Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
BANK Indonesia menyampaikan perkembangan indikator stabilitas nilai tukar rupiah periode 5-8 Oktober 2020, ditutup pada level (bid) Rp14.685 per dolar AS. Angka ini menguat bila dibandingkan minggu lalu, periode 28 September-1 Oktober 2020, pada pada level (bid) Rp14.820 per dolar AS.
Pada Jumat (9/10) rupiah dibuka pada level (bid) Rp14.660 per dolar AS, menguat dibandingkan pekan awal Oktober Jumat (1/10) yang dibuka pada level (bid) Rp14.800 per dolar AS.
Sementara itu imbal hasil/ Yield SBN (Surat Berharga Negara) 10 tahun stabil membaik ke level 6,88%, dari minggu lalu berada di 6,89%.
Indeks dolar AS terpantau sedikit melemah ke level 93,61% dari pada pekan lalu di 93,71%. Imbal hasil obligasi AS Yield UST (US Treasury) Note tenor 10 tahun naik ke level 0,769%, dari minggu lalu di level 0,677%.
Baca juga : Hingga Awal Oktober, BI Telah Kucurkan Likuditas Rp666 Triliun
Inflasi juga berada pada level yang rendah dan terkendali. Berdasarkan Survei Pemantauan Harga pada minggu II Oktober 2020, perkembangan harga pada bulan Oktober 2020 diperkirakan inflasi sebesar 0,02% (mtm).
"Dengan perkembangan tersebut, perkiraan inflasi Oktober 2020 secara tahun kalender sebesar 0,91% (ytd), dan secara tahunan sebesar 1,39% (yoy)," ujar Kepala Departemen Komunikasi Onny Widjanarko, melalui rilis yang diterima, Jumat (9/10).
Penyumbang utama inflasi pada periode laporan antara lain berasal dari komoditas cabai merah sebesar 0,06% (mtm), minyak goreng dan bawang merah masing-masing sebesar 0,01% (mtm). Sementara itu, komoditas yang menyumbang deflasi pada periode laporan berasal dari komoditas telur ayam ras sebesar -0.05% (mtm), emas perhiasan sebesar -0,02% (mtm) dan beras sebesar -0,01% (mtm).
"Bank Indonesia akan terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah dan otoritas terkait untuk memonitor secara cermat dinamika penyebaran covid-19 dan dampaknya terhadap perekonomian Indonesia dari waktu ke waktu, serta langkah-langkah koordinasi kebijakan lanjutan yang perlu ditempuh untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan, serta menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap baik dan berdaya tahan," tutup Onny. (OL-2)
INDONESIA mengimplementasikan ketentuan penerapan margin untuk transaksi derivatif yang tidak dikliringkan di CCP melalui Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 17/SEOJK.03/2023.
Pada perdagangan pagi ini, Jumat (23/1), IHSG anjlok 0,79% atau minus 70,86 poin ke level 8.921.
Bank Indonesia melakukan reformasi pengaturan industri sistem pembayaran, salah satunya Transaksi, Interkoneksi, Kompetensi, Manajemen Risiko, dan Infrastruktur Teknologi Informasi.
BANK Indonesia (BI) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 berada di kisaran 4,9%–5,7%. Angka ini lebih tinggi dibandingkan proyeksi 2025 yang berada pada rentang 4,7%–5,5%.
KETUA Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Mukhamad Misbakhun meminta agar Bank Indonesia (BI) untuk menjaga nilai tukar rupiah pada angka-angka yang moderat.
RAPAT Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) memutuskan mempertahankan suku bunga acuan atau BI-Rate tetap berada pada level 4,75 persen mempertahankan stabilitas nilai tukar rupiah
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved