Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
PANDEMI covid-19 yang masih terjadi di Indonesia dan sebagian besar dunia memang sangat berdampak bagi para pelaku usaha UKM, termasuk usaha kuliner. Dampak yang ditimbulkan itu bervariasi mulai dari penurunan omzet, merumahkan karyawan, bahkan sampai gulung tikar.
Berangkat dari situ pemerintah berusaha membangkitkan kembali para pelaku UKM dengan dengen memberi bantuan. Sebab pemerintah sadar betul bahwa sektor UKM merupakan salah satu tulang punggung perekonomian nasional.
Baca juga: Menkop UKM: Presiden Targetkan 10 Juta UMKM Go Digital
Meski begitu pemerintah tentu tidak bisa bertindak sendirian. Butuh dukungan dan peran swasta untuk ikut juga menggerakan UKM.
“Sebagai pemilik rumah makan, saya bisa merasakan secara langsung penurunan omzet secara drastis sejak Maret,” ujar Owner Kubiz TV,yang juga Sekjen Apkulindo (Asosiasi Pengusaha Kuliner Indonesia), Masbukhin Pradhana.
Masbukhin menambahkan, saat PSBB, omzet rumah makan di sekitar Jakarta turun 60-100 %. “Yang turun 100% itu warungnya sudah tutup, karena lokasi tempatnya tidak boleh beroperasi seperti di mall, di area perkantoran yang sudah menerapkan WFH atau sudah merugi.”
Meski begitu ia juga melihat sisi positif dari pandemi ini. Para pebisnis kuliner menjadi lebih kreatif dengan membuat produk frozen food. Sebab banyak calon konsumen yang membutuhkan makanan tahan lama.
Dari situlah Masbukhin mengaku tergerak untuk membantu para pelaku UKM kuliner dengan cara membuatkan video produk atau rumah makan mereka yang akan di publikasikan di media sosial. “Saat ini medsos yang paling populer Youtube, WhatsApp, Facebook, Instagram, Twitter, dan Tiktok”.
Konten berupa video di Sosmed, kata dia lebih disukai dibandingkan foto. Sayangnya, pembuatan video lebih rumit dibandingkan foto, baik dari sisi ide cerita, pengambilan gambar sampai editing.
"Kubiz TV lahir bertujuan untuk membantu para pemilik restoran serta pengusaha kuliner untuk membantu mempromosikan dari kanal sosmed yang populer," ujarnya.
Ia melanjutkan, selain membantu para pemilik usaha yang terdampak, Channel Youtube Kubiz TV juga memberikan edukasi kepada pebisnis kuliner pemula dan inspirasi memulai bisnis, me-manage sampai membesarkan bisnis.
"Selama pandemi ini, banyak orang kehilangan pekerjaan. Namun mereka tetap membutuhkan penghasilan. Pilihan utamanya mereka berbisnis kuliner. Nah di sinilah fungsi Kubiz TV untuk mempertemukan patner bisnis kuliner dan media pembelajaran”, tambah Masbukhin yang juga pemilik Bakso Malang Sapi’i.
Hingga saat ini Kubiz TV kata dia, sudah meliput kurang lebih 50 UKM dan pebisnis kuliner di Jabodetabek dan menghasilkan berbagai konten, seperti motivasi berwirausaha, kisah sukses pebisnis kuliner, ide bisnis, peluang usaha, manajemen karyawan, digital marketing, masak-masak, dan review makanan.
Bertepatan dengan HUT ke-75 RI, Kubiz TV mempersembahkan 75 video inspiratif sebagai bentuk kepedulian kepada UKM dan para pelaku usaha pemula di bidang Kuliner. “Kami berharap 75 video ini memberikan pilihan tontonan yang positif di sosmed," pungkas Masbukhin. (Ant/A-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved