Senin 19 April 2021, 21:08 WIB

RI Bidik UEA dan Qatar soal Pembukaan Pintu Wisatawan

Insi Nantika Jelita | Ekonomi
RI Bidik UEA dan Qatar soal Pembukaan Pintu Wisatawan

Antara
Wisatawan mancanegara mengunjungi kawasan Pantai Batu Bolong, Canggu, Badung, Bali, Selasa (29/12/2020).

 

PEMERINTAH Indonesia berencana membuka koridor perjalanan untuk turis atau travel corridor arrangement (TCA) dengan dua negara di Timur Tengah, yakni Uni Emirat Arab (UEA) dan Qatar.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno dalam Media Briefing secara virtual pada Senin (19/8) menyebut rencana pembukaan wisatawan bagi turis kedua negara tersebut sudah disinggung oleh Menteri Luar (Menlu) Retno Marsudi.

"Ibu Menlu menyebutkan UEA dan Qatar. Dua negara ini sampai hari ini tetap melayani penerbangan dari dan ke Indonesia. Sekarang dalam tahap pembahasan tahap lanjut (soal TCA) dan akan difinalisasi menunggu kesiapan lain," ujarnya.

Sandiaga mengatakan, rencana tersebut masih dibahas antara kementerian/lembaga terkait dan pemerintah daerah. Namun, dia tidak menyebut provinsi mana yang bakal ditunjuk sebagai pembukaan turis asing dari UEA dan Qatar.

Politisi Gerindra itu hanya menekankan, pada pertengahan tahun ini, Bali bersiap membuka pintu bagi wisatawan mancanagera. Ada tiga wilayah di Pulau Dewata yang ditunjuk sebagai percontohan atau pilot project dalam TCA, yakni Ubud di Kabupaten Gianyar, Nusa Dua di Kabupaten Badung, dan Sanur di Denpasar.

"Dua negara tersebut dalam pembahasan bersama yang dipimpin oleh Menlu. (Soal Bali) masih on schedule, jika rencana penerimaan turis Juni atau Juli tercapai, harus meningkatkan protokol kesehatan dan (memasifkan) program vaksinasi," jelasnya.

Selain UEA dan Qatar, Sandiaga menuturkan, Polandia dan Ukraina juga direncanakan pemerintah Indonesia untuk pembukaan koridor perjalanan.

"Kami tunggu sesuai dengan pembahasan dan finalisasi travel corridor arrangement dan kesiapan dalam negeri," pungkas Sandiaga. (E-3)

Baca Juga

Dok. Kredivo

Kredivo Dapat Tambahan Kucuran Lini Kredit US$ 100 Juta dari VPC

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Rabu 23 Juni 2021, 03:00 WIB
CEO Kredio Umang Rustagi mengatakan, pendanaan lini kredit tersebut merupakan yang terbesar bagi Kredivo hingga saat...
Dok. Tokopedia

Dua Pelaku UMKM Bertema Budaya ini Sukses Manfaatkan Platform Digital

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Rabu 23 Juni 2021, 02:30 WIB
Demi meningkatkan penjualan, Caramia pun memanfaatkan platform digital. Dia mengungkapkan saat ini sekitar 60 persen penjualan Tioria by...
Dok. WOM Finance

WOM Finance Targetkan Rp5 Triliun dari Obligasi Berkelanjutan IV Tahap 1

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Rabu 23 Juni 2021, 01:30 WIB
Dana yang didapat dari obligasi akan digunakan sebagai modal kerja WOM Finance untuk menyalurkan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Kereta Api Makassar-Parepare Membangun Ekonomi dan Peradaban

Belanda pernah membuat jalur kereta api Makassar-Takalar, namun sejak Jepang berkuasa jalur itu dibongkar. Dan baru era sekarang, Sulawesi Selatan kembali memiliki jalur  kereta api

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya