Selasa 06 April 2021, 19:34 WIB

Tahun Lalu Merugi, PT Timah tidak Bagikan Dividen

Fetry Wuryasti | Ekonomi
Tahun Lalu Merugi, PT Timah tidak Bagikan Dividen

Antara
Pekerja menunjukkan hasil pencucian timah di area pengolahan PT Timah Tbk.

 

HASIL Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), PT Timah Tbk (TINS) memutuskan untuk kembali tidak membagikan dividen dari kinerja keuangan periode 2020. 

Sebab, perusahaan masih mencatatkan rugi sepanjang tahun lalu. RUPST juga memutuskan untuk mengangkat kembali Riza Pahlevi Tabrani sebagai Direktur Utama PT Timah.

“Diputuskan, tidak ada pembagian (dividen) dari laba,” ujar Riza dalam konferensi pers, Selasa (6/4).

Dari laporan keuangan, TINS membukukan rugi tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp340,59 miliar pada 2020. Pendapatan ini menyusut 44,28% dibandingkan pada 2019 sebesar Rp611,28 miliar. 

Baca juga: Pembangunan Smelter Rp1,2 Triliun Rampung Tahun Ini

Adapun pendapatan pada 2020 tercatat Rp15,21 triliun, atau turun 21,33% dibandingkan 2019 yang mencapai Rp19,34 triliun.

Perusahaan menekankan bahwa pada 2020, fundamental neraca, arus kas dan rugi sudah semakin mengecil. Sehingga, mereka optimistis terjadi perbaikan kinerja keuangan pada 2021.

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT Timah Wibisono menyebut pihaknya produksi atau pengolahan biji timah mencapai 30 ribu ton per tahun pada 2021. Dari 30 ribu ton biji timah, diharapkan bisa menjadi 34 ribu ton logam.

Baca juga: Sambut Ramadan, PLN Siapkan Diskon Tambah Daya

“Berkaitan dengan jumlah logam, kami akan mengelola dari inventori yang ada, sisa hasil produksi. Itu nanti jumlah produksi logam sebesar 34 ribu. Rencana penjualan sebesar 31 ribu ton,” papar Wibisono.

Berdasarkan laporan konsolidasi tahun lalu, perusahaan berhasil mencatatkan penjualan sebesar 55.782 ton, atau 16,28% dari total konsumsi timah dunia. Menyoroti tujuan ekspor TINS, Asia menempati posisi teratas atau 68%, disusul Eropa 17% dan Amerika 14%. Sedangkan konsumsi domestik hanya berkontribusi 2%.

Khusus kinerja hingga Desember 2020, TINS memproduksi bijih timah sebesar 39.757 ton, atau turun sebesar 51,79% dibandingkan periode 2019 sebesar 82.460 ton. Sebanyak 71,35% hasil produksi diperoleh dari penambangan darat. Sisanya atau 28,65 persen, berasal dari penambangan laut.(OL-11)

Baca Juga

Antara/Fikri Yusuf

Mudik Dilarang, Prokes Ketat di Tempat Wisata Lokal Disiapkan

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 12 April 2021, 23:04 WIB
"Destinasi lokal akan mendapat limpahan kunjungan. Dengan prokes ketat dan disiplin mereka akan mempertimbangkan destinasi wisata...
Dok. KKP

KKP Tangkap 5 Kapal Ilegal Berbendera Vietnam yang Incar CumiĀ 

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 12 April 2021, 23:01 WIB
Direktur Pemantauan dan Operasi Armada KKP Pung Nugroho Saksono menyampaikan, alat tangkap yang digunakan kelima kapal tersebut berupa...
Antara/Muhammad bagus Khoirunnas

Diseminasi Fakta Objektif Kelapa Sawit, BPBPKS Jalin Kolaborasi

👤Despian Nurhidayat 🕔Senin 12 April 2021, 22:07 WIB
Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) menggandeng Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) untuk mendiseminasikan fakta...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Salah Kaprah Salurkan Energi

Kenakalan remaja pada masa lalu hingga masa kini masih ada, bahkan semakin meninggi. Itu terjadi karena remaja sering kali mementingkan solidaritas grup.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya