Headline
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Tauhid Ahmad menyarankan pemerintah untuk mengubah skema bantuan sosial dalam rangka pemulihan ekonomi nasional. Hal itu perlu dilakukan untuk meningkatkan konsumsi masyarakat yang saat ini masih tergolong rendah.
“Pemulihan ekonomi akan terasa di triwulan IV bila skema bansos diubah dan fokus pada 20% kelompok terbawah dengan penambahan besaran bantuan hingga Rp1,5 juta per rumah tangga melalui skema bantuan full tunai,” ujarnya dalam diskusi virtual, Minggu (8/11).
Usulan itu berlandaskan pada kondisi konsumsi rumah tangga di triwulan III 2020 yang terbilang lemah meski mengalami sedikit perbaikan dari triwulan sebelumnya. Merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS) konsumsi rumah tangga di triwulan IIII 2020 tumbuh -4,04%, naik sedikit dari triwulan II 2020 yang tumbuh -5,52%.
Padahal, kata Tauhid, realisasi penyerapan bantuan sosial dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) telah mencapai Rp176,38 triliun, lebih tinggi dibanding pos lain. Itu dinilai belum efektif lantaran konsumsi rumah tangga tidak ikut meningkat signifikan.
Lemahnya konsumsi rumah tangga itu dapat pula dilihat dari terbatasnya pertumbuhan sektor makanan dan minuman yang tumbuh -0,69%. Padahal sektor tersebut merupakan sektor esensial dan kebutuhan utama yang dasar untuk dipenuhi masyarakat.
Baca juga : BSU Tahap Kedua Cair pada Senin Besok
“Sektor makanan dan minuman masih rendah meski bergeser sedikit dan tetap berada pada posisi minus. Ini menunjukkan masyarakat tidak mampu memenuhi kebutuhannya sehari-hari. Realisasi bansos yang sifatnya sembako dan non sembako tidak mampu mengerek sektor makanan dan minuman,” imbuh Tauhid.
“Katakanlah ini sudah menyasar sebagian penduduk atau 60% masyarakat terbawah, tapi kenapa tidak optimal konsumsi masyarakat, khususnya makanan dan minuman, padahal itu kebutuhan pokok. Saya kira ada persoalan dengan sasaran data yang tidak benar dan jumlah yang tidak memadai,” sambungnya.
Tauhid menambahkan, konsumsi rumah tangga yang cenderung lemah itu karena masyarakat kelas menengah atas masih membatasi konsumsinya. Berbeda dengan masyarakat bawah yang membutuhkan uang untuk mencukupi kebutuhan hidup, masyarakat menengah atas membutuhkan kepastian dan kepercayaan dalam konteks penanganan pandemi untuk kembali melakukan konsumsi.
Oleh karenanya, pemerintah diminta untuk terus berbenah dalam penanganan pandemi covid-19. Penekanan penyebaran virus melalui kampanye dan sosialisasi penerapan protokol kesehatan perlu ditingkatkan untuk mengembalikan rasa percaya dan aman di masyarakat dalam beraktivitas.
“Konsumsi kelas menengah ke atas perlu ditingkatkan dengan meningkatkan kampanye penerapan protokol kesehatan, karena persoalannya adalah trust bahwa mereka dalam kondisi aman ketika melakukan konsumsi,” pungkas Tauhid. (OL-7)
Gubernur BI Perry Warjiyo proyeksikan pertumbuhan ekonomi RI triwulan I 2026 tetap kuat di tengah tantangan global. Simak faktor pendorong dan analisisnya.
Presiden Prabowo Subianto menjelaskan langkah pemerintah dalam mempertahankan pertumbuhan ekonomi nasional di atas 5% sekaligus mempercepat pembangunan konektivitas.
Pelajari cara menghitung pertumbuhan ekonomi suatu negara dengan rumus PDB riil. Panduan lengkap beserta indikator dan contoh penghitungan mudah.
Transisi menuju ekonomi sirkular dinilai penting untuk mendukung pertumbuhan yang inklusif, meningkatkan daya saing nasional, serta membantu pencapaian target Net Zero Emissions 2060.
Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Novyan Bakrie usai acara menegaskan, fundamental ekonomi Indonesia tetap kokoh di tengah dinamika global.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah tidak akan mengubah batas defisit anggaran sebesar 3 persen, meskipun menargetkan pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi.
Cek desil bansos 2026 secara online melalui website dan aplikasi Kemensos. Simak cara cek status penerima bansos dan penjelasan fungsi desil.
PEMERINTAH mengucurkan anggaran bantuan sosial (bansos) sebesar Rp17,5 triliun menjelang Lebaran 2026.
Gus Ipul menekankan bahwa akurasi data adalah fondasi utama agar program bantuan sosial (bansos) tidak lagi salah sasaran.
Pemerintah menyediakan dua kanal utama untuk cek penerima bansos Februari 2026 yang bisa diakses secara daring
PEMERINTAH menyiapkan anggaran senilai Rp12,83 triliun untuk paket stimulus ekonomi kuartal I 2026 yang mencakup diskon tiket transportasi, potongan tarif jalan tol, serta bansos.
Masalah tawuran tidak cukup diselesaikan hanya dengan imbauan moral atau nasihat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved