Kamis 14 Oktober 2021, 16:56 WIB

Makanan dan Minuman Masih Terfavorit di Kuartal Ketiga

Mediaindonesia.com | Ekonomi
Makanan dan Minuman Masih Terfavorit di Kuartal Ketiga

MI/RAMDANI
Ilustrasi

 

Platform e-dagang Tokopedia mengatakan kategori makanan dan minuman (F&B) masih menjadi favorit para penggunanya di Indonesia pada kuartal ketiga (Q3) tahun 2021.

"Kategori Bumbu dan Bahan Masakan, Makanan Ringan, Produk Susu, Minuman hingga Makanan Beku menjadi beberapa kategori Makanan dan Minuman favorit di Tokopedia selama Kuartal 3 tahun 2021," kata External Communications Senior Lead Tokopedia, Ekhel Chandra Wijaya, melalui keterangannya, Kamis (14/10).

Ekhel melanjutkan, tren ini tidak lepas dari berbagai inisiatif dan kampanye Tokopedia di kategori tersebut. "Sederet inisiatif seperti Tokopedia Nyam dan berbagai kampanye lainnya turut mendorong adanya peningkatan transaksi pada kategori Makanan dan Minuman menjadi dua kali lipat pada kuartal 3 tahun 2021, jika dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya," kata dia.

Tokopedia juga terus mengedepankan kolaborasi dengan berbagai mitra strategis, dalam hal ini mitra logistik untuk menjangkau pengiriman ke berbagai wilayah. Misalnya Paxel, yang menawarkan sistem pengiriman khusus untuk memastikan produk makanan dan minuman dapat diterima dengan aman, cepat dan terjangkau.

Saat ini, Paxel sudah dapat diaktifkan oleh seluruh penjual Tokopedia yang berada di Jabodetabek, Bandung, Yogyakarta, Solo, Semarang, Surabaya, Malang, Jember, Denpasar dan Makassar.

Di sisi lain, masyarakat juga bisa menggunakan kode MAKANHEMAT untuk mendapatkan cashback ketika membeli voucher makan di kategori produk digital Tokopedia hingga 31 Oktober 2021.

"Tokopedia akan terus mengupayakan produk buatan UMKM lokal semakin menjadi pilihan utama masyarakat Indonesia, tidak terkecuali untuk produk makanan dan minuman," kata Ekhel.

"Dengan mengonsumsi atau memakai produk dalam negeri kita bisa bangkit bersama memulihkan perekonomian nasional yang saat ini terdampak pandemi," ujarnya menambahkan. (Ant/OL-12)

 

Baca Juga

min.news

Sosiolog UGM Sebut Pekerja Pinjol Adalah Korban

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 19 Oktober 2021, 00:46 WIB
Hingga saat ini tidak banyak pelamar pekerjaan yang mempertanyakan legalitas perusahaan pemberi tawaran lowongan pekerjaan, termasuk...
Pixabay

Permintaan Jepang Tinggi, Petani Krisan di Tomohon Kedodoran

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 19 Oktober 2021, 00:40 WIB
Produktivitas petani tanaman bunga Krisan di Kota Tomohon, Sulawesi Utara (Sulut) belum bisa memenuhi kebutuhan pasar...
Antara/Ampelsa

Garuda : Putusan PKPU soal Gugatan My Indo Airlines Diundur

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 18 Oktober 2021, 23:30 WIB
"Pembacaan putusan ditunda oleh majelis hakim Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat sampai dengan sidang berikutnya...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Mencegah Proyek Kereta (jadi) Mubazir

Pembengkakan biaya menjadi biang keladi perlu turun tangannya negara membiayai proyek dengan dana APBN.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya