Headline
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
INSAN pertanian di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, menyambut antusias upaya Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian (Kementan) untuk meningkatkan fungsi Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) dan pemberdayaan penyuluh.
Antusiasme tersebut terlihat saat Kepala BPPSDMP Kementan Dedi Nursyamsi melakukan kunjungan kerja ke BPP Rengel, Jumat (18/09).
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tuba, Murtadji, memberikan apresiasi terhadap kedatangan rombongan BPPSDMP. Bahkan, ia menilai kehadiran Kepala BPPSDMP bisa mendorong semangat penyuluh dan petani.
“Alhamdulilah, kami sangat berterima kasih dan apresiasi kunjungan Kepala BPPSDMP beserta rombongan. Kalau saja waktunya cukup, mungkin bukan hanya dua BPP yang dikunjungi Tuban, tapi 20 BPP. Kalau tidak ada Covid-19, kita akan kumpulkan semua penyuluh dari 20 BPP. Karena kehadiran Kepala BPPSDMP bisa memberikan energi tambahan buat penyuluh dan petani,” katanya.
Murtadji mengatakan, hubungan antara petani, penyuluh dan BPP sangat bagus. “Di sini, setiap BPP ada percontohan. BPP kita juga mempunyai teknologi baru, dan bisa juga mengadopsi dari BPP yang lain. Untuk itu, penguatan peran BPP sangat diperlukan, mulai sarana-prasarana, termasuk SDM seperti penyuluhnya,” katanya.
Sementara itu, Kepala BPPSDMP Kementan Dedi Nursyamsi mengatakan pembangunan pertanian dan SDM juga tidak boleh berhenti, dan harus dilakukan bersama-sama.
“Jika kita ingin membangun pertanian, maka yang harus dibangun pertama kali adalah SDM, yaitu petani, petani milenial, penyuluh, poktan dan gapoktan. SDM pertanian diberikan tambahan bekal pengetahuan, kemampuan, skill, keterampilan dan kompetensi,” tuturnya.
Menurut Dedi hal tersebut bisa dilakukan dengan memaksimalkan fungsi dan peran dari BPP.
“Kita ingin mengembangkan BPP Kostratani untuk memaksimalkan fungsi dan peran BPP. Untuk mendukung hal itu, BPP Kostratani akan dilengkapi dengan komputer dan jaringan internet. Sehingga proses belajar, pelatihan, dan kegiatan lain untuk meningkatkan SDM bisa terus dilakukan,” katanya.
Dedi menambahkan, di negara-negara yang pertaniannya sudah maju, seperti Amerika, China, Taiwan, Jepang dan lainnya, petani dan penyuluhnya memiliki etos kerja yang luar biasa.
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan dalam kondisi apa pun pertanian harus terus berjalan.
“Karena, pangan tidak boleh bersoal, pangan tidak boleh bermasalah. Dan yang bisa menghadirkan pangan adalah pertanian. Makanya kita terus berupaya menggenjot pertanian, meningkatkan produksi, serta menjaga ketahanan pangan,” katanya.(OL-09)
Kementan juga berkolaborasi erat dengan Satgas Pangan untuk mengawal distribusi dan memastikan tidak ada penimbunan jagung oleh oknum-oknum pengepul atau pedagang.
Kementan menegaskan proyeksi ketersediaan beras nasional sebesar 36,98 juta ton berlaku untuk periode Januari-Desember 2025, bukan Januari-September
Penguatan sektor persusuan mendukung program prioritas nasional seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi anak sekolah, ibu hamil, dan menyusui
(Kementan) menyampaikan alasan harga pupuk dunia melonjak. Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono mengatakan hal itu terjadi akibat beberapa faktor
Salah satu upaya tertuang dalam acara Pelepasan Ekspor dan Business Matching pada kegiatan PADI 2025 di Agro Center Soropadan, Temanggung, Jawa Tengah.
Pemerintah menetapkan harga ayam ras hidup (livebird) minimum Rp18.000/kg berlaku nasional mulai 19 Juni 2025 untuk melindungi peternak dari kerugian.
Potensi produksi padi di Kabupaten Cianjur tahun ini selama periode Januari-Agustus meningkat dibanding tahun lalu
PEMERINTAH Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah (Kalteng), memastikan akan mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi, terkait kasus tanah demplot pertanian.
Presiden Prabowo Subianto mengadakan rapat secara maraton bersama sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih di kediaman pribadinya, Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (20/8).
Wamentan Sudaryono mengajak para wisudawan Polbangtan Yoma untuk menjemput impian dengan usaha terbaik dan bangkit membangun sektor pertanian.
Kementerian Pertanian memproyeksikan produksi beras nasional hingga September 2025 surplus sebanyak 4,86 juta ton dari target yang telah ditetapkan.
Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menyebut HUT ke-80 RI merupakan momentum penting untuk meneguhkan kembali komitmen terhadap kemandirian pangan nasional.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved