Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) menyampaikan pentingnya menjaga ketahanan pangan. Hal tersebut disampaikan dalam webinar 'Peran Wanita Menbangun Ketahanan Pangan Nasional dalam Meningkatkan Perekonomian Keluarga dan Bangsa' yang diselenggarakan Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan dan Putra-Putri TNI/Polri (FKPPI), Sabtu (9/10).
Kegiatan ini diikuti sekitar 150 orang yang merupakan anggota FKPPI perwakilan setiap daerah di seluruh Indonesia.
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan, pangan merupakan komoditas penting untuk membangun bangsa.
Ketahanan pangan, menurut Mentan, merupakan masalah yang sangat serius. Sebab, ketahanan pangan bagian dari sendi ekonomi masyarakat dan juga menjadi tolok ukur kesejahteraan rakyat.
“Ketahanan pangan hal sangat dasar, bila terpenuhi, maka ekonomi dasar bisa tercapai. Dalam 1 tahun belakangan, hanya Kementerian Pertanian yang menunjukkan tren positif dan peningkatan, dari hulu ke hilir kami kawal dan dukung dalam hal menjaga ketahanan pangan," kata Mentan.
Menurutnya, pertumbuhan tersebut terlihat dari ekspor pertanian yang meningkat, devisa negara meningkat, masyarakat sejahtera. Selain itu, Kementan juga mengawal budi daya, pengolahan, dan jual beli.
SYL juga mengaku senang FKPPI dalam hal ini telah menyelenggarakan dan mewadahi para wanita dalam hal ketahanan pangan.
"Kita siap fasilitasi pelatihan dan pengembangan SDM Pertanian/wanita tani diharapkan mempunyai program yang berkaitan dengan kemajuan pertanian. ada KUR, Alsintan, dan sarana prasarana dan infrastruktur pertanian. Kementan galakkan pemanfaatan teknologi dalam menopang produktivitas pertanian," tambahnya.
Mentan berharap dari kegiatan ini para petani akan semakin mandiri dan tidak bergantung pada negara lain, bahkan harapannya petani kita yang memberi pangan ke negara lain.
Sementara Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi, mengatakan ketahanan pangan adalah suatu keniscayaan.
"Ketahanan pangan bisa meningkatkan kesejahteraan petani. Dan ini adalah bentuk apresiasi bagi petani yang tak kenal lelah menjaga ketahanan pangan," kata Dedi dalam keterangan yang diterima Sabtu.
Di kesempatan ini ia menjelaskan, ekspor pertanian jadi salah satu fokus Kementan apalagi di era pandemi Covid-19.
"Pertanian jadi salah satu sektor yang tidak terpengaruh dan wajib dijaga, serta ditingkatkan kinerja dan produktivitasnya. Kementan berharap peningkatan SDM, profesionalisme, mandiri, dan berdaya saing tinggi," ujarnya.
Sedangkan Ketum FKPPI Dwie Riawenny Nasution mengatakan pihaknya akan mendukung pembangunan sistem percepatan pemulihan ekonomi di bidang pertanian salam hal ketahanan pangan.
Hal tidak jauh berbeda disampaikan Ketum PP KB FKPPI, Pontjo Sutowo.
"Ketahanan pangan di masa pandemi wajib kita kawal dan dukung bersama sama. konsep pangan dari pekarangan adalah salah satu upaya menjaga ketahanan pangan yang dimulai dari lingkup keluarga," katanya. (RO/OL-09)
Amran menilai, praktik penyelundupan pangan sebagai tindakan yang mencederai kepentingan bangsa dan petani.
WAKIL Menteri Pertanian (Wamentan), Sudaryono, memastikan stok dan harga sapi hidup di tingkat produsen tetap terkendali menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) hingga Lebaran tahun depan.
Kementan juga mendiseminasi naskah kebijakan berjudul “Regenerasi Petani untuk Percepatan Pencapaian Swasembada Pangan Berkelanjutan.
PEMERINTAH dalam hal ini Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan harga sapi hidup di tingkat peternak tetap terkendali menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Mentan Andi Amran Sulaiman menegaskan pemerintah tidak akan mentolerir pelaku usaha pangan yang menjual komoditas di atas HET jelang Nataru
KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) akan merehabilitasi 436,99 hektare lahan cabai di Sumatra Utara (Sumut) yang terdampak bencana banjir dan longsor.
SERANGAN organisme pengganggu tanaman (OPT) atau hama tikus yang semakin masif di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, memaksa para petani mengambil langkah ekstrem.
Studi terbaru mengungkap masa depan budidaya alpukat di India. Meski permintaan tinggi, perubahan iklim dan emisi karbon mengancam keberlanjutan panen.
Perdana Menteri Kanada Mark Carney bertemu Presiden Xi Jinping di Beijing. Kunjungan pertama dalam 8 tahun ini menjadi titik balik hubungan kedua negara.
Kalau kita kelompokkan petani pangan, persentase petani yang di atas 55 tahun jauh lebih besar.
Menlu RI Sugiono menegaskan komitmen Indonesia-Turki memperkuat kerja sama industri, produk halal, dan pertanian saat bertemu Presiden Erdogan di Istanbul.
Di sektor pertanian, penerapan pertanian organik dan sistem pertanian yang berkelanjutan menjadi pilihan utama.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved