Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
PANDEMI covid-19 berdampak signifikan pada pasar dan industri manufaktur. Hal itu mempengaruhi nilai dan perilaku serta bagaimana suatu produk, solusi, dan layanan dilihat dan dievaluasi.
Untuk itu guna mendukung sektor manufaktur di era new normal melalui pemanfaatan teknologi sebagai katalisator rencana pemulihan dan pengembangan bisnis, PT Pamerindo Indonesia berkolaborasi dengan PT Samsung Electronic Indonesia akan menyelenggarakan webinar TechTalk bertema, 'Manufacturing Outlook: New Trends & Opportunities' pada Kamis (29/4).
Baca juga: Investasi Sektor Manufaktur Ditargetkan Capai Rp323,56 Triliun
Events Director PT Pamerindo Indonesia Lia Basyuni mengatakan sebagai penyelenggara pameran industri terkemuka di Indonesia, pihaknya terus beradaptasi, mengembangkan inisiasi, dan berinovasi. Yang paling utama adalah agar bagaimana mereka dapat menjadi solution provider, dengan harapan inovasi dan tersebut dapat mendukung para pelaku industri manufaktur dalam memenuhi kebutuhan industri yang terus berkembang.
Acara yang dikemas melalui platform webinar ini akan membahas tentang tindakan jangka menengah, peluang jangka panjang, dan menghadirkan wawasan bisnis serta solusi bagi industri manufaktur melalui digitalisasi dan optimalisasi teknologi otomatisasi untuk ketahanan dan pengembangan bisnis.
Adopsi solusi mobilitas dapat dioptimalkan untuk meningkatkan operasional bisnis, dengan manajemen supply chain yang terukur dapat menjadi elemen penting dalam meminimalkan risiko operasi bisnis perusahaan dan pabrikan. Pamerindo Indonesia mengundang pelaku dan professional di sektor manufaktur untuk mengikuti webinar ini.
“Saya percaya topik yang akan dibawakan dalam webinar nanti dapat memberi wawasan baru bagi pelaku usaha khususnya di industri manufaktur khususnya supply chain, distribusi, maupun logistik sehingga mampu mengubah tantangan menjadi prospek dan kesempatan baru,” ujar Lia. (RO/A-1)
TRANSFORMASI sektor manufaktur, khususnya manufaktur padat karya, menjadi kunci utama untuk mendorong akselerasi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026.
Terdapat 1.236 perusahaan industri yang menyelesaikan tahap pembangunan pada 2025 dan siap mulai berproduksi untuk pertama kali pada 2026.
Mengawali 2026, kinerja sektor manufaktur Indonesia menguat. Hal ini tercermin dari Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur yang tetap ekspansif dan meningkat ke 52,6 pada Januari 2026.
Tiongkok membidik target ekonomi 4,5-5% pada 2026. Fokus beralih ke kualitas pertumbuhan dan stabilitas domestik guna menghindari stagnasi jangka panjang ala Jepang.
Fokus kebijakan, sebaiknya diarahkan pada segmen industri perakitan, pengujian, dan pengemasan (assembly, testing, and packaging) serta manufaktur komponen pendukung.
PEMERINTAH menyampaikan optimisme bahwa perekonomian Indonesia pada 2026 akan tumbuh solid seiring penguatan fundamental domestik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved