Rabu 25 November 2020, 09:22 WIB

Singapore Airlines Terbitkan Obligasi 10 Tahun Senilai S$500 Juta

Basuki Eka Purnama | Ekonomi
Singapore Airlines Terbitkan Obligasi 10 Tahun Senilai S$500 Juta

AFP/ROSLAN RAHMAN
Pesawat milik Singapore Airlines diparkir di Bandara Changi, Singapura.

 

SINGAPORE Airlines (SIA) telah berhasil mengumpulkan S$500 juta melalui Penambahan Modal melalui penerbitan obligasi 10 tahun terbaru.

Penawaran tersebut diluncurkan dengan ukuran penawaran sebesar S$300 juta sebagai tanggapan atas pernyataan minat awal dan dinaikan menjadi S$500 juta setelah minat yang kuat terlihat dari sekelompok investor swasta terpilih. Obligasi 10 tahun akan memiliki kupon kompetitif sebesar 3,5% per tahun.

Bank DBS dan United Overseas Bank bertindak sebagai manajer utama bersama untuk hal ini.

Baca juga: Pacu Pemulihan Ekonomi, Menko Luhut Apresiasi CEO Networking 2020

Penerbitan itu semakin memperkuat posisi likuiditas perusahaan dan hasilnya akan digunakan untuk tujuan umum termasuk pembiayaan kembali pinjaman yang ada.

“Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada investor atas dukungan mereka untuk penerbitan obligasi ini, setelah penerbitan obligasi konversi yang sangat sukses baru-baru ini. Hal ini mencerminkan keyakinan kuat yang dimiliki investor terhadap kemampuan Singapore Airlines untuk menghadapi tantangan jangka pendek dan muncul sebagai pemimpin dalam industri penerbangan,” ucap Chief Executive Officer Singapore Airlines Goh Choon Phong.

Seperti yang ditunjukan dalam laporan keuangan tengah tahun, diskusi positif juga telah terjadi pada transaksi jual dan sewa kembali pesawat dan perusahaan akan terus mencari cara lain untuk memperkuat likuiditasnya jika diperlukan.

Sejak awal tahun finansial 2020/2021, termasuk penerbitan hari ini, Singapore Airlines telah mengumpulkan sekitar S$12,7 miliar dalam likuiditas tambahan.

Hal ini termasuk S$8,8 miliar dari SIA yang berhasil menerbitkan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu, S$2 miliar dari pembiayaan terjamin, S$850 juta melalui penerbitan obligasi konversi baru-baru ini, dan lebih dari S$500 juta melalui jalur kredit baru berkomitmen dan pinjaman tanpa jaminan jangka pendek.

Termasuk jalur kredit baru, SIA akan terus memiliki akses ke lebih dari S$2,1 miliar jalur kredit berkomitmen.

Untuk periode hingga Juli 2021, perusahaan juga memiliki opsi untuk mengumpulkan hingga S$6,2 miliar obligasi konversi wajib tambahan yang akan menyediakan likuiditas lebih lanjut jika diperlukan. (RO/OL-1)

Baca Juga

MI/Panca Syurkani

Citilink Layani Penerbangan Padang-Medan Empat Kali dalam Sepekan

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 19 Januari 2021, 23:30 WIB
Setiap hari Senin, Selasa, Kamis, dan...
Antara

40 Ton Beras Diangkut dari Sulteng dengan Tol Laut ke Sulut

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 19 Januari 2021, 23:21 WIB
Program Tol Laut yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo bertujuan untuk menghubungkan pengangkutan logistik...
Dok Sentosa Park

Fasilitasi KPR, Sentosa Park Gandeng Bank Mandiri

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 19 Januari 2021, 22:20 WIB
Sentosa Park menandatangani perjanjian kerja sama dengan Bank Mandiri terkait penyediaan pembiayaan KPR bagi calon...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya