Jumat 30 Oktober 2020, 16:09 WIB

Pemerintah Cari Konsep Kemitraan UMKM yang Fleksibel

Andhika Prasetyo | Ekonomi
Pemerintah Cari Konsep Kemitraan UMKM yang Fleksibel

Antara/Muhammad Iqbal
Aktivitas pembuatan sepatu skala rumahan di kawasan Tangerang Selatan, Banten.

 

PEMERINTAH berupaya mengembangkan konsep kemitraan yang lebih fleksibel bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Hal itu diungkapkan Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi Arif Budimanta. Upaya itu diharapkan mendorong pertumbuhan sektor UMKM, yang tertekan dampak pandemi covid-19.

Lebih lanjut, Arif menjelaskan fleksibilitas bisa direalisasikan dalam bentuk jangka waktu pinjaman. Artinya, perbankan selaku kreditur tidak menetapkan tagihan per bulan. Namun, menyesuaikan pendapatan pelaku UMKM sebagai debitur.

"Misalnya, usaha pertanian. Skema tagihan mereka jangan dibuat per bulan. Perlu dilakukan reformulasi, seperti pembayaran setelah panen. Ini bisa dilakukan dengan jaminan dari lahan yang dimiliki," ujar Arif dalam diskusi virtual, Jumat (30/10).

Baca juga: Survei BPS: Mayoritas Pendapatan UMKM Anjlok Akibat Pandemi

Konsep fleksibilitas pun bisa diterapkan dalam ruang gerak pelaku UMKM. Dia menilai peran UMKM dalam rantai pasokan cenderung terbatas, sehingga sulit untuk berkembang.

"Dengan potensi sektoral yang sangat besar, UMKM semestinya memiliki daya saing yang baik. Sehingga menjadi salah satu bagian dari mata rantai global yang signifikan," imbuh Arif.

Upaya tersebut bisa diwujudkan dengan memperluas pasar UMKM ke jaringan ritel. Namun, dia tidak menampik bahwa pelaku UMKM membutuhkan pendampingan dan pengawasan untuk menjaga kualitas produk.(OL-11)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Destyan Sujarwoko

Menkop UKM: Kerajinan Batu dan Kayu Fosil Tulungagung Dilirik Pasar Global

👤 Despian Nurhidayat 🕔Sabtu 23 Oktober 2021, 14:15 WIB
Ekspor produk kerajinan dari Tulungagung, Jatim, membuktikan bahwa UKM Indonesia tetap memiliki pasarnya sendiri di luar...
dok.ist

Tidak Bayar Utang di Pinjol Legal, Apa Saja Risikonya

👤Muhamad Fauzi 🕔Sabtu 23 Oktober 2021, 13:06 WIB
MASYARAKAT sering salah kaprah, utang melalui pinjaman online, tidak ada tatap muka sehingga tidak bayar tidak...
dok.DPR RI

Gobel Pimpin Delegasi RI Kunjungi Pabrik Traktor di Minsk

👤Muhamad Fauzi 🕔Sabtu 23 Oktober 2021, 12:46 WIB
WAKIL Ketua DPR RI Rachmat Gobel memimpin delegasi DPR RI dalam kunjungan ke Belarusia, dihari kedua mengunjungi pabrik traktor di...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Amendemen Konstitusi antara Ambisi Elite dan Aspirasi Rakyat

Persepsi publik mengenai cara kerja presiden lebih mengharapkan pemenuhan janji-janji politik saat kampanye ketimbang bekerja berdasarkan Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN).

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya