Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
ASOSIASI Semen Indonesia (ASI) memproyeksi di tahun ini konsumsi semen dalam negeri akan meningkat sekitar 7-8 persen. Begitu juga dengan ekspor clinker dan semen diperkirakan akan mengalami kenaikan sebesar 10 persen.
Hal ini dikarenakan adanya peningkatan APBN 2021 untuk infrastruktur sebesar 47,3 persen menjadi Rp414 triliun dan pertumbuhan ekonomi nasional diperkirakan akan meningkat 4-5 persen.
Diketahui, volume penjualan semen domestik sepanjang 2020 tercatat sebesar 62,5 juta ton. Mengacu pada data ASI realisasi ini menurun 10,7 persen yoy dan merupakan pertumbuhan terendah dalam 10 tahun terakhir.
Direktur Utama PT Semen Baturaja (Persero) Tbk, Jobi Triananda Hasjim mengatakan, pihaknya meyakini pada tahun ini penjualan semen akan meningkat. Bahkan meskipun pandemi Covid-19 masih menghantui sejak tahun lalu, namun di tahun ini akan lebih baik.
"Banyak proyek pemerintah yang ditunda karena pandemi Covid-19. Meskipun masih ada proyek yang telah berjalan seperti proyek pembangunan jalan tol Indralaya- Prabumulih, tol Muara Enim-Lubuklinggau-Bengkulu dan proyek lainnya yang masih dilanjutkan mampu membawa pengaruh untuk konsumsi semen di wilayah Sumatra," ujarnya, Selasa (27/4).
Jobi mengatakan, dalam menghadapi situasi yang penuh tantangan tersebut, pihaknya mampu melalui tahun 2020 dengan membukukan kinerja positif. Perseroan menjaga kinerja dengan berbagai inisiatif strategis yaitu efisiensi biaya produksi dan biaya usaha, perbaikan sistem distribusi dan penataan distributor.
Semen Baturaja pun mendorong upaya peningkatan pendapatan melalui penjualan white clay. Hasilnya, perseroan mampu menekan harga pokok secara signifikan dan juga memaksimalkan pendapatan dengan capaian Rp1,72 triliun serta meningkatkan EBITDA menjadi Rp416,4 miliar atau meningkat 2 persen dari tahun 2019.
Selain itu, Perseroan melakukan pengelolaan arus kas secara disiplin dan penetapan prioritas belanja modal sehingga berhasil membukukan Cash From
Operation (CFO) Rp393 milyar di akhir tahun 2020 dan mampu mencatatkan EBITDA margin sebesar 24 persen, jauh diatas pencapaian tahun 2019 sebesar 20 persen.
"Semen Baturaja mampu menunjukan tanggung jawabnya sebagai BUMN dengan memaksimalkan pendapatan di tengah pandemi Covid-19. Tahun 2021 akan menjadi tahun yang lebih optimis dengan adanya upaya akselerasi pemulihan ekonomi nasional yang diharapkan mampu mendorong pertumbuhan sektor infrastruktur yang menjadi sektor utama penyerap semen," pungkasnya. (OL-13)
Baca Juga: Bank BJB Tetap Tumbuh Baik di Masa Pandemi
PT Bank Negara Indonesia (BNI) dinilai berada pada posisi yang lebih siap memasuki 2026 dibandingkan bank-bank besar lainnya.
Anggota Komisi VI DPR RI, Christiany Eugenia Tetty Paruntu, menyoroti penataan manajemen dan arah transformasi baru Garuda Indonesia pascapengangkatan direksi baru.
Citibank Indonesia mencatat laba bersih sebesar Rp2,3 triliun pada kuartal III 2025. Kinerja tersebut ditopang oleh pertumbuhan pendapatan bunga bersih sebesar 10% secara tahunan
PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk membukukan laba bersih Rp594,82 miliar hingga kuartal III-2025.
PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) mencatat kinerja gemilang sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2025.
Bank Jakarta berhasil mencatatkan kinerja keuangan positif hingga triwulan III tahun 2025.
PT Semen Indonesia (SIG) menegaskan komitmennya dalam memperkuat budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
SIG bersama TKPP telah berkolaborasi dalam proyek pengembangan perumahan di Bekasi, Jawa Barat, yang telah dimulai sejak September 2024.
Saat ini, sudah tiga BUMN yang berkolaborasi untuk program 3 juta rumah, yakni PT Semen Indonesia (SIG), PT Bank Tabungan Negara (BTN), dan Perumnas.
SIG menjalankan praktik bisnis terbaik berbasis ESG untuk meningkatkan kapasitas dalam menghadapi tantangan dan mengoptimalkan peluang yang mendukung pembangunan berkelanjutan.
PT Semen Indonesia (SIG) dan PT Pertamina Lubricants berhasil mengembangkan pelumas open gear atau roda gigi terbuka dalam negeri pertama di Indonesia.
Di tengah isu perubahan iklim yang mengakibatkan cuaca ekstrem, SIG berinovasi untuk menjalankan operasional yang ramah lingkungan melalui production excellence.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved