Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
ASISTEN Gubernur Bank Indonesia (BI) Filianingsih Hendarta menyebutkan kehadiran QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) menjadi game changer di tengah masyarakat karena membantu masyarakat berakselerasi mengadaptasi sistem ekonomi digital dimulai lewat pembayaran digital.
Menariknya QRIS menjadi lebih mudah diadaptasi masyarakat sejak para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadikan QRIS sebagai alat pembayaran digital selama pandemi covid-19 dalam hampir dua tahun terakhir sehingga membiasakan masyarakat memanfaatkan kecanggihan pembayaran dengan teknologi.
"QRIS itu game changer terutama bagi UMKM. Karena sering kali kita dengar 'mana bisa UMKM jadi digital?' namun dengan fakta penggunaan QRIS didominasi UMKM saat ini, itu menunjukan UMKM kita itu bisa mengadopsi teknologi digital, ini pintu masuk untuk adaptasi ekonomi digital yang inklusif bagi masyarakat," kata Filianingsih dalam acara konferensi pers virtual, Kamis (16/12).
Baca juga: Perluas Akseptansi Pembayaran Digital, Bank DKI Luncurkan JakOne Abank
Berdasarkan data BI hingga Desember 2021 tercatat 96% penggunaan QRIS adalah oleh para pemilik gerai UMKM.
Para pemilik usaha mikro tercatat mendominasi dengan total 61,2% sebagai pengguna QRIS untuk pembayaran usahanya, disusul para pelaku usaha kecil sebesar 26,2% dan 7,8% berasal dari pelaku usaha menengah.
Sisanya penggunaan QRIS diadopsi oleh para perusahaan besar untuk transaksi produk hingga tempat- tempat ibadah untuk transaksi amal ataupun sedekah.
Filia meyakini berkat adanya adopsi QRIS yang masif di masyarakat, tren pembayaran digital pun akan tetap meningkat pada tahun depan.
Transaksi uang elektronik yang pada 2021 mencapai Rp289 triliun diperkirakan Rp337 triliun.
Hal itu dipengaruhi oleh faktor kenyamanan dan keamanan karena saat ini pembayaran digital sudah sangat mudah dilakukan dan cukup dengan satu kode QR masyarakat bisa melakukan transaksi walaupun sumber dananya berasal dari aplikasi yang berbeda- beda.
"Jadi, meski pandemi ini sudah berakhir, masyarakat akan tetap melakukan transaksi dan pembayaran secara digital, karena mereka sudah merasakan kenyamanan dan pengalaman itu sudah membekas. Ini menjadikan perubahan perilaku ini mendorong ekonomi digital dan menjadi pembuka kesempatan inklusi keuangan," ujar Filia
Untuk itu perempuan yang juga berperan sebagai Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI itu berharap industri khususnya yang bergerak di sektor digital dapat terus menunjukkan inovasi dengan memanfaatkan QRIS sehingga inklusi keuangan di Indonesia khususnya bagi UMKM dan masyarakat umum bisa semakin terjangkau.
Hingga 6 Desember 2021, BI mencatat telah melewati targetnya untuk menyasar pengguna QRIS yang tadinya ditargetkan hingga akhir 2021 mencapai 12 juta pengguna kini telah mencapai 13,6 juta pengguna.
Pada 2022, target pengguna QRIS diharapkan bisa mencapai 15 juta pengguna. (Ant/OL-1)
Bank Indonesia meluncurkan Pusat Inovasi Digital Indonesia (PIDI) untuk memperkuat literasi, keamanan, dan inklusi ekonomi digital, didukung pertumbuhan QRIS dan BI-FAST yang kian pesat.
Bank Jakarta menggandeng Persija Jakarta dan The Jakmania melalui program From the Pitch to the Branch untuk memperluas literasi dan inklusi keuangan.
Pelaku usaha kini bisa daftar QRIS, terima pembayaran semua bank dan e-wallet, serta pencairan dana tiap jam.
PT iForte Payment Infrastructure mendukung UMKM melalui layanan acquiring QRIS yang memungkinkan pelaku usaha memperoleh QRIS tanpa persyaratan membuka rekening baru.
BANK Indonesia (BI) mencatat lebih dari 36 persen volume transaksi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) secara nasional berasal dari DKI Jakarta.
Menlu Sugiono, memuji peran QRIS yang telah memfasilitasi transaksi lintas batas di berbagai negara, termasuk Thailand, Malaysia, Tiongkok, dan Jepang.
Model kerja fleksibel berbasis platform digital dinilai menjadi bantalan sosial modern.
Pengemudi ojol dan NGO Deconstitute menggugat skema kuota internet hangus ke Mahkamah Konstitusi dengan menguji UU Telekomunikasi.
Bank Indonesia meluncurkan Pusat Inovasi Digital Indonesia (PIDI) untuk memperkuat literasi, keamanan, dan inklusi ekonomi digital, didukung pertumbuhan QRIS dan BI-FAST yang kian pesat.
INDUSTRI kripto di Indonesia terus menunjukkan peran aktifnya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi digital yang inklusif.
Data Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) RI menunjukkan tren peningkatan pengaduan serta lonjakan kerugian finansial konsumen dari tahun ke tahun.
Pelaku usaha kini bisa daftar QRIS, terima pembayaran semua bank dan e-wallet, serta pencairan dana tiap jam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved