Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
SEMALAM bursa AS tutup variatif semalam. Indeks Dow Jones ditutup 31.521,69 (+0,09%), Nasdaq ditutup 13.533,05 (-2,46%), S&P 500 ditutup 3.876,5 (-0,77%). Investor AS masih cukup cemas dengan imbal hasil obligasi AS yield US Treasury tenor 10 tahun, yang terus meningkat akan dapat mengurangi daya tarik saham terhadap investor lainya.
Obligasi AS 10-year bond yield terus meningkat dari 1,09% pada 1 Feb 2021 mencapai 1,37% pada 22 Feb 2021. Kenaikan bond yield menjadikan pasar saham kurang atraktif.
Pemerintah Indonesia telah menghapus istilah Daftar Negatif Investasi dan menetapkan Daftar Positif Investasi. Bidang usaha yang dibuka sebanyak 1,700 dengan aturan dibawah Rp 10 miliar hanya untuk UMKM, sementara modal asing di atas Rp10 miliar.
baca juga: PPh Bunga Obligasi Turun jadi 10%
"Hari ini indeks Nikkei libur memperingati Emperor’s Birthday, sementara pagi ini Indeks Kospi dibuka dan diperdagangkan di zona negatif -0,9%. Minim sentimen, IHSG diperkirakan rawan tertekan," kata Head of Equity Research Samuel Sekuritas Indonesia Suria Dharma, Selasa (23/2).
Sedangkan investor di Asia akan menanti data ekonomi dan laporan keuangan dari Tiongkok. (OL-3)
IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka menguat pada perdagangan Selasa (3/3) di tengah sikap pelaku pasar yang masih mencermati perkembangan konflik di Timur Tengah
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka menguat pada perdagangan Selasa, 3 Maret 2026.
Di tengah ketidakpastian pasar, berikut rekomendasi saham sektor energi dan emas yang menarik untuk dicermati hari ini. Peluang investasi di tengah volatilitas.
IHSG tertekan tajam 2,65% pada 2 Maret 2026 akibat eskalasi konflik AS-Iran yang memicu lonjakan harga minyak dan emas.
Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jeffrey Hendrik, mengingatkan para investor untuk tetap bersikap rasional di tengah konflik Timur Tengah.
Pasar saham akan dibayangi sentimen risk off. Hal itu menyusul memburuknya situasi geopolitik di Timur Tengah pascaserangan terkoordinasi AS-Israel terhadap Iran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved