Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

SIMURP Ubah Pola Pikir Petani dalam Bercocok Tanam

Mediaindonesia.com
21/11/2020 09:37
SIMURP Ubah Pola Pikir Petani dalam Bercocok Tanam
Para petani diharapkan proaktif dalam mengikuti Strategic Irrigation Modernization and Urgent Rehabilitation Project (SIMURP).(Dok. Kementan)

MENTERI Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan, Strategic Irrigation Modernization and Urgent Rehabilitation Project (SIMURP) bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani.

Menurut dia, SIMURP memiliki banyak keuntungan atau sisi positif. Misalnya saja mengubah pola pikir para petani serta pola bertani baik dari cara tanam, pengolahan, penggunaan bahan pupuk kimia, termasuk pola tanam dari penggunaan hambur padi ke jajar legowo.

Baca juga: Mentan: Pemenuhan Pangan Perlu Kebijakan yang Tepat
 
"SIMURP bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani, khususnya di sekitar daerah irigasi. Ini juga alasan mengapa petani harus menyerap ilmu," ujar Syahrul dalam keterangan Sabtu (21/11/2020).

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi membenarkan tentang pentingnya SIMURP. Menurut dia, SIMURP memang memberikan pemahaman mengenai cara pertanian yang efektif dan efisien serta ramah lingkungan. 

Oleh karena itu, para petani diharapkan proaktif dalam mengikuti program tersebut. "Serap ilmunya dan terapkan di lahan sendiri agar bisa meningkatkan produktivitas,” katanya.

Penyuluh di Karang Agung Ilir, Banyuasin, Sumatra Selatan, Rafanal Arif, mengatakan SIMURP memang ditujukan untuk para petani.

“Saat ini petani baru mencoba perubahan tersebut. Tapi target semua itu untuk petani sendiri. SIMURP akan turut meningkatkan produktivitas,” terangnya.

Baca juga: Gebrakan Mentan Syahrul Sediakan Pangan Rakyat

Ketua Kelompok Tani Mawar Sek, Suharta, mengatakan pihaknya berterima kasih kepada tim SIMURP yang hadir di Balai Pelatihan Pertanian (BPP) Karang Agung Ilir. 

“Kami berharap program SIMURP juga dikembangkan lagi. Sekarang petani kompak tanam IP 100 dengan cara jajar legowo. SIMURP juga mengubah cara tanam yang biasanya tanam tabur, sekarang tanam jajar legowo,” tutupnya. (RO/A-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya