tengah masyarakat karena membantu masyarakat berakselerasi mengadaptasi sistem ekonomi digital dimulai lewat pembayaran digital.
Menariknya QRIS menjadi lebih mudah diadaptasi masyarakat sejak para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadikan QRIS sebagai alat pembayaran digital selama pandemi covid-19 dalam hampir dua tahun terakhir sehingga membiasakan masyarakat memanfaatkan kecanggihan pembayaran dengan teknologi.
"QRIS itu game changer terutama bagi UMKM. Karena sering kali kita dengar 'mana bisa UMKM jadi digital?' namun dengan fakta penggunaan QRIS didominasi UMKM saat ini, itu menunjukan UMKM kita itu bisa mengadopsi teknologi digital, ini pintu masuk untuk adaptasi ekonomi digital yang inklusif bagi masyarakat," kata Filianingsih dalam acara konferensi pers virtual, Kamis (16/12).
Baca juga: Perluas Akseptansi Pembayaran Digital, Bank DKI Luncurkan JakOne Abank
Berdasarkan data BI hingga Desember 2021 tercatat 96% penggunaan QRIS adalah oleh para pemilik gerai UMKM.
Para pemilik usaha mikro tercatat mendominasi dengan total 61,2% sebagai pengguna QRIS untuk pembayaran usahanya, disusul para pelaku usaha kecil sebesar 26,2% dan 7,8% berasal dari pelaku usaha menengah.
Sisanya penggunaan QRIS diadopsi oleh para perusahaan besar untuk transaksi produk hingga tempat- tempat ibadah untuk transaksi amal ataupun sedekah.
Filia meyakini berkat adanya adopsi QRIS yang masif di masyarakat, tren pembayaran digital pun akan tetap meningkat pada tahun depan.
Transaksi uang elektronik yang pada 2021 mencapai Rp289 triliun diperkirakan Rp337 triliun.
Hal itu dipengaruhi oleh faktor kenyamanan dan keamanan karena saat ini pembayaran digital sudah sangat mudah dilakukan dan cukup dengan satu kode QR masyarakat bisa melakukan transaksi walaupun sumber dananya berasal dari aplikasi yang berbeda- beda.
"Jadi, meski pandemi ini sudah berakhir, masyarakat akan tetap melakukan transaksi dan pembayaran secara digital, karena mereka sudah merasakan kenyamanan dan pengalaman itu sudah membekas. Ini menjadikan perubahan perilaku ini mendorong ekonomi digital dan menjadi pembuka kesempatan inklusi keuangan," ujar Filia
Untuk itu perempuan yang juga berperan sebagai Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI itu berharap industri khususnya yang bergerak di sektor digital dapat terus menunjukkan inovasi dengan memanfaatkan QRIS sehingga inklusi keuangan di Indonesia khususnya bagi UMKM dan masyarakat umum bisa semakin terjangkau.
Hingga 6 Desember 2021, BI mencatat telah melewati targetnya untuk menyasar pengguna QRIS yang tadinya ditargetkan hingga akhir 2021 mencapai 12 juta pengguna kini telah mencapai 13,6 juta pengguna.
Pada 2022, target pengguna QRIS diharapkan bisa mencapai 15 juta pengguna. (Ant/OL-1)
Menlu Sugiono, memuji peran QRIS yang telah memfasilitasi transaksi lintas batas di berbagai negara, termasuk Thailand, Malaysia, Tiongkok, dan Jepang.
PERKEMBANGAN transaksi digital di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menunjukkan lonjakan signifikan.
Nikmati libur akhir tahun seru di Nickelodeon Playtime SPARK! Dapatkan promo cashback menarik pakai QRIS BRImo. Cek infonya di sini!
Digitalisasi sistem pembayaran melalui QRIS dinilai tidak boleh berkembang menjadi praktik eksklusif yang justru menyulitkan sebagian masyarakat.
Kepala Ekonom Trimegah Sekuritas Indonesia Fakhrul Fulvian menanggapi perdebatan publik mengenai penggunaan QRIS dan penolakan pembayaran tunai di sejumlah gerai ritel.
Bank Indonesia menegaskan bahwa uang tunai tetap sah sebagai alat pembayaran di Indonesia dan tidak dapat ditolak dalam transaksi.
Shopee 10 tahun dorong UMKM, brand lokal, dan kreator tumbuh digital
Menko Airlangga menegaskan bahwa sektor digital kini berkedudukan sebagai mesin ketiga (third engine) pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Meski pembayaran nontunai kian dominan, pelaku industri menilai ketersediaan uang tunai tetap menjadi elemen penting.
Di tengah pesatnya pertumbuhan ekonomi digital Indonesia yang kerap diukur lewat valuasi dan pendanaan, MDI Ventures menghadirkan perspektif berbeda.
Pemerintah tengah bersiap melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026), gelombang pendataan nasional yang menjadi fondasi penting dalam membaca denyut ekonomi Indonesia
Kebutuhan masyarakat terhadap akses internet kini setara dengan kebutuhan pokok, namun kenyataannya layanan tersebut masih belum dapat dinikmati secara merata.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved