Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo menyebut sinyal positif perekonomian nasional semakin jelas terlihat.
Setelah mengalami masa suram di triwulan kedua dengan pertumbuhan ekonomi -5,32%, Indonesia mampu bangkit di triwulan ketiga. Meski masih di zona negatif, pertumbuhan ekonomi nasional sudah bergerak naik ke level -3,49%.
"Artinya kita telah melewati titik terendah. Sekarang kita berada di titik balik menuju membaik, tren positif membaik," ujar Jokowi di Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2020, Kamis (3/12).
Baca juga: Jokowi Yakin Pengelolaan Laut Berkelanjutan Dapat Pulihkan Ekonomi
Selain itu, kinerja bagus juga dicatatkan industri pengolahan pada Oktober lalu. Sektor yang merupakan kontributor terbesar PDB itu mampu mencatat ekspor US$11,79 miliar atau tumbuh 2,08% dari bulan sebelumnya
Dari sisi pasar modal dan keuangan, kinerja IHSG dan nilai tukar rupiah juga menunjukkan penguatan. IHSG berada di level 5.522 dan kurs rupiah terhadap AS tercatat Rp14.050 per 17 November 2020.
"Perbaikan kinerja IHSG terdorong oleh peningkatan indeks saham sektoral. Sektor industri dasar mengalami pemulihan indeks saham terbesar sejak penurunan tajam di 24 Maret 2020 lalu," terang presiden.
Semua momentum pertumbuhan yang positif itu, lanjut kepala negara, sebisa mungkin harus terus dijaga.
Protokol kesehatan harus tetap dijalankan secara ketat karena sejatinya perekonomian bisa bangkit jika kesehatan masyarakat terjaga.
"Kita harus tetap hati-hati, tidak boleh lengah. Kita harus terus disiplin menerapkan protokol kesehatan," tegas Jokowi.
Ia tidak ingin ada kegiatan-kegiatan yang melanggar protokol kesehatan hingga akhirnya memunculkan risiko terjadinya peningkatan kasus covid-19 di Tanah Air.
"Kita harus waspada. Jangan sampai terjadi gelombang kedua karena itu akan sangat merugikan upaya dan pengorbanan yang telah kita lakukan. Kita harus fokus untuk bergerak ke depan, fokus pada upaya-upaya untuk keluar dari pandemi. Mempersiapkan vaksin dan program vaksinasi dengan cermat agar kita bisa bangkit dan pulih dari pandemi," tandasnya. (OL-1)
Harga emas global dan Antam turun pada 17 Februari 2026. Prediksi untuk Rabu, 18 Februari, diperkirakan stabil atau berpotensi rebound tipis dengan harga Antam Rp2,96–3,05 juta per gram.
Firman Soebagyo kritik impor garam Australia dan nilai pemerintah lemah lindungi petani lokal. Komisi IV DPR desak bangun industri garam nasional.
Presiden RI Prabowo Subianto mengungkapkan kekhawatirannya terhadap adanya pihak-pihak tertentu yang dinilai berupaya melemahkan Indonesia dan menghambat langkah bangsa.
Pemprov DKI Jakarta memprediksi lonjakan kebutuhan pangan jelang Ramadan dan Idulfitri 2026, terutama telur ayam, daging, bawang merah, dan minyak goreng.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan stok pangan nasional surplus dan aman hingga Idulfitri 2026.
Ini tentunya mesti diuji, baik di tingkat konsep maupun fakta sehingga kita bisa berharap semua itu menjadi nyata bagi upaya meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved