Headline

Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.

Siasati Pandemi, Andalkan Layanan Delivery

Eni Kartinah
26/10/2020 17:05
Siasati Pandemi, Andalkan Layanan Delivery
Ilustrasi(Dok. Hangry)

PANDEMI covid-19 membuat sebagian usaha tumbang. Namun ada sebagian lain yang tetap bertahan, bahkan mampu bertumbuh. Salah satunya ditunjukkan Hangry, sebuah  multi-brand virtual restaurant. Layanan pesan antar dan kreativitas mengoptimalkan masa-masa work from home (WFH) menjadi strategi mereka di masa pandemi ini.

"Kami melihat, dengan banyaknya masyarakat yang berada di rumah saja, semakin banyak juga kegiatan yang mereka lakukan di rumah. Seperti misalnya, menonton series, menonton konser secara online, mengikut webinar dan sebagainya. Kami mengoptimalkan momen ini dengan menghadirkan menu-menu yang variatif, yang bisa menjadi pilihan untuk menemani tiap momen yang dilakukan masyarakat selama di rumah,” ujar CEO Hangry, Abraham Viktor dalam siaran persnya, Senin (26/10).

Baca juga: Berjuang Saat Pandemi, UMKM Butuh Pendampingan

Keragaman pilihan menu, lanjut laki-laki yang akrab disapa Bram ini, memang menjadi salah satu strategi Hangry agar terus berkembang. Sebagai contoh, pihaknya baru saja meluncurkan brand kelimanya, Moon Chicken by Hangry. Sebagai pelengkap dari empat brand sebelumnya, Moon Chicken by Hangry menghadirkan menu ayam goreng ala Korea dengan keunikan pada tekstur dan sensasi rasa pada bumbu atau sausnya. Terdapat enam pilihan bumbu atau saus, yaitu Moon Original, Big Bang, Gangjeong, Smokey Comet, Honey Garlaxy, dan Louisiana Star.

"Brand kami sebelumnya berfokus pada makanan utama dan minuman. Maka, Moon Chicken by Hangry kami hadirkan untuk menemani pelanggan di sela waktu mereka saat ingin menikmati camilan atau untuk menu sharing bersama keluarga atau teman. Namun, tetap tersedia juga pilihan paket atau set bagi mereka yang ingin mengonsumsinya sebagai makanan utama," ujar Bram.

Ia menambahkan, sejak berdiri pada November 2019 silam, Hangry berkonsep melayani pembelian online atau takeaway. Jadi, sangat sesuai dengan masa pandemi ini. Satu hal yang berubah di masa pandemi ini ialah penerapan protokol kesehatan secara ketat dalam proses produksi dan pengiriman produk. Saat ini, ada 29 outlet Hangry di wilayah Jabodetabek. “Dari seluruh outlet, penjualan rata-rata 15.000 porsi per hari,” imbuh Bram.

Sebelum meluncurkan Moon Chicken, Hangry lebih dulu menghadirkan menu-menu di bawah brand San Gyu (beef bowl ala Jepang), Dari Pada (minuman berbahan dasar kopi dan susu), Nasi Ayam Bude Sari (nasi ayam dengan resep khas Indonesia), dan Ayam Koplo (ayam goreng ala Amerika dengan sambal khas Indonesia).

“Melalui peluncuran brand kelima, ini kami menunjukkan keseriusan dalam memenuhi misi memberikan kegembiraan melalui kualitas menu yang disajikan. Inovasi dari Hangry juga terus dilakukan baik dari dalam internal Hangry maupun dari setiap pendapat atau masukan dari pelanggan,” ujarnya. (RO/A-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Maulana
Berita Lainnya