Minggu 20 Juni 2021, 15:19 WIB

BSI Pimpin Pembiayaan Sindikasi Syariah Senilai Rp1,8 Triliun

M. Iqbal Al Machmudi | Ekonomi
BSI Pimpin Pembiayaan Sindikasi Syariah Senilai Rp1,8 Triliun

Antara
Pegawai berjalan di Bank Syariah Indonesia (BSI) usai diresmikan di Jakarta, Senin (1/2).

 

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) berpartisipasi dalam Proyek Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) Jalan Tol Serang-Panimbang yang total investasinya mencapai Rp8,5 triliun.

BSI berperan sebagai Joint Mandated Lead Arranger (JMLA) untuk pembiayaan sindikasi syariah, dengan porsi pembiayaan yang terbentuk senilai Rp4,45 triliun terdiri dari porsi syariah Rp1,8 triliun dan porsi konvensional Rp2,65 triliun.

Partisipan pemberi fasilitas Syariah selain BSI, adalah PT SMI (UUS) Usaha Syariah, Bank Aceh, Bank Panin Dubai Syariah, dan BPD Sumatera Utara (UUS). Selain sebagai JMLA, BSI juga berperan sebagai Agen Fasilitas Syariah.

Direktur Wholesale Transaction Banking BSI Kusman Yandi mengatakan pembiayaan ini digunakan oleh PT Wijaya Karya Serang Panimbang untuk pembangunan jalan tol dengan panjang ruas 83 kilometer yang terbagi dalam 3 seksi, di mana terdapat dukungan dari pemerintah untuk membangun seksi 3 sepanjang 33 Km. Dengan demikian porsi WSP adalah seksi 1 dan seksi 2 sepanjang 50 Km.

Jalan tol ini menghubungkan ruas tol Tangerang-Merak dengan lokasi pariwisata Tanjung Lesung. Adanya pembangunan jalan tol ini ditujukan untuk mempercepat pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus di Provinsi Banten.

"Dengan pembiayaan sindikasi ini, BSI berharap dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Provinsi Banten melalui pertumbuhan ekonomi dan menghubungkan ekonomi wilayah di dalam provinsi Banten," kata Yandi, Minggu (20/6).

Yandi mengatakan sindikasi ini merupakan bentuk nyata partisipasi BSI dalam membangun peradaban dan perekonomian bangsa melalui pengembangan infrastruktur yang menghubungkan antarwilayah.

"BSI siap mengemban amanah ini untuk memberikan manfaat yang sebesar-besarnya dan selalu  berkomitmen akan mendukung pengembangan infrastruktur untuk mendorong roda ekonomi Tanah Air. Kepercayaan memimpin sindikasi pembiayaan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi BSI, karena dilakukan dengan sistem syariah," kata Yandi.

Pembiayaan ini juga merupakan upaya BSI dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur yang menjadi Proyek Strategis Nasional.

"Pada sindikasi ini, akad yang digunakan adalah Musyarakah Mutanaqisah yaitu akad kerja sama antara dua pihak dalam kepemilikan aset dengan porsi kepemilikan salah satu pihak berkurang disebabkan adanya pembelian secara bertahap oleh pihak lainnya (hishshah)," ujarnya.

Dirinya mengungkapkan pembiayaan sindikasi merupakan salah satu strategi BSI dalam meningkatkan pembiayaan wholesale. Hingga kuartal I/2021, BSI telah menyalurkan pembiayaan wholesale hingga Rp46,97 triliun.

Pada semester II 2021, BSI akan fokus pada beberapa sektor industri seperti infrastruktur, energi, agribisnis dan telekomunikasi terutama proyek-proyek KPBU sebagai wujud dukungan kepada program pemerintah. (E-3)

Baca Juga

ANTARA

Kementan Peduli Serap Telur Peternak Rakyat

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 16 Oktober 2021, 14:12 WIB
Para pegawai di lingkup Ditjen PKH Kementan khususnya dan lingkup Kementan umumnya, diimbau agar sering membeli telur dari peternak...
Dok.Generali

ROBOARMS, Penyelamat Kinerja Unit Link dari Generali

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 16 Oktober 2021, 13:21 WIB
Hingga 30 September 2021, 97% kinerja porsi investasi nasabah dengan ROBOARMS bisa di atas IHSG bahkan diantaranya bisa mencapai 44% di...
MI/Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden

Jokowi tidak Mau BUMN Sakit Terus-Menerus Disuntik Modal

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Sabtu 16 Oktober 2021, 11:20 WIB
Presiden menginginkan transformasi pengelolaan BUMN agar pengelolaannnya secara profesional dan mampu bersaing...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Risma Marah dan Gaya Kepemimpinan Lokal

ika melihat cara Risma marah di Gorontalo, hal itu tidak terlalu pas dengan norma, etika, dan kebiasaan di masyarakat.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya