Jumat 05 Maret 2021, 17:35 WIB

Penguatan Properti Berlanjut, Warga Butuh Ruang Usaha

Mediaindonesia.com | Ekonomi
Penguatan Properti Berlanjut, Warga Butuh Ruang Usaha

DOK Pribadi.
.

 

SINYAL kuat pertumbuhan sektor properti berlanjut pada 2021. Saat ini kebutuhan masyarakat terhadap ruang usaha meningkat seiring dengan perkembangan bisnis daring atau online yang telah menjadi suatu kebutuhan.

"Namun konsumen tetap membutuhkan area komersial untuk consumer experience secara langsung," ujar M Nawawi, Direktur Sales & Marketing Paramount Land. Ini dibuktikan lewat penjualan Aniva Junction A Lifestyle Commercial Strip di Paramount Gading Serpong yang terjual habis, bahkan melebihi target tahap 1 sebanyak 94 unit. Kegiatan penjualan Aniva Junction dilakukan secara online (daring) pada Sabtu (27/2).  

Melihat masih tingginya permintaan tahap perdana yang melebihi ekspektasi dan terjual habis, Nawawi menjelaskan pihaknya kembali membuka kesempatan bagi konsumen/investor untuk memiliki Aniva Grande, kompleks ruko yang berada satu lokasi dengan Aniva Junction di Paramount Gading Serpong.  

Sama halnya dengan Aniva Junction, ruko Aniva Grande memiliki keunggulan dan konektivitas (akses) yang sama, berada di jalan tembus Gading Serpong-BSD dan dikelilingi oleh lebih dari 30 klaster yang sudah dihuni dan akan terus berkembang. Saat ini kawasan Aniva Junction telah diramaikan oleh anchor tenants seperti Alfamidi, Bethsaida Clinic, dan Bike Hub, dan akan segera bergabung Korean Restaurants (Omija, Samjin Amook, dan Old Chang Kee), Kong Djie Coffee, Limo Pork, dan Indomaret Fresh.

Aniva Grande diluncurkan dalam jumlah terbatas, yaitu 41 unit, dengan harga yang menarik mulai Rp1,2 miliaran (sudah termasuk PPN) per unit. Ada beragam cara pembayaran yang mudah dan menarik, di antaranya supercash, tunai keras, KPR (angsuran ringan), dan tunai bertahap. Untuk menjaga ketertiban pada saat penjualan secara virtual, setiap konsumen dapat mendaftarkan diri dan melakukan proses booking secara online pada 4 Maret 2021.

"Kami tetap melayani konsumen dengan pelayanan berbasis virtual dan penjualan/pertemuan yang menerapkan protokol kesehatan. Penjualan perdana Aniva Grande akan dilakukan pada 6 Maret 2021 (tanpa melalui proses pengundian urutan pembelian). Kami sangat berterima kasih atas antusiasme dan kepercayaan konsumen terhadap produk Aniva Junction hingga mendapatkan pencapaian yang sangat baik," ujarnya.

Direktur Paramount Land Aryo Tri Ananto mengimbuhkan bahwa kehadiran Aniva Grande menjadi jawaban bagi kaum muda/milenial yang ingin mengembangkan usaha start-up, creative space, dan jenis usaha lain yang cocok untuk pasar anak muda dengan ukuran ruang usaha yang sesuai kebutuhan saat ini. Setiap unit Aniva Grande terdiri dari bangunan dua lantai dengan pilihan denah ukuran standar rata-rata 4,5x9 m2. Ada pula lebar 5-6,5 m dengan panjang bervariasi mulai 12-17 m.

Aniva Grande berada di salah satu sudut Aniva Junction tepatnya di depan Boston Village, dapat dicapai dengan walking distance melalui pedestrian walk dan multiakses antara satu blok dengan blok lain. Untuk kemudahan usaha, Aniva Grande telah dilengkapi solar panel untuk energi listrik hingga 3.000 serta fasilitas AC di setiap lantai.  

Aniva Junction dan Aniva Grande akan menjadi salah satu area komersial dengan tingkat trafik tinggi di wilayah ini karena dilalui oleh lebih dari 6.000 kendaraan setiap hari. Perpaduan dari lokasi yang strategis dengan trafik yang tinggi dikelilingi captive market serta konsep kawasan komersial yang inovatif. (RO/OL-14)

Baca Juga

Antara

Bahlil: Peta Jalan Industri Hilir Selesai, Nilainya US$545,3 Miliar

👤Andhika Prasetyo 🕔Senin 30 Januari 2023, 22:18 WIB
Secara umum, ia mengatakan roadmap itu meliputi 21 komoditas. Prototipe industri hilir nikel yang sudah terbukti berhasil akan dijadikan...
Dok.Ist

Pertimbangkan Banyak Aspek, Penentuan Harga BBM Nonsubsidi Kewenangan Badan Usaha

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 30 Januari 2023, 21:53 WIB
Kebijakan penyesuaian BBM non-PSO secara fkultuasi mengikuti penurunan harga minyak dunia...
MI/Susanto

Holding BUMN IFG Cetak Laba Rp3,44 Triliun

👤Ficky Ramadhan 🕔Senin 30 Januari 2023, 21:49 WIB
Sepanjang 2022, Holding BUMN Asuransi dan Penjaminan (IFG) membukukan pendapatan usaha sebesar Rp10,5 triliun atau naik 20% dibandingkan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya