Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
COUNCIL of Palm Oil Producing Countries (CPOPC) yang saat ini baru beranggotakan Indonesia dan Malaysia akan menambah negara anggota sebanyak 9-10 negara dari seluruh benua.
"Negara-negara itu mewakili seluruh dunia. Dari Asia ada, Afrika ada, Amerika Latin juga," ujar Deputi I Bidang Kedaulatan Maritim Kementerian Koordinator Maritim Arief Havas Oegroseno di kantornya, Jakarta, kemarin.
Namun, karena masih dalam tahap perundingan, Havas enggan menyebut detail negara-negara yang bakal bergabung.
Saat ini, Indonesia bersama Malaysia menyusun kriteria keanggotaan dan standar CPO dalam CPOPC.
Havas menilai negara yang tergabung dalam CPOPC minimal harus memiliki lahan kebun sawit dengan luas lahan tertentu, mengekspor CPO, dan harus punya tanggung jawab sosial, juga tidak boleh menggunakan lahan gambut serta dilarang menggunakan pupuk yang memberi dampak negatif kepada lahan kelapa sawit.
Menurut Havas, CPOPC menitikberatkan isu terkait kesejahteraan petani sawit kecil, zona ekonomi hijau, penanganan kampanye negatif tentang sawit, dan forum diskusi dengan petani dan LSM.
"Kita akui banyak praktik perkebunan sawit yang tidak berkelanjutan dan kita mau menghentikan itu dengan standar yang sedang kita buat."
Terkait isu lain, Havas menegaskan pada kunjungan Presiden Joko Widodo ke Eropa akhir April mendatang, pemerintah akan kembali membawa isu pajak progresif impor CPO ke Prancis.
Isu itu diwacanakan pula akan dibahas dalam perundingan perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif antara Indonesia dan Uni Eropa.
Saat ini, besaran pajak progresif CPO yang sudah disetujui parlemen Prancis ialah 30 euro per ton pada 2017, 50 euro per ton pada 2018, 60 euro per ton pada 2019, dan 90 euro per ton pada 2020.
"Iya kita akan terus negosiasi sampai tidak ada tambahan pajak. Sekarang kan 103 euro per ton," ujar Havas. (Jes/E-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved