Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
BISNIS perdagangan secara elektronik (ecommerce) meningkat tajam di masa pandemi covid-19.
Direktur Shopee Indonesia Handhika Jahja dalam diskusi daring Peran E-Commerce Jaga Roda Ekonomi di Tengah Pandemi, kemarin, mengatakan
perilaku masyarakat dalam berbelanja kini telah bergeser, dari berbelanja di toko secara fisik ke toko daring. Bahkan, masyarakat kini mulai tak ragu
lagi berbelanja kebutuhan pokok di toko daring yang tersedia di marketplace.
“Contohnya begitu pandemi mulai, ada perubahan pembelian ke bahan pokok, makanan, minuman sembako, atau barang-barang yang bisa dipakai
masak di rumah. Mungkin karena lebih bersih, higienis masak di rumah,” katanya.
Perubahan lainnya, banyak orang yang berbelanja untuk memenuhi kebutuhan hobi yang biasanya dilakukan di luar rumah, kini dilakukan di rumah. Misalnya, olahraga
dari rumah hingga berbelanja tanaman atau dekorasi rumah.
Shopee mencatat ada 260 juta transaksi sepanjang kuartal II 2020 dengan rata-rata lebih dari 2,8 juta transaksi per hari.
“Ini meningkat lebih dari 130% jika dibandingkan dengan tahun lalu dan ini indikator positif bagi industri digital dan e-commerce yang terbukti jadi penyokong kebutuhan masyarakat
saat pandemi,” kata Handhika.
Pihaknya mengembangkan metode pembayaran dengan transfer bank hingga dibayar langsung menggunakan sistem cash on delivery (COD) untuk mengakomodasi masih
banyaknya masyarakat yang belum bankable.
Ia melihat perubahan yang terjadi akan berlangsung dalam jangka panjang karena pandemi mempercepat adopsi e-commerce dan aplikasi digital dalam kehidupan masyarakat.
Perusahaan jasa pengiriman barang pun kecipratan untung dari perubahan perilaku masyarakat dalam berbelanja tersebut.
Di diskusi yang sama, CEO J&T Express Robin Lo mengatakan makin seringnya perusahaannya mengantar belanjaan kebutuhan pokok masyarakat.
“Kami lihat, tadinya masyarakat Indonesia banyak belanja yang volumenya lebih ringan, seperti fesyen atau kosmetik.
Namun, saat pandemi, kebiasaan itu berubah, mereka berbelanja sesuatu yang lebih berat, seperti makanan atau minuman, kebutuhan dapur,” katanya.
Tekfin yang aman
Pada kesempatan terpisah, General Manager Kredivo Indonesia Lily Suriani menjelaskan peran teknologi finansial (tekfin) di tengah pandemi semakin penting, terlebih dalam turut
menjaga daya beli masyarakat.
“Kemudahan, keamanan, dan fleksibilitas pembayaran yang dihadirkan fintech juga mampu meningkatkan kepercayaan konsumen Indonesia dalam berbelanja online,” ujar
Lily, kemarin.
Riset Facebook dan Bain & Company, pada Juni lalu, juga menunjukkan sekitar 28% konsumen Asia Tenggara baru mencoba e-commerce dan pembayaran
digital untuk pertama kalinya di tengah pandemi.
Sebagai platform kredit digital yang terdaftar dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), lebih dari 70% porsi transaksi Kredivo berasal dari e-commerce.
Kredivo mencatatkan peningkatan frekuensi pembelian di e-commerce pada semester I 2020, khususnya pada barang-barang kebutuhan pokok. (Ant/E-2)
Dengan limit hingga Rp50.000.000 yang dapat digunakan berulang kali, Julo memberikan fleksibilitas bagi pengguna untuk mengelola berbagai kebutuhan keuangan secara bersamaan.
OJK mencatat lebih dari 370 ribu laporan penipuan transaksi keuangan sepanjang Januari–November 2025, dengan potensi kerugian mencapai Rp8,2 triliun.
Program pembelajaran ini melibatkan puluhan pembicara profesional yang membagikan pengalaman mereka dalam berkontribusi di bidang teknologi.
Empat pilar utama, yaitu kolaborasi data, standardisasi penilaian risiko, skema berbagi risiko, serta platform kolaborasi terintegrasi, menjadi fondasi penting yang perlu diperkuat.
Bulan Fintech Nasional (BFN) 2025 resmi berakhir dengan catatan penting berupa menguatnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun ekosistem keuangan digital yang inklusif.
Asosiasi Fintech Indonesia (Aftech) secara resmi membuka Mandiri BFN Fest 2025, puncak dari rangkaian Bulan Fintech Nasional (BFN).
Bank Indonesia melakukan reformasi pengaturan industri sistem pembayaran, salah satunya Transaksi, Interkoneksi, Kompetensi, Manajemen Risiko, dan Infrastruktur Teknologi Informasi.
Shopee 10 tahun dorong UMKM, brand lokal, dan kreator tumbuh digital
Menko Airlangga menegaskan bahwa sektor digital kini berkedudukan sebagai mesin ketiga (third engine) pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Meski pembayaran nontunai kian dominan, pelaku industri menilai ketersediaan uang tunai tetap menjadi elemen penting.
Di tengah pesatnya pertumbuhan ekonomi digital Indonesia yang kerap diukur lewat valuasi dan pendanaan, MDI Ventures menghadirkan perspektif berbeda.
Pemerintah tengah bersiap melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026), gelombang pendataan nasional yang menjadi fondasi penting dalam membaca denyut ekonomi Indonesia
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved