Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH terus berupaya melakukan pengembangan diversifikasi pangan berbasis kearifan lokal.
Program tersebut fokus pada komoditas di luar beras seperti ubi kayu, jagung, sagu, pisang, kentang dan sorgum yang akan dibudidayakan di tiap-tiap provinsi.
Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementerian Pertanian Kuntoro Boga Andri mengungkapkan diversifikasi pangan mesti dijalankan demi mewujudkan swasembada dan memenuhi kebutuhan pangan seluruh masyarakat Indonesia.
Salah satu komoditas yang menjadi andalan, yakni ubi kayu, memiliki potensi produktivitas hingga 10 ton per hektare. Adapun, pisang memiliki potensi sampai 80 ton per hektare.
"Produktivitas kita sudah baik. Tugas ke depannya adalah bagaimana mendorong produk-produk ini masuk ke pasar," ujar Boga melalui keterangan resmi, Rabu (9/9).
Kepala Ketua Departemen Ilmu Ekonomi IPB Sahara menilai situasi pandemi merupakan momentum tepat bagi Indonesia untuk mempercepat pengembangan diversifikasi pangan.
Baca juga : Kementan Tambahkan Alokasi Pupuk Bersubsidi Sebanyak 1 Ton
Oleh karena itu, pemerintah harus mampu menyosialisasikan kepada masyarakat bahwa beras bukanlah satu-satunya sumber karbohidrat.
"Selama ini, pemerintah masih terlalu fokus pada pengembangan pangan jenis beras. Padahal, Indonesia memiliki ragam jenis pangan yang sangat berlimpah," tuturnya.
Saat ini, Indonesia memiliki 77 jenis pangan sumber karbohidrat.
Namun, konsumsi masyarakat hanya terfokus pada beras.
"Ini akhirnya menghambat investasi dan pengembangan produk pangan selain beras. Akhirnya, kemampuan kita memproduksi pangan lokal secara kontinu menjadi rendah. Belum lagi bicara soal teknologi pengolahan pangan lokal yang masih terbatas,” ujarnya.
Pada 2019, Kementerian Pertanian mencatat rata-rata konsumsi beras sebesar 94,9 kilogram per kapita per tahun.
Pada tahun ini, angka tersebut diproyeksikan akan berkurang menjadi 92,9 kilogram per kapita per tahun.
Hingga akhirnya, pada 2024 mendatang, konsumsi beras ditargetkan sudah turun 7% ke posisi 85 kilogram per kapita per tahun. (OL-7)
Amran menilai, praktik penyelundupan pangan sebagai tindakan yang mencederai kepentingan bangsa dan petani.
WAKIL Menteri Pertanian (Wamentan), Sudaryono, memastikan stok dan harga sapi hidup di tingkat produsen tetap terkendali menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) hingga Lebaran tahun depan.
Kementan juga mendiseminasi naskah kebijakan berjudul “Regenerasi Petani untuk Percepatan Pencapaian Swasembada Pangan Berkelanjutan.
PEMERINTAH dalam hal ini Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan harga sapi hidup di tingkat peternak tetap terkendali menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Mentan Andi Amran Sulaiman menegaskan pemerintah tidak akan mentolerir pelaku usaha pangan yang menjual komoditas di atas HET jelang Nataru
KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) akan merehabilitasi 436,99 hektare lahan cabai di Sumatra Utara (Sumut) yang terdampak bencana banjir dan longsor.
Pemprov DKI mengalokasikan Rp6,4 triliun untuk subsidi transportasi, air, dan pangan pada 2025 demi menjaga daya beli warga.
Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB), Dwi Andreas Santosa, mengingatkan pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pertanian, untuk berhati-hati dalam menyusun tata kelola pangan 2026.
Dalam konsep piramida gizi seimbang, susu hanyalah salah satu opsi dari kelompok sumber protein.
Keberhasilan ini kian lengkap dengan torehan sejarah pada cadangan beras pemerintah yang kini menyentuh level tertinggi sejak Indonesia merdeka.
Penelitian menunjukkan bahwa kadar mineral seperti kalium, magnesium, fosfor, dan mangan pada terong dilaporkan meningkat setelah dibakar.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana menggelar rapat terbatas (ratas) untuk merumuskan langkah pengendalian harga yang efektif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved