Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) perdagangan Kamis (1/4) dibuka pada level 5.988, mulai terlihat apresiasi tipis dari penutupan kemarin di level 5.985,52. Pada 15 menit pertama pembukaan, indek bergerak kembali ke zona hijau di level 6015,52 (+0,5%).
Kemarin IHSG ditutup melemah dibayangi oleh kenaikan yield obligasi Amerika Serikat. Selain itu dibayangi kekhawatiran akan BP Jamsostek yang akan merombak porsi investasinya di pasar modal.
"IHSG diprediksi menguat. Pergerakan selama beberapa hari terakhir telah memasuki area oversold menyempit mengindikasikan potensi rebound dalam jangka pendek. Namun masih perlu diwaspadai pergerakan dibayangi sentimen negatif dari global dan domestik," kata Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper, Kamis (1/4).
Baca juga: IHSG Berpeluang Menguat Terbatas
Bursa Amerika Serikat terpantau ditutup bercampur semalam. Indeks Dow Jones ditutup 32.981,55 (-0,26%), Nasdaq ditutup 13.246,87 (+1,54%), S&P 500 ditutup 3.972,89 (+0,36%).
Investor masih dalam posisi wait and see menanti sosialisasi rencana Joe Biden terkait rencana infrastruktur yang memiliki nilai triliunan USD. Selain itu investor juga mengantisipasi data ekonomi yang akan diumumkan pada hari kamis terkait data pengangguran AS dan manufaktur serta konstruksi.
Di sisi lain, bursa Asia dibuka menguat setelah data Tankan business sentiment survei dari Jepang mencapai 5, lebih tinggi dari prediksi yaitu 0. Selanjutnya investor menanti data survei private untuk indeks PMI manufaktur di Tiongkok. Sebelumnya data resmi dari survey PMI pemerintah Tiongkok mencapai 51,9 lebih tinggi dari bulan Februari pada 50,6.(OL-5)
INDONESIA tidak kekurangan uang. Yang kurang adalah arah. Ini bukan gejala siklikal atau persoalan sentimen pasar, melainkan kegagalan struktural.
Tanpa dorongan fiskal awal, ekonomi akan selalu menunggu.
Alih-alih memicu inflasi pangan, program prioritas pemerintah MBG dinilai justru akan menjadi stimulus bagi peningkatan produktivitas nasional dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Berdasarkan data selama bulan Januari hingga Desember 2024, tercatat 38juta kunjungan wisatawan datang ke DIY.
berdasarkan hasil rapat DK OJK yang dilaksanakan pada 1 Oktober lalu menilai sektor jasa keuangan terjaga stabil.
INDONESIA dan Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) telah melaksanakan Putaran Ketiga Perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas antara kedua pihak (Indonesia-GCC FTA).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved