Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Indonesia menjajaki peluang kerja sama pariwisata dan ekonomi kreatif dengan Kazakhstan, seperti pembukaan layananan sewa penerbangan (charter) dan wisata halal. Hal ini disampaikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno usai melakukan pertemuan dengan Duta Besar Kazakhstan untuk Indonesia, Daniyar Sareknov, Selasa (15/6).
Rencana charter flight direct itu dari Surabaya dan Bali, Indonesia ke Almaty, Kazakhstan, dan sebaliknya dari Kazakhstan ke Indonesia. Saat ini disebutkan maskapai penerbangan Kazakhstan, Air Astana, telah membuka penerbangan langsung ke beberapa negara Asia, seperti Kuala Lumpur, Bangkok, Hong Kong, Ho Chi Minh City, Seoul, Beijing dan Tokyo.
“Saya sangat optimistis pascapandemi ini kita bisa menghasilkan kerja sama dan saling berkolaborasi dalam mengembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif di kedua negara," kata Sandiaga dalam keterangan resminya, Rabu (16/6).
Soal wisata halal juga dianggap Kemenparekraf memiliki potensi bagus untuk dikembangkan. Kazakhstan dinilai memiliki beberapa tempat-tempat bersejarah Islam di wilayah Turkistan, yang sedang berkembang sebagai kawasan wisata.
Halal businesses pun dibidik menjadi peluang yang potensial untuk menghadirkan bisnis halal seperti hotel, restoran halal. Sehingga, Kazakhstan diproyeksi bisa menarik pengusaha Indonesia untuk berinvestasi mengembangkan usaha halal. Begitupun dengan produk halal, Indonesia bisa mengekspor makanan halal ke Kazakhstan.
"Upaya ini dapat membantu mempromosikan dan menghadirkan pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo di lima destinasi super prioritas," tutur Sandiaga.
Baca juga: Kazakhstan Jajaki Kerja Sama dengan Jatim pada Komoditas Udang
Duta Besar Kazakhstan untuk Indonesia Daniyar Sareknov mengatakan wisatawan Kazakhstan menyukai pantai sebagai destinasi tujuan, karena Kazakhstan dikatakan tidak memiliki banyak pantai. Untuk itu, wisata Indonesia dianggap cocok dengan minat pelancong dari Kazakhstan.
“Saya berharap peluang kerja sama ini dapat dituangkan ke dalam perjanjian G to G atau nota kesepahaman,” ujarnya.
Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), kunjungan wisatawan dari Kazakhstan ke Indonesia pada 2019 sebanyak 9.781 wisatawan. Namun, pada 2020 jumlah wisatawan tersebut mengalami penurunan akibat pandemi covid-19, yakni sebesar 3,671. Dengan adanya peluang kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah wisatawan Khazakstan ke Indonesia.
Kemenparekraf berharap peluang kerja sama ini dapat menjadi tindak lanjut bagi payung kesepakatan di bidang ekonomi yang belum rampung dibahas. Karena kedua negara dikatakan belum memiliki Perjanjian Perlindungan Pajak Berganda, Perjanjian Perlindungan Investasi, dan Perjanjian Perdagangan Bilateral.(OL-5)
Pemprov Sumbar bersama KDEKS akan menggelar Konferensi Wakaf Internasional pada awal November mendatang di Padang.
Sebanyak 89% Muslim Indonesia menempatkan ketersediaan makanan halal sebagai prioritas utama saat bepergian.
Pada 2024 Filipina sukses memikat 5,44 juta wisatawan mancanegara, sebanyak lebih dari seperempatnya atau 27% berasal dari Indonesia.
Sebelumya pada Februari 2024, Taiwan juga telah membuka. Masyarakat dapat memperoleh informasi terbaru tentang pariwisata Taiwan secara langsung.
Archipelago International, jaringan hotel terkemuka di Asia Tenggara dengan kehadiran global, secara resmi meresmikan Aston Pekalongan Syariah Hotel & Conference Center
Acara yang dikemas dalam International Islamic Expo 2024 menjadi sebuah forum pertukaran ide baru antara para praktisi pariwisata muslim,
Joint Venture yang baru dibentuk akan mendorong program modernisasi terintegrasi skala besar untuk meningkatkan operational readiness dan system interoperability TNI.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Jepang melalui NEDO menawarkan beberapa skema kerja sama penelitian untuk menyiapkan industri di bidang energi baru dan teknologi.
Kedua perguruan tinggi menargetkan kontribusi lebih besar menciptakan pendidikan berkualitas bagi industri dan masyarakat.
Inisiatif ini menyoroti pentingnya hubungan budaya dalam kemitraan yang berkelanjutan antara Australia dan Indonesia.
Kemitraan strategis ini menegaskan posisi Todak Academy sebagai salah satu pemimpin regional dalam pengembangan talenta digital masa depan di kawasan ASEAN.
Kerja sama tersebut menjadi tonggak penting penerapan sanksi sosial sebagai alternatif hukuman pidana,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved