Kamis 29 April 2021, 17:30 WIB

Bank DKI Jaga Kualitas Aset dan Kredit

Mediaindonesia.com | Ekonomi
Bank DKI Jaga Kualitas Aset dan Kredit

Dok.Bank DKI
Kartu ATM Bank DKI

 

DI TENGAH  krisis Pandemi Covid-19, Bank DKI masih dapat mencatatkan kinerja yang baik dan tetap tumbuh dengan ketahanan yang cukup kuat. 

Berbagai kebijakan cepat yang dilakukan sebagai respon Pandemi Covid-19 menunjukkan hasil positif dari sisi tingkat kesehatan maupun bisnis perseroan. 

Demikian disampaikan Direktur Utama Bank DKI, Zainuddin Mappa dalam keterangan tertulisnya di Jakarta (28/4).

Direktur Utama Bank DKI, Zainuddin Mappa mengatakan bahwa pandemi Covid-19 memberikan tekanan yang cukup berat bagi perbankan, khususnya di sisi risiko kredit. Oleh sebab itu, Bank DKI menerapkan berbagai inisiatif dan pengelolaan risiko yang efektif untuk menjaga kualitas aset dan bisnis. 

Penyaluran kredit dan pembiayaan di  2020 juga dilakukan dengan sangat selektif dan memperhatikan prinsip kehati-hatian. Per Desember 2020, rasio NPL Gross tercatat sebesar 2,98% dan berada dibawah rata-rata NPL industri perbankan nasional di tahun 2020 sebesar 3,06%. 

Selain itu, untuk menjaga kelangsungan bisnis kedepan, Bank DKI juga telah membukukan pencadangan yang cukup untuk mengantisipasi penurunan kualitas kredit imbas dari pandemi Covid-19. 

Seiring dengan belum pulihnya permintaan kredit sebagai imbas dari pandemi Covid-19 di sepanjang tahun 2020, memberikan tekanan pada pertumbuhan penyaluran kredit dan pembiayaan, yang terkontraksi minus 4,71% (yoy) menjadi sebesar Rp35,66 triliun. 

Penurunan kredit di sepanjang tahun 2020, dikarenakan Bank DKI mengurangi eksposure kredit yang diberikan kepada bank dimana sebelumnya tahun 2019 mencapai sebesar Rp3 triliun menjadi hanya Rp575 miliar di tahun 2020. Adapun kredit yang diberikan kepada sektor riil tetap tumbuh sebesar 1,95% dari semula sebesar Rp34,40 triliun di tahun 2019 menjadi sebesar Rp35,08 triliun di tahun 2020. 

"Bank DKI menjaga kualitas pertumbuhan kredit dengan fokus meningkatkan kredit pada sektor riil, dengan harapan dapat ikut serta mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya sektor riil agar bisa terus tumbuh selama pandemi", ungkap Zainuddin Mappa.

Sementara itu, total aset Bank DKI mencatatkan pertumbuhan yang cukup baik sebesar Rp63,04 triliun, tumbuh 13,39% dibanding tahun 2019 sebesar Rp55,60 triliun. Pertumbuhan aset tersebut utamanya didorong oleh pertumbuhan DPK. 

“Dana Pihak Ketiga mengalami peningkatan 31,16%, dari semula tercatat sebesar Rp37,30 triliun menjadi sebesar Rp48,92 triliun di tahun 2020,” ucap Zainuddin Mappa. 

Total tabungan Bank DKI per Desember 2020 tercatat sebesar Rp11,07 triliun, tumbuh 5,04% dibanding tahun 2019 sebesar Rp10,54 triliun. Adapun untuk giro per Desember 2020 tercatat sebesar Rp11,17 triliun, tumbuh sebesar 46,84% dibanding tahun 2019 sebesar Rp7,61 triliun sementara untuk Deposito tercatat sebesar Rp26,69 triliun, tumbuh 39,30% dibanding tahun 2019 sebesar Rp19,14 triliun.

Berdasarkan data Rasio Keuangan, per Desember 2020, Rasio Kecukupan Modal (CAR) Bank DKI tercatat sebesar 28,05% mengalami peningkatan sebesar 2,27% dari sebelumnya 25,78%. 

Selain itu, rasio Beban Operasional Terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) per Desember 2020 tercatat sebesar 81,99% meningkat 5,98% dari tahun 2019 sebesar 76,01%. Peningkatan tersebut seiring dengan peningkatan beban Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) dalam rangka implementasi PSAK 71 di tahun 2020.

Bank DKI masih memiliki ketahanan yang baik dalam membukukan laba bersih yang masih tercatat positif d sebesar Rp580,6 miliar. 

“Berbagai inisiatif dalam upaya penanganan pandemi Covid-19 dengan tetap mengedepankan pertumbuhan yang berkualitas menjadi fundamental yang baik bagi perseroan untuk menghadapi tantangan di masa yang akan datang”, tutup Zainuddin Mappa. (RO/E-1)

Baca Juga

Antara/Galih Pradipta.

DPR Setujui Anggaran Tahun Depan BNPB Rp1,127 Triliun

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 20 September 2021, 20:17 WIB
Sebanyak Rp331 miliar akan digunakan untuk program...
Dok.PJB

Komit Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan, PJB Raih 16 Penghargaan ISDA 2021

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 20 September 2021, 19:53 WIB
Enam belas penghargaan bagi PJB dalam ISDA 2021 terdiri dari 3 penghargaan pada kategori korporasi dan 11 penghargaan pada kategori...
ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma

Penurunan Kasus Covid-19, Mendorong Tren Penguatan Rupiah

👤Fetry Wuryasti 🕔Senin 20 September 2021, 17:56 WIB
Adanya kenaikan arus modal masuk menyiratkan kepercayaan investor mulai naik, setelah bencana gelombang kedua Covid-19 yang mencatatkan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Bendungan Rakyat

\PEMERINTAH berkomitmen meningkatkan produktivitas hasil pertanian di Tanah Air.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya