Senin 11 Januari 2021, 04:45 WIB

BNI Penuhi Kebutuhan Keuangan di Wilayah PPKM

(Mir/Ant/E-1) | Ekonomi
BNI Penuhi Kebutuhan Keuangan di Wilayah PPKM

ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/aww.
Petugas Customer Service melayani nasabah di Kantor Cabang BNI Mega Kuningan, Jakarta, Kamis (31/12/2020).

 

PT Bank Negara Indonesia (persero) Tbk tetap memenuhi kebutuhan transaksi keuangan nasabah di wilayah yang menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di DKI Jakarta dan 23 kabupaten/kota di Jawa dan Bali pada 11-25 Januari 2021.

"Kami menyesuaikan dengan instruksi pemerintah yang menetapkan sektor-sektor esensial tetap beroperasi 100% dengan pengaturan jam operasional, kapasitas, dan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat," kata Corporate Secretary BNI Mucharom di Jakarta, kemarin.

Pemerintah menetapkan sektor keuangan merupakan salah satu sektor jasa esensial yang tetap beroperasi.

BNI, lanjut dia, siap memberikan pelayanan perbankan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

BNI telah mengatur agar terdapat keseimbangan antara optimalisasi pelayanan dan keamanan bagi pegawai serta nasabah mereka dalam bertransaksi.

"Kami juga menerapkan pembagian sif kerja pegawai dan jam operasional yang lebih pendek di area zona merah. Outlet di zona merah beroperasi pada pukul 09.00-15.00, sedangkan di area nonzona merah mulai pukul 08.00-15.00 waktu setempat," ujarnya.

BNI mengimbau nasabah untuk mengoptimalkan penggunaan layanan pada kanal elektronik atau e-channel BNI sehingga dapat tetap bertransaksi dari mana saja dan kapan saja dengan aman.

 

Pasokan Listrik

PLN juga siap menjaga pasokan listrik guna mendukung aktivitas masyarakat selama periode PPKM.

"Kami menyadari, dalam kondisi PPKM, masyarakat dituntut untuk tetap berada di rumah, tentu kehadiran listrik sangat penting agar masyarakat tetap dapat produktif dan beraktivitas dengan nyaman di rumah," tutur Direktur Bisnis Regional Jawa Madura dan Bali PLN Haryanto WS melalui keterangan resmi, kemarin.

Saat ini, kata dia, sistem kelistrikan Jawa-Bali memiliki daya mampu mencapai 37 ribu megawatt (Mw) dengan beban puncak sekitar 26 ribu Mw, terdapat cadangan daya sekitar 11 Mw.

Untuk menjaga pasokan listrik tetap andal selama PPKM diberlakukan, PLN telah menyiagakan personel yang bertugas di unit-unit kritis seperti pembangkit, transmisi, pengatur beban dan distribusi, layanan Call Center 123, command center, pelayanan pelanggan dan posko pelayanan teknik tetap akan bekerja di unit kerja masing-masing.

Jika membutuhkan layanan PLN, pelanggan juga dapat memanfaatkan aplikasi PLN Mobile yang tersedia pada Play Store atau App Store, mulai penambahan daya, pembayaran tagihan atau pembelian token listrik, pencatatan meter mandiri, hingga layanan pengaduan pelanggan. (Mir/Ant/E-1)

Baca Juga

Antara/Andreas Fitri

Populasi UMKM Besar, Namun Kredit di Perbankan Baru 19%

👤Despian Nurhidayat 🕔Jumat 26 Februari 2021, 10:30 WIB
Idealnya dengan populasi UMKM yang sangat besar di Indonesia, rasio kredit untuk sektor tersebut bisa mencapai 22-30% per...
Ist

Penghargaan Public Leader Kepada Menteri BUMN Patut Diapresiasi

👤mediaindonesiai.com 🕔Jumat 26 Februari 2021, 10:27 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir dinilai sebagai salah satu pemimpin publik yang memiliki kinerja inovatif selama pandemi Covid-19. Selama...
MI/ BARY FATHAHILAH

Kredivo Alokasikan US$ 100.000 untuk Perluas Tes PCR di Indonesia

👤Despian Nurhidayat 🕔Jumat 26 Februari 2021, 08:57 WIB
Kredivo, platform kredit digital untuk konsumen ritel Indonesia menggandeng Genomik Solidaritas Indonesia (GSI Lab) untuk memperluas dan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya