Senin 25 Januari 2021, 14:30 WIB

ORI019 Diluncurkan untuk Pemulihan Ekonomi dan Kesehatan Indonesia

M. Iqbal Al Machmudi | Ekonomi
ORI019 Diluncurkan untuk Pemulihan Ekonomi dan Kesehatan Indonesia

MI/M IRFAN
Pemerintah menetapkan hasil penjualan Obligasi Negara Ritel seri ORI 018 sebesar Rp12,97 triliun.

 

DIREKTUR Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, Luky Alfirman, menyebutkan penawaran Obligasi Negara Ritel seri ORI019 kali ini untuk membangun optimisme di awal 2021 ini bahwa pemulihan kesehatan, ekonomi, investasi, maupun aspek lainnya dapat segera terjadi.

"Pemerintah membuka kesempatan bagi masyarakat untuk bersama-sama memulihkan negeri ini, sekaligus berinvestasi pada instrumen yang aman dan menguntungkan yaitu ORI019," kata Luky saat launching ORI019 Pulihkan Negeri, Bangkitkan Investasi secara virtual, Senin (25/1).

Baca juga: Investor Milenial Bisa Bantu Biaya Pembangunan

ORI019 merupakan Surat Berharga Negara (SBN) ritel pertama yang ditawarkan kepada masyarakat di tahun 2021 dari total enam seri SBN ritel yang direncanakan untuk diterbitkan sepanjang tahun ini.

Untuk masa penawaran dimulai sejak 25 Januari pukul 09.00 dan ditutup pada 18 Februari 2021 pukul 10.00 WIB. Minimum pemesanan sebesar Rp1 juta dan maksimal Rp3 miliar.

Bentuk dan karateristik obligasi tanpa warkat. Dapat diperdagangkan di pasar sekunder dan hanya antar investor domestik/lokal yang mengacu pada digit ketiga kode Nomor Tunggal Identitas Pemodal.

"Masyarakat yang berminat untuk berinvestasi di ORI019 saat ini sudah dapat melakukan registrasi dengan cara menghubungi 26 mitra distribusi yang telah ditetapkan melayani pemesanan pembelian secara langsung melalui sistem elektronik," ujar Luky.

Sebanyak 26 Mitra distribusi tersebut diantaranya yakni PT Bank Central Asia Tbk, PT Bank Mandiri Persero Tbk, PT Bank Negara Indonesia Persero Tbk, PT Bank Permata Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk, PT Bank Tabungan Negara Persero Tbk, PT Bank Maybank Indonesia Tbk.

Selanjutnya PT Bank CIMB Niaga Tbk, PT Bank OCBC NISP Tbk, PT Bank Panin Tbk, PT Bank DBS Indonesia, PT Bank HSBC Indonesia, PT Bank UOB Indonesia, PT Bank Commonwealth, PT Bank Danamon Indonesia Tbk, PT Bank Victoria International Tbk, Bareksa Portal Investasi,

PT Trimegah Sekuritas Indonesia, PT BRI Danareksa Sekuritas, PT Bahana Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, PT Star Mercato Capitale, PT Nusantara Sejahtera Investama, PT Investree Radhika Jaya, PT Mitrausaha Indonesia Group, dan PT Lunaria Annua Teknologi. (OL-6)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Fauzan

Kemendag Jamin Harga Tahu Tempe di Bulan Maret Stabil

👤M Iqbal Al Machmudi 🕔Selasa 02 Maret 2021, 09:18 WIB
Kementerian Perdagangan menjamin stok kedelai bulan Maret 2021 masih cukup untuk memenuhi kebutuhan industri tahu dan tempe nasional dengan...
MI/Supardji Rasban

Pertamina Kasih Diskon Rp300 Pertamax Series, Begini Syaratnya

👤M. Sholahuddin Azhar 🕔Selasa 02 Maret 2021, 06:00 WIB
Diskon tersebut berlaku untuk produk Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex. Pelanggan bisa memanfaatkan diskon di seluruh...
ANTARA FOTO/Fikri Yusuf

Bali Dapat Prioritas Vaksin Sektor Pariwisata

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 02 Maret 2021, 05:53 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menyatakan Bali diberikan prioritas mengenai vaksin di sektor pariwisata dan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya