Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Ekonomi Digital Ditjen Aptika Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) I Nyoman Adhiarna mengatakan literasi digital dan keuangan penting agar masyarakat dapat cerdas dalam bertrasaksi digital.
"Salah satu isu besar yang perlu didorong adalah mendorong kerja sama dalam meningkatkan literasi digital masyarakat Indonesia, seiring semakin besarnya layanan fintech di Indonesia," kata Adhiarnadalam seminar daring, Rabu (1/12).
"Sehingga, masyarakat perlu didorong untuk mempunyai kesadaran yang baik tentang bagaimana caranya bertransaksi digital dengan aman di dunia maya, mengetahui bagaimana mengamankan password, dan lainnya," tambahnya.
Baca juga: Literasi Keuangan Digital Bagi Masyarakat Perlu Terus Ditingkatkan
Lebih lanjut, Adhiarna mengatakan pemerintah, melalui Kementerian Kominfo, memiliki program literasi digital dan ia sebut menjadi prioritas. Adapun kementerian menargetkan sebanyak 12,5 juta masyarakat meningkat literasi dan kecakapan digital mereka.
"Program ini untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait ruang digital yang mencakup budaya dan etika digital, serta aplikasi-aplikasi digital. Masyarakat diharapkan lebih paham terutama dalam memilah-milih informasi," kata Adhiarna.
"Mungkin yang menjadi tantangan adalah kita perlu literasi digital ini untuk lebih spesifik lagi terkait isu-isu seperti keamanan bertransaksi digital, paham untuk membedakan tentang informasi yang ada di dunia maya, dan lainnya," imbuh dia.
Selain literasi digital, Adhiana juga menyampaikan pentingnya infrastruktur digital yang merata sebagai fondasi ekosistem digital yang maju dan inklusif di Tanah Air.
"Infrastruktur digital adalah fondasi. Tantangan ke depan, kalau kita ingin mendorong pemerataan layanan pembayaran digital, misalnya. maka kita harus memperkuat pembangunan infrastruktur digitalnya," papar dia.
"Indonesia sudah mencapai banyak kemajuan, tapi kalau dibandingkan beberapa negara ASEAN, kita masih di bawah mengingat geografis, jumlah penduduk, dan posisi penduduk yang relatif menyebar. Kita harus memperbesar dan mempercepat pembangunan infrastruktur ini bersama-sama," pungkasnya. (Ant/OL-1)
BRImo kini dilengkapi fitur perlindungan overlay dan auto-disable saat panggilan berlangsung. Hadirkan pengalaman transaksi digital yang makin nyaman.
Inovasi QRIS Tap membuat transaksi digital makin cepat dan praktis. Namun, risiko penipuan tetap mengintai. Kenali modus penipuan QRIS dan simak tips aman bertransaksi.
PP No. 71/2019 merupakan peraturan teknis turunan dari UU No. 1/2024 tentang ITE. Pada revisi terbaru PP tersebut mengatur tanda tangan elektronik yang tersertifikasi (TTET).
Direktur Integrasi Data Kependudukan Nasional Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil), Handayani Ningrum menegaskan, data kependudukan sejatinya bersifat dinamis.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat kembali menunjukkan kepemimpinan dalam transformasi pengadaan barang dan jasa berbasis digital.
Bank Indonesia mencatat, nilai transaksi digital nasional per Januari 2025 tumbuh 35,3% dibanding periode sebelumnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved