Selasa 03 Agustus 2021, 23:15 WIB

PLN Sebut EBT Mencapai 13 Persen Per Juni 2021

Mediaindonesia.com | Ekonomi
PLN Sebut EBT Mencapai 13 Persen Per Juni 2021

MI/Ramdani
Ilustrasi- Pembangkit Listrik Tenaga Surya menggantikan diesel yang selama ini memakai solar.

 

Direktur Utama PT PLN (Persero) Zulkifli Zaini menyebutkan bauran pembangkit energi baru dan terbarukan (EBT) telah mencapai 13 persen atau setara 7,9 gigawatt (GW) dari total kapasitas pembangkit sebesar 63 GW per Juni 2021.

"Kami berkomitmen penuh mendukung pemerintah mencapai target bauran energi baru terbarukan nasional sebesar 23 persen tahun 2025," katanya saat deklarasi penyelesaian pembiayaan (financial close) proyek PLTS Terapung Cirata, Jawa Barat, secara daring yang dipantau di Jakarta, Selasa.

Zulkifli mengungkapkan PLN akan terus berupaya memenuhi target bauran tersebut melalui pengembangan beberapa jenis pembangkit energi bersih, di antaranya pembangkit hidro, panas bumi, dan bioenergi.

Dalam draf Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2021-2030, PLN mendorong pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) untuk mengejar target bauran EBT sebesar 23 persen tersebut.

PLTS terapung di Waduk Cirata, Purwakarta, Jawa Barat, menjadi salah satu proyek pengembangan EBT yang digarap PLN bekerja sama dengan perusahaan energi bersih asal Abu Dhabi.

PLTS terapung berkapasitas 145 MW tersebut akan memasuki tahap konstruksi selama 18 bulan dan ditargetkan beroperasi secara komersial pada November 2022.

Proyek yang diperkirakan menelan biaya 145 juta dolar AS tersebut akan menghasilkan listrik 245 GW per tahun yang dapat menerangi sekitar 50.000 rumah dengan tarif sebesar 5,81 sen dolar AS per kilowatt hour.

"Kami berharap pengembangan PLTS Terapung Cirata ini menjadi pemicu dalam pengembangan EBT khususnya PLTS dengan tarif yang kompetitif sebagai bagian dari upaya PLN menghadirkan energi bersih, andal, dan keekonomian yang wajar," ujar Zulkifli.

Sementara itu, Wakil Menteri BUMN Pahala Nugraha Mansury mengharapkan PLTS Terapung Cirata dapat menjadi proyek percontohan dan juga model bagi pengembangan pembangkit EBT di Indonesia.

Menurutnya, PTLS terapung itu tak hanya memberikan manfaat bagi lingkungan dan alam, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap penyediaan tenaga kerja dan learning curve bagi pengembangan energi bersih ke depan.

"Kami berharap PLTS terapung yang akan dibangun di atas Waduk Cirata, Jawa Barat, akan menjadi model yang juga mirip di daerah-daerah lain," ucap Pahala. (Ant/OL-12)

Baca Juga

DOK Pribadi.

Transformasi Perusahaan Reasuransi, Indonesia Re dan Kejagung Teken MoU

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 21 September 2021, 16:01 WIB
Jamdatun Kejagung dapat memberikan kajian dari aspek hukum kepada badan usaha milik negara dan anak perusahaan yang bernaung di bawahnya...
Antara

BI Tahan Lagi Suku Bunga Acuan di Level 3,50%

👤Fetry Wuryasti 🕔Selasa 21 September 2021, 15:26 WIB
Kebijakan terbaru itu menunjukkan bahwa Bank Indonesia telah menahan tingkat suku bunga acuan sebanyak tujuh kali. Bank Sentral berupaya...
Antara

Menkeu: Negara Mencairkan Harta Obligor Senilai Rp109,5 Miliar

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Selasa 21 September 2021, 15:14 WIB
Sebelumnya, pemerintah berhasil menyita harta Kaharudin Ongko, salah satu obligor BLBI, dengan total nilai mencapai Rp109,50...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Awas Banjir Mengancam Kota Jakarta

KEKHAWATIRAN selalu menyelimuti sebagian warga Provinsi DKI Jakarta jika musim hujan kembali datang.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya