Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Ketenagakerjaan (Kemenaker) mengambil langkah strategis dalam rangka meringankan tekanan ekonomi masyarakat sebagai dampak dari pandemi Covid-19.
Salah satunya dengan meluncurkan program perluasan kesempatan kerja melalui Tenaga Kerja Mandiri (TKM) untuk penciptaan wirausaha dan program padat karya.
Menaker Ida Fauziyah menyatakan, dari program itu akan lahir wirausahawan-wirausahawan baru yang dapat menyerap tenaga kerja dan peningkatan kualitas sumber daya unggul, serta tentunya meningkatkan ekonomi wilayah. Pelaksanaan program ini akan dapat berdampak maksimal dengan dukungan dan sinergitas dari berbagai pihak terkait.
Untuk itu, Kemenaker menggandeng Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) serta Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop-UKM) guna melakukan Sinergi Program Penumbuhan dan Pengembangan Kewirausahaan dalam rangka Pengurangan Pengangguran dan Peningkatan Perekonomian Berbasis Desa.
Sinergi tiga kementerian itu diwujudkan dalam bentuk penandatangan nota kesepahaman (MoU) di Balai Latihan Kerja (BLK) Samarinda, Kalimantan Timur, Senin (11/10).
“Kita berkolaborasi dan bersinergi pada program-program kerja andalan di masing-masing kementerian dalam upaya mencapai tujuan bersama, yakni mengurangi pengangguran secara signifikan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di perdesaan,” ucap Menaker.
Menaker mengemukakan, pada Agustus 2020, tercatat bahwa pandemi Covid-19 telah berdampak terhadap 29,12 juta angkatan kerja. Di mana 2,56 juta di antaranya menjadi pengangguran akibat pandemi pandemi Covid-19.
Kondisi ini mengalami perbaikan pada Februari 2021. Di mana angkatan kerja yang terdampak Covid-19 turun menjadi 19,1 juta angkatan kerja, yang mana 1,62 juta di antaranya menjadi pengangguran.
Ia menyakini kolaborasi yang dilakukan bisa menekan angka pengangguran dan memitigasi angkatan kerja yang terdampak pandemi.
Mendes Abdul Halim Iskandar menyambut baik sinergi dengan Kemenaker dan Kemenkop UKM.
Ia menyatakan, dari MoU ini terdapat dua sasaran usaha di level desa, yaitu usaha yang sudah berkembang, tapi terganggu karena Covid-19 dan usaha baru yang pemasarannya dilakukan secara digital.
“Transformasi ekonomi seperti itu yang menjadi objek MoU kita bertiga,” ucapnya.
Staf Ahli Menteri Bidang Ekonomi Makro Kemenkop UKM, Rully Nuryanto, mengatakan, sinergi dengan Kemnaker dan Kemendes PDTT penting untuk mencapai target penumbuhan rasio kewirausahaa 3,95% atau 1,5 juta wirausahawan baru di 2024.
Dalam kunjungan kerjanya ke Kaltim, Menaker juga menjumpai para pendamping desa yang menjadi penerima bantuan subsidi gaji/upah (BSU) di Kantor Desa Loa Duri Ilir, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara, sehari sebelumnya.
Ida menyampaikan banyak hal, antara lain tentang BSU. Ia mengapresiasi kepada para pendamping desa yang telah menjadi peserta BPJS, sehingga di saat kondisi sulit, seperti pandemi tetap dapat bantuan berupa BSU.
Pasalnya, BSU tetap diberikan kepada pekerja yang menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan sebagai apresiasi atas kepesertaan.
Menaker juga secara resmi membuka Sosialisasi Pemagangan Luar Negeri di Hotel Mercure Samarinda, Senin (10/10).
Hal ini, kata dia, merupakan langkah pemerintah melalui Kemenaker untuk terus berupaya menekan pengangguran di Tanah Air, salah satunya melalui program pemagangan.
“Kita ingin pengangguran bisa kita tekan, salah satu alternatifnya melalui pemagangan,” ucap Ida.
Menaker menjelaskan, pemagangan merupakan bagian dari proses pelatihan dengan menempatkan peserta di perusahaan, sehingga mereka bisa merasakan situasi dan suasana bekerja.
“Jadi magang itu bagian dari pelatihan. Pemagangan bukan untuk mendapatkan tenaga kerja murah secara terselubung, bukan,” pungkasnya.
Dalam melaksanakan kegiatan-kegiatannya, Kemenaker selalu menerapkan protokol kesehatan yang ketat. (RO/S2-25)
PENGUATAN link and match antara pendidikan dan kebutuhan industri dinilai menjadi kunci dalam mengoptimalkan kualitas pertumbuhan tenaga kerja.
Jika SPPG yang sudah beroperasi sudah mencapai 21.000 SPPG, maka, 987.000 orang tenaga kerja telah terserap secara langsung di daput-dapur MBG.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta pendatang baru pasca Idul Fitri 1447 H mempersiapkan diri dan memiliki skill, seiring ekonomi Jakarta yang tumbuh positif.
BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat penyerapan tenaga kerja nasional menunjukkan tren membaik pada November 2025.
Terdapat 1.236 perusahaan industri yang menyelesaikan tahap pembangunan pada 2025 dan siap mulai berproduksi untuk pertama kali pada 2026.
Sinergi ini merupakan bukti nyata bahwa kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri mampu menghasilkan talenta berkualitas.
Pentingnya ruang belajar yang selaras dengan tantangan nyata di lapangan.
Tahun ini partisipan program antara lain SMKN 18 Jakarta, SMKN 20 Jakarta, SMKN 43 Jakarta, SMKN 51 Jakarta, serta SMA HighScope Indonesia cabang Bali, Denpasar, dan TB Simatupang.
Program Desaku Maju–GERCEP direncanakan berlangsung dalam 58 kelas di 38 desa.
Yayasan Indonesia Setara bekerja sama dengan Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, dan Perindustrian Perdagangan (DKUKMPP) Kota Cirebon serta Refo menggelar workshop digital marketing.
Data Kementerian Koperasi dan UKM tahun 2024 mencatat jumlah wirausaha Indonesia telah mencapai 3,47% dari total penduduk, naik dari 3,21% pada tahun sebelumnya.
Program Kartini Bluebird, wadah pemberdayaan bagi istri dan putri pengemudi Bluebird yang berdiri sejak 2014, terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekonomi keluarga
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved