Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
TUMBUHNYA sektor pertanian di triwulan III tahun ini sebesar 2,15% dinilai luar biasa karena pada waktu bersamaan capaian sektor usaha lain negatif.
“Kondisi belum sepenuhnya normal, tetapi saya pikir ini positif di tengah sektor lain yang tumbuh negatif. Sektor pertanian didukung permintaan yang stabil terutama komoditas hortikultura dan perkebunan di pasar dalam negeri maupun ekspor,” kata Direktur Eksekutif Indef Tauhid Ahmad ketika menanggapi data BPS terkait kinerja sektor pertanian tersebut melalui keterangan tertulis, Sabtu (7/11).
Kendati demikian, lanjut Tauhid, pemerintah perlu membenahi kontraksi pada subsektor peternakan dan perikanan yang turun akibat melemahnya permintaan dari perhotelan dan restoran.
“Perlu kerja keras mengingat di triwulan II 2020 pertumbuhan sektor pertanian mencapai 2,19%. Kontribusi subsektor tanaman pangan yang positif mengalami gejala penurunan permintaan seiring melemahnya daya beli masyarakat,” ujar Tauhid.
Dalam rilis yang disampaikan Kamis (5/11), BPS mencatat pertumbuhan sektor pertanian salah satunya ditopang oleh kinerja ekspor produk-produk pertanian pada Januari-September sebesar US$2,82 miliar atau meningkat 9,7% jika dibandingkan dengan di periode sama tahun sebelumnya senilai US$2,57 miliar.
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo sebelumnya mengemukakan pihaknya terus mendorong ekspor melalui program gerakan tiga kali ekspor. Pada periode Januari-Agustus ekspor pertanian tercatat sebesar 8,82% dengan nilai Rp258 triliun. Bahkan di September 2020, ekspor pertanian naik 20,84% secara bulanan sehingga memberikan kontribusi sebesar 3% dari total ekspor Indonesia.
“Kita tidak boleh puas. Ini menjadi tolok ukur bahwa dengan visi-misi kuat yang kita kerjakan, pertanian bisa jauh lebih baik dengan ada kebersamaan di dalamnya,” ungkap Syahrul.
Kementan juga berupaya membangun korporasi petani dengan mengembangkan model industri hulu ke hilir melalui peningkatan kapasitas petani lewat pembentukan Kelembagaan Ekonomi Petani (KEP).
“Pemerintah tidak hanya memberikan bantuan prasarana dan sarana produksi, tetapi juga permodalan melalui dana KUR untuk petani,” lanjut Mentan Syahrul.
Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementan Kuntoro Boga Andri menambahkan, kegiatan panen raya padi kedua yang masih berlangsung di sejumlah daerah mampu memenuhi kebutuhan beras hingga akhir 2021. Kondisi itu dapat terlihat dari produksi beras Januari-September 2020 yang mencapai 26,06 juta ton.
Potensi wilayah
Di sisi lain, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengemukakan pemerintah berupaya meningkatkan daya saing produk pertanian, perkebunan, dan peternakan di pasar global dengan memperbesar skala usaha melalui integrasi area produksi dari hulu ke hilir.
“Tentu dengan memasukkan unsur teknologi, modal, dan akses distribusi sehingga bisa mendekatkan petani ke pasar,” kata Airlangga dalam webinar tentang pangan dan gizi secara berkelanjutan di Jakarta, Sabtu (7/11).
Strategi yang ditempuh berupa pemetaan lahan dan potensi produk setiap wilayah (one village one product) dan pengembangan kemitraan hulu ke hilir. Lalu akses pembiayaan melalui KUR, penerapan teknologi, dan kemudahan pembentukan koperasi maupun persero an terbatas. “Model kemitraan hortikultura berorientasi ekspor dilakukan di Kabupaten Bener Meriah, Tanggamus, Garut, Jembrana, Bondowoso, Blitar, Jombang, dan Banyuwangi,” tandas Airlangga. (AD/Ant/X-3)
PT Pupuk Indonesia (Persero) melibatkan ribuan inovator dari dalam dan luar negeri untuk mendorong transformasi pertanian nasional melalui penyelenggaraan FertInnovation Challenge 2025.
BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat penyerapan tenaga kerja nasional menunjukkan tren membaik pada November 2025.
Fastrex hadir sebagai solusi atas sulitnya mobilisasi hasil panen di medan yang sering kali memiliki kontur tanah tidak rata.
PENYALURAN pupuk bersubsidi dan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) hingga perbaikan sistem irigasi, dianggap menjadi fondasi penting dalam transisi pertanian.
SERANGAN organisme pengganggu tanaman (OPT) atau hama tikus yang semakin masif di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, memaksa para petani mengambil langkah ekstrem.
Studi terbaru mengungkap masa depan budidaya alpukat di India. Meski permintaan tinggi, perubahan iklim dan emisi karbon mengancam keberlanjutan panen.
Pada kuartal IV 2025, industri tekstil dan produk tekstil tercatat tumbuh 4,37 persen secara tahunan di tengah tekanan global dan perlambatan permintaan di sejumlah negara tujuan ekspor.
Neraca perdagangan Indonesia yang tetap mencatatkan surplus sepanjang 2025 mencerminkan daya tahan sektor eksternal.
Indonesia kembali mencatatkan kinerja positif dengan mempertahankan surplus neraca perdagangan selama 68 bulan berturut-turut, di tengah kondisi ekonomi global yang tak pasti.
BPS melaporkan kinerja ekspor Indonesia sepanjang Januari hingga Desember 2025 tercatat mencapai US$282,91 miliar atau mengalami kenaikan sebesar 6,15%.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan barang Indonesia sepanjang Januari hingga Desember 2025 kembali mencatatkan surplus signifikan.
Partisipasi Sarinah di Indonesia Pavilion yang berlangsung pada 19–23 Januari 2026 di Davos, Swiss, menandai dimulainya fase penguatan ekspor perusahaan mulai tahun ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved