Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

TIM IPDMIP Tinjau Perkembangan Pertanian di Daerah Irigasi

Mediaindonesia.com
11/11/2020 18:58
TIM IPDMIP Tinjau Perkembangan Pertanian di Daerah Irigasi
Tim DPIU meninjau perkembangan pertanian di Daerah Irigasi Deker, Kecamatan Soko.(Dok. Kementerian Pertanian)

TIM District Project Implementation Unit Integrated Participatory Development and Management Irrigation Program (DPIU IPDMIP) Tuban Jawa Timur memantau perkembangan pertanian di wilayah tersebut. Tim DPIU meninjau perkembangan pertanian di Daerah Irigasi Deker, Kecamatan Soko. Mereka juga melakukan pertemuan di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Tambakboyo.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian Dedi Nursyamsi menyambut baik kegiatan yang dilakukan Tim DPIU IPDMIP Tuban. "Mereka bisa menyaksikan langsung perkembangan pertanian di daerah irigasi yang merupakan daerah IPDMIP sekaligus memantau penerapan ilmu oleh petani yang mengikuti kegiatan IPDMIP, ” kata Dedi dalam keterangan, Rabu (11/11/2020).

Ia menambahkan, kunjungan Tim DPIU IPDMIP Tuban merupakan salah satu metode penyuluhan yang efektif. Pasalnya, mereka dapat melihat dan mendengar penjelasan secara langsung dari petani yang telah berhasil setelah menerapkan teknologi yang direkomendasikan di desa yang dikunjungi. "Cross village visit atau kunjungan antardesa merupakan kegiatan yang sangat bermanfaat," tegasnya. 

Hadir dalam kegiatan ini petani peserta SLP, petani DI Deker, penyuluh pertanian kecamatan, staf lapangan dan Tim IPDMIP kabupaten. Dari kunjungan ini didapat informasi pola tanam petani klutuk selama setahun adalah padi-padi-jagung. Dalam satu tahun bisa tanam tiga kali. Pada musim kemarau, komoditas Jagung memiliki keuntungan lebih besar. 

Dengan kegiatan kunjungan ini, terjalin interaksi antarpetani sehingga petani juga dapat memperoleh wawasan dan belajar dari pengalaman petani lain apabila tidak menerapkan teknologi yang direkomendasikan.

Dari kunjungan ini didapat informasi perihal pola tanam petani klutuk selama setahun adalah padi-padi-jagung. Jadi, dalam satu tahun bisa tanam tiga kali. Pada musim kemarau ini dipilih komoditas jagung karena memiliki keuntungan lebih besar. 

Budidaya jagung yang dilakukan masih menggunakan cara konvensional. Jarak tanam 40x40x60 dengan jumlah benih 2 benih per lubang. Jagung yang ditanam oleh petani klutuk adalah jagung perkasa karena tahan penyakit bulai. Petani klutuk juga sudah mulai banyak yang menggunakan POC dan pestisida nabati. (RO/A-3) 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya