Selasa 12 Januari 2021, 12:02 WIB

Masyarakat Didorong Beli Produk Buatan Indonesia

Despian Nurhidayat | Ekonomi
 Masyarakat Didorong Beli Produk Buatan Indonesia

Antara
Pengunjung mengamati produk kerajinan UMKM saat Peluncuran Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia 2021 di Badung, Bali, Senin (11/1).

 

GERAKAN Nasional Bangga Buatan Indonesia merupakan upaya pemerintah untuk membantu usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk tetap bertahan di tengah dampak covid-19. Dengan gerakan ini, masyarakat Indonesia didorong untuk membeli produk-produk buatan Indonesia.

"Dengan begitu, kita harapkan omzet penjualan UMKM akan semakin meningkat. Kita meyakini itu, meski daya beli masyarakat juga tengah menurun," ungkap Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki dilansir dari keterangan resmi, Selasa (12/1).

Lebih lanjut, Teten menambahkan bahwa jumlah penduduk Indonesia yang sangat besar, hampir 300 juta jiwa, menjadi satu peluang besar yang bisa dioptimalkan.

“Jika kita semua membeli kebutuhan sehari-hari menggunakan produk Indonesia, itu bisa membuat UMKM kita bertahan di tengah pandemi," sambungnya.

Di samping itu, pemerintah juga ingin semakin banyak produk UMKM yang terhubung dengan ekosistem digital. Salah satu strategi gerakan ini adalah menghubungkan para pelaku UKM dengan berbagai penyedia platform online marketplace.

“Target kita sebesar 30 juta pelaku usaha sampai tahun 2024 mendatang. Saat ini, baru sekitar 10,26 juta pelaku UMKM yang on boarding ke digital," kata Teten.

Menurut Teten, produk-produk UMKM yang unggul seperti home decor, kriya, makanan dan minuman, dan sebagainya, menjadi lebih berpeluang ke pasar global dengan masuk ke pasar digital.

"Sekarang dengan kita menguasai pasar digital dalam negeri, dengan sendirinya kita memiliki akses ke pasar global," lanjutnya.

Oleh karena itu, Teten menekankan bahwa peluncuran gerakan nasional ini menjadi sangat penting dan strategis bagi pelaku UMKM di seluruh Indonesia.

“Terutama ini diadakan di Bali dan kita harapkan Bali segera pulih," tuturnya.

Sementara itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan bahwa Indonesia adalah negara besar dengan banyak potensi produk lokal yang patut didukung keberadaannya.

"Gerakan ini bertujuan mendorong national branding produk lokal unggulan melalui kurasi UMKM Top Brand yang bangkit dan tumbuh. Sehingga, menciptakan industri baru dan mendorong pertumbuhan ekonomi," ucap Budi.

Budi menambahkan, gerakan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan rasa bangga dan pro produk lokal bagi konsumen Indonesia.

"Pada akhirnya, dapat mempercepat perputaran siklus ekonomi lokal, memperbaiki daya beli masyarakat, dan mendorong kebangkitan ekonomi pascapandemi," sebutnya.

Gerakan nasional Bangga Buatan Indonesia ini juga merupakan kolaborasi dari seluruh komponen. Mulai dari Kementerian dan Lembaga, seluruh UMKM di Indonesia, para top brand pelatih UMKM, serta media massa.

Baca Juga

Ist/Sariraya

Kerja Sama RI-Jepang, Peluang UMKM Kembangkan Bisnis ke Jepang

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 24 Januari 2021, 20:34 WIB
Duta Besar Republik Indonesia untuk Jepang Heri Akhmadi pelaku UMKM agar memanfaatkan peluang dari perjanjian perdagangan dan...
DOK BRI

Rangkul Fans MLBB, BRI Rilis BRIZZI Edisi Spesial Mobile Legend

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 24 Januari 2021, 18:38 WIB
Saat ini BRIZZI telah menjadi salah satu alat pembayaran atau e-wallet bagi banyak...
Antara

Februari, Daging Sapi Impor Masuk Indonesia

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Minggu 24 Januari 2021, 15:04 WIB
Kementan menyebutkan impor daging sapi bakalan akan datang pada Februari 2021. Upaya impor tersebut untuk menjaga stabilitas harga dan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya